Makanan olahan biasanya diproses untuk meningkatkan cita rasa hingga masa simpannya. Namun, tidak semua makanan olahan buruk. Menurut ahli ada makanan olahan yang bagus untuk menurunkan berat badan.
Banyak orang menghabiskan waktu berjam-jam masak sendiri di dapur hingga membuat makanan mereka dari nol untuk menurunkan berat badan. Kabar baiknya, ahli gizi mengungkap, konsumsi makanan olahan juga bisa menurunkan bobot tubuh.
Para ahli yang disebutkan situs Eating Well menunjukkan bagaimana cara mengisi dapur dengan barang-barang yang mudah diakses, harganya terjangkau, dan praktis. Dalam hal ini, mereka merekomendasikan sejumlah makanan olahan yang dianggap sehat dan bisa membantu menurunkan berat badan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir dari eatingwell.com (25/10), berikut daftarnya!
1. Buah beku
Buah beku menjadi makanan olahan yang menawarkan manfaat baik. Foto: iStock |
Frozen fruit atau buah-buahan beku adalah buah-buahan yang dipetik saat kematangan puncaknya lalu dibekukan. Meski telah melalui proses pembekuan, makanan ini tetap terjaga nutrisinya.
Mengonsumsi buah beku bisa menjadi pilihan yang lebih praktis dan juga sehat. Baik untuk meningkatkan asupan serat dan membantu mencapai tujuan penurunan berat badan.
Ahli Largeman-Roth mengungkap, "Saya suka buah beku karena harganya terjangkau, membantu mengurangi pemborosan makanan, dan selalu sudah dicuci, dipotong, serta siap digunakan kapan pun Anda membutuhkannya. Gunakan dalam smoothies, makanan penutup, dan sebagai topping yogurt serta oatmeal."
Salah satu contohnya adalah blueberry. Dalam satu cangkir blueberry atau sekitar 148 gram mengandung 84 kalori dan 4 gram serat yang dapat mengenyangkn perut. Buah beku ini juga mengandung antioksidan, seperti lutein, zeaxanthin, dan antosianin. Antioksidan tersebut penting untuk menurunkan berat badan dan mengurangi peradangan yang umum dikaitkan dengan kelebihan lemak tubuh.
2. Greek yogurt
Mengonsumsi greek yogurt juga disarankan untuk menurunkan berat badan. Foto: Getty Images/Kristina Maksymova |
Greek yogurt atau yogurt Yunani juga sangat disarankan untuk dikonsumsi. Penelitian yang disebutkan situs Eating Well menunjukkan bahwa mengonsumsi yogurt sebagai bagian dari rencana makan sehat dapat membantu upaya penurunan berat badan dan mencegah diabetes.
Menurut ahli Largemen-Roth, produk olahan susu ini sangat membantu seseorang mendapatkan protein cukup setiap hari dan bisa menjadi bagian penting terutama ketika seseorang mencoba menurunkan berat badan.
Dalam satu cup Greek yogurt atau sekitar 198-200 gram mengandung 150 kalori dan 20 gram protein. Protein membantu kamu merasa kenyang dan puas, serta dibutuhkan untuk memperbaiki dan menumbuhkan jaringan otot.
Mengonsumsi yogurt juga merupakan pilihan bagus untuk mendapatkan asupan kalsium yang mendukung tulang kuat, serta probiotik yang dapat meningkatkan kesehatan usus.
3. Susu kedelai
Susu Kedelai bisa menjadi pilihan kalau kamu mencari makanan olahan bernutrisi. Foto: Shutterstock/ |
Produk minuman ini dibuat melalui proses pengolahan kacang kedelai utuh. Namun, susu kedelai menjadi satu-satunya alternatif susu yang direkomendasikan USDA dalam pedoman diet untuk warga Amerika di tahun 2020-2025. Hal ini disebabkan oleh kandungan protein dan nutrisi di dalamnya.
Dalam satu cangkir susu kedelai atau sekitar 240 ml tanpa pemanis, terkandung 80 kalori, 7 gram protein, dan 1 gram serat yang menjadi sumber kalsium baik. Tergantung merek, beberapa susu kedelai juga ada yang diperkaya dengan vitamin D.
Penelitian yang disebutkan Eating Well juga menunjukkan bahwa produk kedelai bisa membantu menurunkan berat badan pada orang yang beratnya dikategorikan sebagai kelebihan berat badan atau obesitas. Terutama jika mengonsumsi susu kedelai dibarengi dengan olahraga.
Hal ini diyakini disebabkan oleh kandungan protein kedelai seperti isoflavon dan serat di dalam makanan tersebut. Susu kedelai bisa diminum langsung atau jadi bahan dasar campuran smoothies.
4. Tofu
Tofu juga termasuk makanan olahan yang bisa membantu menurunkan berat badan. Foto: Getty Images/Amarita |
Makanan yang dikenal bertekstur lembut ini juga tergolong makanan olahan yang dapat menurunkan berat badan.
Sembunyikan kutipan teks
Tofu dibuat dari olahan biji kedelai, air, dan zat penggumpal atau koagulan. Teksturnya pun sangat lembut, halus, memiliki kadar air tinggi, dan mudah hancur dibandingkan tahu biasa. Rasanya pun cenderung netral atau hambar, sehingga mudah menyerap bumbu dari masakan.
Satu porsi tahu seberat 85 gram mengandung 80 kalori, 8 gram protein, dan 2 gram serat. Kalori rendah bisa membuat kamu makan dengan kenyang tanpa takut kelebihan kalori.
Protein dalam tofu juga membantu mempertahankan massa otot selama menjalani defisit kalori, sehingga metabolisme tubuh tetap tinggi.
5. Kacang-kacangan
Kabar baik untuk pecinta kacang-kacangan karena makanan ini juga disarankan untuk dikonsumsi. Ada bukti bahwa mengonsumsi sekitar 28 gram kacang sebelum dua kali makan sehari bisa menjadi bagian dari rutinitas diet rendah kalori dan bisa menghasilkan penurunan berat badan mirip dengan diet rendah lemak.
Selama proses penurunan berat badan, banyak yang mencoba menghindari lemak dalam makanan, sehingga melewatkan juga makanan sehat, seperti kacang. Namun, hal ini tidak perlu dilakukan karena lemak sehat dalam kacang bisa membantu tubuh merasa kenyang lebih lama.
Kacang olahan yang disangrai atau direbus juga bisa menurunkan berat badan karena kandungan protein di dalamnya bisa memicu peningkatan hormon penekan nafsu makan. Akhirnya perut lebih mudah mengontrol porsi makan dan menghindari camilan tak sehat lainnya.
Namun, pilihlah jenis kacang yang tidak banyak mengandung garam atau bumbu lainnya agar manfaatnya menjadi lebih efektif.






























































Zalina Hashim Terkini Penerangan Baru Zalina Hashim Menunjukkan Mendatang Dimiliki
Refleksi Praktik Pembelajaran Diri Azra Content Shah Alam Jawapan Kenyataan