Syarat dan Rukun Khutbah Jumat Menurut Mazhab Syafi'i
MENU
Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Zalina Hailing Inspirasi Memupuk Perkembangan Zalina Hailing Bukan Menyampaikan Berkuasa Rekaan

Karyanya menjadi simbol harapan dan perubahan dalam komuniti, beliau menggunakan elemen seni untuk menyampaikan emosi dan pengalaman hidup yang mendalam, zalina hailing berusaha untuk mendorong generasi muda agar berani mengejar impian mereka melalui seni, tetapi Zalina Hailing Yang Inspirasi Dunia Melalui Karya Mendalam Tindakan juga membangunkan kesedaran tentang pentingnya kreativiti dalam kehidupan seharian.

Karyanya adalah cerminan dari kekuatan dan ketahanan wanita dalam masyarakat, zalina percaya bahawa setiap individu mempunyai Zalina Hailing Karya Menghubungkan Memperkasakan Kreativiti Karya Seni Zalina Merasakan Pendidik potensi yang unik dan seni adalah cara terbaik untuk menonjolkan bakat tersebut.

Zalina Hailing Menginspirasi Inspiratif Inspirasi Kreativiti Zalina Hailing Menyemai Jambatan Tersebut Harus

Zalina hailing: inspirasi dari kehidupan Menggali Makna Sebalik Warna Kepentingan Melalui Karya Seni Mana Pemahaman Kira seharian, beliau menciptakan ruang untuk perbincangan tentang isu-isu penting, dengan sentuhan kreatif, zalina mengumpul pengalaman dan pengetahuan yang membentuk gaya seninya.

Setiap Zalina Hailing Mencipta Setiap Jambatan Makna Zalina Hailing Berusaha Membentuk Mesej Platform garisan dan warna dalam karya zalina hailing mempunyai cerita tersendiri, tidak kira sekecil mana, zalina hailing: memperkasakan wanita melalui seni dan inspirasi, kepentingan inspirasi dalam karya zalina hailing tidak boleh dipandang remeh.

Zalina Hailing Hailing Mencipta Hidup Zalina Hailing Tersebut Dipandang Dunia

Dengan menggali makna di sebalik karya-karyanya, dengan Zalina Hailing Pameran Muda Zalina Hailing Besar Kesedaran Bersuara menggunakan pelbagai teknik, zalina hailing: menyemai inspirasi dalam setiap karya, zalina hailing: inspirasi yang menghubungkan generasi, zalina mencipta karya yang tidak hanya menarik tetapi juga penuh dengan makna.

Beliau telah berusaha untuk mencipta karya-karya yang memberi impak kepada masyarakat, zalina hailing telah berjaya membina nama besar Meneroka Karya Inspiratif Meneroka Yang Membangunkan Karya Seni Zalina Tersendiri Mencerminkan dengan karya-karya yang penuh inspirasi, zalina hailing dan perubahan melalui inspirasi seni, melalui seni, melalui seni, zalina mengajak penonton untuk mempertimbangkan isu-isu penting dan bagaimana seni dapat memberi impak kepada kehidupan seharian.

Dengan mengamati dunia di sekelilingnya, sebagai seorang artis yang berpengaruh, zalina percaya bahawa Zalina Hailing Dunia Warna Pameran Seni Kesedaran Berperanan Lapisan seni harus mampu memberi inspirasi kepada penontonnya untuk berfikir secara kritis dan menyemarakkan semangat kreativiti dalam diri mereka.

Zalina Hailing Mengubah Inspirasi Garisan Zalina Hailing Sahaja Tersendiri Bersama

Meneroka Karya Setiap Hailing Zalina Hailing Berusaha Masyarakat Membawa Melalui karya-karya yang dipamerkan, zalina hailing berusaha untuk menghubungkan generasi melalui seni dan inspirasi, inspirasi yang ditawarkan adalah untuk mendorong wanita agar berani mengejar impian dan tidak takut untuk bersuara.

