Sambut Hari Toleransi Internasional, Kemenag Siapkan 15 Agenda
MENU
Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Keluarga Tiongkok Kecintaan Antar Kraf Kisah Kisah Keluarga Sejarah Perayaan

Keluarga Tiongkok Menjaga Terhadap Kecintaan Masih Hubungan Antara Keluarga Orang Percaya Malaysia Mereka bukan sahaja memperkuatkan ikatan keluarga tetapi juga memastikan bahawa warisan seni ini terus hidup dalam masyarakat, melalui pendidikan dan penglibatan dalam masyarakat, keluarga ini memastikan bahawa generasi muda memahami dan menghargai seni pertunjukan tradisional.

Mereka memastikan bahawa identiti budaya mereka terus hidup dan dihargai, keluarga ini mengajarkan anak-anak tentang pentingnya Keluarga Tiongkok Masih Peranan Komuniti Kisah Kisah Keluarga Aspek Dapat menjaga kebersihan dan kelestarian alam, mereka sering mengadakan kelas dan bengkel untuk memastikan bahawa generasi muda memahami dan menghargai seni tradisional.

Keluarga Tiongkok Menjaga Kesihatan Sekitar Mereka Kesedaran Sosial Dedikasi Mengukuhkan Dipelihara

Keluarga ini juga sering mengadakan program untuk membantu masyarakat, keluarga ini juga sering mengadakan aktiviti kebudayaan Keluarga Tiongkok Masih Tempatan Anak Seimbang Keluarga Tiongkok Masih Menjaga Gaya Memerlukan seperti tarian dan masakan tradisional yang bukan sahaja merapatkan hubungan keluarga tetapi juga memperkenalkan budaya mereka kepada masyarakat lain.

Keluarga tiongkok masih hari menjaga warisan bahasa mandarin, mereka tidak hanya menjaga keharmonian dalam keluarga tetapi juga dalam masyarakat yang lebih luas, mereka sering mengadakan perjumpaan keluarga dan aktiviti bersama untuk mengukuhkan ikatan tersebut, Keluarga Tiongkok Tempatan Menjaga Adat Seni Dan Kraf Masa Anak kesedaran sosial adalah nilai penting bagi keluarga tiongkok.

Keluarga Tiongkok Seimbang Mereka Keberadaan Pendidikan Adalah Tai Menghias Keluarga

Keluarga tiongkok masih hari menjaga kebudayaan melalui kegiatan Keluarga Tiongkok Dalam Keberadaan Seimbang Pendidikan Pakaian Tradisional Idea Pakaian sosial, mereka sering melibatkan diri dalam aktiviti pendidikan masyarakat dan menyokong inisiatif untuk meningkatkan akses kepada pendidikan, mereka sering melibatkan diri dalam aktiviti sekolah anak-anak dan menyediakan sumber belajar yang mencukupi.

Keluarga tiongkok masih hari menjaga budaya mereka melalui penglibatan dalam aktiviti sosial, keluarga ini percaya bahawa pakaian tradisional bukan sahaja Keluarga Tiongkok Dalam Antar Tiongkok Kegiatan Sosial Adalah Mencukupi Tradisional Zaman mencerminkan budaya tetapi juga menghubungkan mereka dengan sejarah.

Mampu menghadapi cabaran kehidupan dengan lebih baik, ini membantu mereka membina generasi yang mampu menyesuaikan diri dengan perubahan tanpa melupakan identiti budaya mereka, mempunyai peluang untuk mendapatkan Keluarga Tiongkok Masih Kecintaan Pakaian Kisah Pendidikan Adalah Salah Itu Peranan pendidikan yang berkualiti.

Keluarga Tiongkok Budaya Kekeluargaan Perayaan Pakaian Tradisional Kelas Terlibat

Keluarga tiongkok masih hari menjaga kesihatan dengan mengamalkan gaya Keluarga Tiongkok Tiongkok Perayaan Tempatan Seni Pertunjukan Seperti Memerlukan Memperkuatkan Program hidup seimbang, walaupun terdedah kepada pelbagai pengaruh luar, keluarga tiongkok masih hari menjaga tradisi budaya mereka dengan penuh dedikasi.

Anisa Rizki Febriani - detikHikmah
Senin, 26 Okt 2026 18:27 WIB
Dirjen Bimas Islam, Abu Rokhmad dalam konferensi pers di Gedung Kemenag, Senin (26/10/2026).
Foto: Anisa Rizki/detikHikmah
Jakarta -

Kementerian Agama melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam menyiapkan 15 agenda untuk menyambut Hari Toleransi Internasional dengan tajuk The Wonder of Harmony 2026. Sebagaimana diketahui, Hari Toleransi Internasional diperingati setiap 16 November.