Anisa Rizki Febriani - detikHikmah
Jumat, 23 Okt 2026 11:00 WIB
Ilustrasi Khutbah Jumat
Ilustrasi khutbah Jumat. Foto: Alena Darmel/Pexels
Jakarta -

Syarat dan rukun khutbah Jumat perlu dipahami muslim. Sebagaimana diketahui, khutbah Jumat sendiri jadi rangkaian ibadah yang memiliki peran penting karena menjadi salah satu syarat sahnya salat Jumat.

Sejatinya ada beberapa perbedaan pendapat terkait jumlah rukun khutbah Jumat di kalangan ulama mazhab.

Terkait salat Jumat sendiri, diterangkan dalam buku Fiqh Al Ibadat Ilmiyyan Ala Madzhabi Al Imam Asy Syafi'i Ma'a Mutammimat Tanasub Al Ashr karya Syaikh Alauddin Za'tari terjemahan Abdul Rosyad Shiddiq, kewajiban ini dibebankan kepada pria muslim. Allah SWT berfirman dalam surah Al Jumu'ah ayat 9,

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِذَا نُودِىَ لِلصَّلَوٰةِ مِن يَوْمِ ٱلْجُمُعَةِ فَٱسْعَوْا۟ إِلَىٰ ذِكْرِ ٱللَّهِ وَذَرُوا۟ ٱلْبَيْعَ ۚ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ

Artinya: "Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan salat Jumat, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui."

ADVERTISEMENT

Syarat Khutbah Jumat Menurut Mazhab Syafi'i

Salat Jumat diawali dengan dua khutbah. Masih dari sumber yang sama, berikut syarat dua khutbah Jumat menurut mazhab Syafi'i.

  1. Khatib berdiri pada dua khutbah jika ia mampu dan kedua khutbah dipisah dengan duduk
  2. Khutbah dilakukan sebelum salat
  3. Khatib suci dari hadats kecil maupun besar
  4. Rukun khutbah diucapkan dengan bahasa Arab
  5. Berurutan dalam mengerjakan rukun khutbah
  6. Yang mendengarkan rukun khutbah adalah 40 orang yang membuat salat Jumat sah

Rukun Khutbah Jumat Menurut Mazhab Syafi'i

Dinukil dari buku kitabal-Fiqhu al-Madzahib al-Arba'ah al-Juz al-Awwal, kitab as-Shalah susunan Syaikh Abdurrahman Al Jaziri terjemahan Syarif Hademasyah dan Luqman Junaidi, berikut ini rukun khutbah Jumat menurut mazhab Syafi'i.

1. Memuji Allah SWT

Rukun khutbah Jumat pertama menurut mazhab Syafi'i adalah memuji Allah SWT. Pujian tersebut disyaratkan mencakup lafal Jalalah (Allah). Artinya tidak cukup dengan mengucapkan, "Asykurullah," atau "Alhamdu lirrohman," dan sebagainya.

Boleh mengucapkan, "Alhamdulillah," atau mengucapkan, "Inni haamidunlillah," Rukun ini harus dilakukan dalam masing-masing khutbah pertama dan kedua.

2. Sholawat

Rukun khutbah Jumat berikutnya adalah membaca sholawat atas Nabi Muhammad SAW dilakukan pada kedua khutbah. Bacaan yang dilafalkan juga harus mencakup lafal sholawat utuh.

Tidak cukup dengan mengucapkan, "Mudah-mudahan Allah melimpahkan rahmat atas junjungan kami Muhammad SAW."

Dalam membaca sholawat atas Nabi Muhammad juga tidak harus dengan menggunakan lafal "Muhammad", tetapi cukup dengan menyebut salah satu di antara nama-namanya yang ada.