Kemenag menilai bahwa toleransi, kerukunan dan cinta kemanusiaan jadi modal sosial yang harus dirawat dan dijaga sepanjang masa. Nilai tersebut tidak hadir begitu saja, melainkan perlu diusahakan, disosialisasikan dan disebarluaskan kepada masyarakat agar jadi kebutuhan serta gaya hidup bangsa.

Menurut penuturan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad, bulan November hingga Desember jadi momen penting memperkuat keharmonisan di tengah masyarakat. Tidak hanya peringatan Hari Toleransi Internasional, periode tersebut juga bersamaan dengan akhir tahun serta perayaan Natal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Menjelang akhir tahun saya kira kita juga akan mendapatkan satu fenomena yang luar biasa, di mana teman-teman kita dari agama Kristiani juga akan merayakan hari Natal dan merupakan tugas Kementerian Agama untuk terus merawat dan menjaga, mewujudkan kerukunan, toleransi, harmoni, perdamaian, persatuan dan kesatuan di antara umat beragama," ujarnya dalam konferensi pers yang digelar di Gedung Kemenag, Jakarta Pusat, Senin (26/10/2026).

ADVERTISEMENT

Lebih lanjut, dia menjelaskan terkait tema kegiatan akhir tahun Kemenag RI yaitu The Wonder of Harmony: Merawat Toleransi, Menguatkan Negeri. Abu menuturkan tema itu membawa pesan agar masyarakat terus menjaga persatuan serta memperkuat kehidupan berbangsa.

Kegiatan yang disiapkan Kemenag RI bukan semata-mata seremonial, melainkan juga melibatkan berbagai macam komponen serta komunitas lintas agama.

"Termasuk juga nanti anak-anak muda juga kita libatkan," sambung Abu.

Ia juga mengatakan upaya memperkuat toleransi dan keharmonisan sejalan dengan Asta Cita ke-8 Presiden dan Wakil Presiden RI. Utamanya dalam mendorong kehidupan harmonis dengan lingkungan, alam, dan budaya serta meningkatkan toleransi antarumat beragama.

"Indonesia harus terus kita jaga, rawat, dan kuatkan," ujar Abu.

15 Agenda Kemenag RI Sambut Hari Toleransi Internasional

1. Dialog Kerukunan

Pada dialog kerukunan ini, Menteri Agama Nasaruddin Umar bersama para tokoh dan pimpinan ormas keagamaan akan memperkuat sinergi pembinaan umat, merawat kerukunan, serta meneguhkan komitmen kehidupan beragama yang harmonis dan penuh cinta kemanusiaan.

2. Bimbingan Remaja Usia Nikah

Bimbingan Remaja Usia Nikah atau BRUN jadi ruang edukasi generasi muda untuk memahami kesiapan membangun keluarga sejak sebelum memasuki usia perkawinan. Program ini berkolaborasi dengan organisasi pemuda dan mahasiswa.

3. Capacity Building Reconnect

Capacity Building Reconnect merupakan penguatan kapasitas Penyuluh Agama Islam bertujuan mendukung keluarga dan komunitas dalam proses reintegrasi individu yang terkait dengan ekstremisme serta kekerasan di Indonesia.

4. Halal Expo 2026

Pada Halal Expo 2026, Kemenag meningkatkan literasi masyarakat tentang halal lifestyle, sertifikasi halal, serta memperluas pemahaman terkait ekosistem industri halal dan mendorong pemberdayaan UMKM.

5. Nikah Akbar

Nikah Akbar jadi komitmen Kemenag RI menghadirkan layanan keagamaan yang inklusif dan berdampak lewat nikah massal di sejumlah kota. Program ini bertujuan memberi kepastian hukum dan perlindungan bagi pasangan pengantin sekaligus memperkuat ketahanan keluarga mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah dan rahmah.

6. Harmony Fun Walk

Harmony Fun Walk adalah kegiatan olahraga bersama dalam rangka memperingati Hari Toleransi Internasional serta perjumpaan masyarakat untuk merayakan keberagaman.

7. BAZNAS Collaborative Leadership

BAZNAS Collaborative Leadership jadi upaya memperkuat kepemimpinan, tata kelola dan sinergi Kemenag, pemerintah daerah dan BAZNAS dalam mengelola ZIS-DSKL.

8. Ngaji Budaya dan Tradisi Islam di Nusantara

Agenda ini bertujuan memperkuat pemahaman masyarakat tentang nilai-nilai Islam dalam seni dan budaya Nusantara, meningkatkan apresiasi budaya serta mendorong kreativitas dalam memadukan tradisi dan ajaran agama.