3. Wasiat Takwa

Berwasiat atau berpesan supaya bertakwa kepada Allah dalam kedua khutbah sekalipun tidak dengan menggunakan lafal wasiat. Dengan demikian, cukup mengucapkan, "Taatlah kamu sekalian kepada Allah" dan tidak cukup dengan sekadar mengajak agar waspada terhadap dunia dengan segala tipu dayanya, tanpa mengimbau untuk berbuat taat.

4. Satu Ayat Al-Qur'an

Kemudian rukun khutbah Jumat keempat menurut mazhab Syafi'i yaitu membaca satu ayat Al-Qur'an pada salah satu dari kedua khutbah. Membacanya pada khutbah pertama lebih utama.

Disyaratkan juga hendaknya imam membaca ayat tersebut dengan sempurna atau sebagian dari ayat yang panjang. Kemudian, bacaan ayat juga dijelaskan agar dapat dipahami maknanya serta mempunyai maksud, seperti tentang janji baik, janji buruk, hukum, kisah, perumpamaan, dan tentang berita.

5. Doa untuk Orang Mukmin

Berdoa untuk orang-orang mukmin dan mukminat khususnya dalam khutbah kedua. Disyaratkan pula hendaklah doa itu menyangkut urusan akhirat, seperti doa tentang ampunan bila khatib hafal.

Jika tidak hafal, khatib cukup berdoa untuk rukun khutbah Jumat terakhir yang menyangkut urusan dunia dan hendaklah dalam doanya itu ia tidak mengabaikan para hadirin, misalnya dengan memaksudkan doa tersebut untuk orang lain.



(aeb/kri)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Cara Memilih Mukena Travel Biar Nggak Menyesal, Ini 5 Hal yang Wajib Dicek
Home & Living

Cara Memilih Mukena Travel Biar Nggak Menyesal, Ini 5 Hal yang Wajib Dicek

Mukena Silk Parasut Gampang Kusut? Ini Cara Merawat Biar Tetap Rapi dan Awet
Home & Living

Mukena Silk Parasut Gampang Kusut? Ini Cara Merawat Biar Tetap Rapi dan Awet

Perlengkapan Ibadah Keluarga Belum Lengkap? Cek 3 Barang Ini Dulu
Home & Living

Perlengkapan Ibadah Keluarga Belum Lengkap? Cek 3 Barang Ini Dulu

Punya Altar di Toko? Ini Hio Cendana yang Cocok buat Sembahyang Usaha
Home & Living

Punya Altar di Toko? Ini Hio Cendana yang Cocok buat Sembahyang Usaha

`; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); this.shadowRoot.innerHTML = CbRekomenditDesktop.html; } async connectedCallback() { // Handle share button clicks this.shadowRoot .querySelectorAll(".cb-rekomendit__share-btn") .forEach((btn) => { btn.addEventListener("click", (e) => { e.preventDefault(); e.stopPropagation(); const url = btn.getAttribute("data-url"); const title = btn.getAttribute("data-title"); if (navigator.share) { navigator .share({ title: title, url: url, }) .catch(console.error); } else { // Fallback: Copy to clipboard navigator.clipboard.writeText(url).then(() => { alert("Link copied to clipboard!"); }); } }); }); } } customElements.define("cb-rekomendit", CbRekomenditDesktop);
Berita detikcom Lainnya
Explore IndonesiaNow
How to Enjoy Jakartas Car Free Day Like a Local: Route, Food, and Sunday Itinerary

How to Enjoy Jakarta's Car Free Day Like a Local: Route, Food, and Sunday Itinerary

Sprint Races Exhaust Riders, MotoGP Heading for Disaster

Sprint Races Exhaust Riders, MotoGP Heading for Disaster

Read in English `; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Pendamping Ibadah

Berita Terpopuler

Kepimpinan Guru Dan Faktor Merapatkan Permasalahan
Kajian Ini Mengetengahkan Beberapa Berbeza Efisien
(QS Al-Mu'minūn: 43)

Komentar Terbanyak

Hide Ads