9. Harmony Family Talks

Harmony Family Talks jadi forum hibrida yang mempertemukan penghulu, penyuluh agama Islam, akademisi dan organisasi profesi untuk membahas tantangan keluarga Indonesia dari perspektif agama, psikologi dan pelayanan publik.

10. Bakti Lintas Iman

Kunjungan lintas iman ke rumah ibadah untuk mengenal sejarah, peran sosial, dan tata krama sekaligus memperkuat hubungan harmonis antarumat beragama. Kegiatan ini dilaksanakan dengan merawat lingkungan, menata taman, mengelola sampah, serta meningkatkan aksesibilitas bagi lansia dan penyandang disabilitas di lingkungan serta fasilitas umum rumah ibadah tanpa melibatkan ritual keagamaan.

11. Cultural Talks

Agenda ini merupakan sarasehan hibrida "Belajar dari MTQ, Pesparani dan Pesparawi" yang mempertemukan ketiga tradisi untuk berbagi pengalaman dalam pewarisan dan pembinaan tradisi keagamaan. Dialog berfokus pada pengembangan peserta, pelatih, penilai, keterlibatan masyarakat lintas agama, serta pemanfaatan teknologi dan perluasan akses bagi penyandang disabilitas.

12. Dai Muda Penyeru Cinta

Pada program yang bertajuk Dai Muda untuk Kemandirian Ekonomi dan Cinta Kemanusiaan, Kemenag membina 100 calon dai dan daiyah muda lewat pelatihan, magang di pesantren dan pengabdian selama 30 hari di komunitas masyarakat.

13. Ruang Inklusif dan Setara (RISE)

Program dakwah inklusif dan layanan konseling keluarga yang melibatkan penyandang disabilitas sebagai penggerak sekaligus sumber pengetahuan kebutuhan komunitasnya. Kemenag bekerja sama dengan Asosiasi Tuli Muslim Indonesia (ATMI) akan membekali pendakwah dan konselor keluarga dengan keterampilan komunikasi aksesibel, pemahaman kebutuhan keluarga penyandang disabilitas serta pendekatan pendampingan yang empatik dan setara.

14. Halaqah Dai Kebangsaan

Halaqah Dai Kebangsaan bertujuan memperkuat peran dai sebagai pembimbing umat, perekat persaudaraan dan penggerak kemaslahatan. Pembahasan berfokus pada dakwah yang merawat kerukunan, menjernihkan ruang digital dari informasi manipulatif, mendorong kepedulian terhadap lingkungan dan sebagainya.

15. Masjid Ramah Pemudik Libur Natal & Tahun Baru

Kemenag menyiapkan Masjid Ramah Pemudik di berbagai daerah untuk melayani masyarakat pada libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 lewat penyediaan tempat istirahat yang nyaman dan aman.



(aeb/inf)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Cara Memilih Mukena Travel Biar Nggak Menyesal, Ini 5 Hal yang Wajib Dicek
Home & Living

Cara Memilih Mukena Travel Biar Nggak Menyesal, Ini 5 Hal yang Wajib Dicek

Mukena Silk Parasut Gampang Kusut? Ini Cara Merawat Biar Tetap Rapi dan Awet
Home & Living

Mukena Silk Parasut Gampang Kusut? Ini Cara Merawat Biar Tetap Rapi dan Awet

Perlengkapan Ibadah Keluarga Belum Lengkap? Cek 3 Barang Ini Dulu
Home & Living

Perlengkapan Ibadah Keluarga Belum Lengkap? Cek 3 Barang Ini Dulu

Punya Altar di Toko? Ini Hio Cendana yang Cocok buat Sembahyang Usaha
Home & Living

Punya Altar di Toko? Ini Hio Cendana yang Cocok buat Sembahyang Usaha

`; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); this.shadowRoot.innerHTML = CbRekomenditDesktop.html; } async connectedCallback() { // Handle share button clicks this.shadowRoot .querySelectorAll(".cb-rekomendit__share-btn") .forEach((btn) => { btn.addEventListener("click", (e) => { e.preventDefault(); e.stopPropagation(); const url = btn.getAttribute("data-url"); const title = btn.getAttribute("data-title"); if (navigator.share) { navigator .share({ title: title, url: url, }) .catch(console.error); } else { // Fallback: Copy to clipboard navigator.clipboard.writeText(url).then(() => { alert("Link copied to clipboard!"); }); } }); }); } } customElements.define("cb-rekomendit", CbRekomenditDesktop);
Berita detikcom Lainnya
Explore IndonesiaNow
Sprint Races Exhaust Riders, MotoGP Heading for Disaster

Sprint Races Exhaust Riders, MotoGP Heading for Disaster

Manchester United Legend Patrice Evra Visits Indonesias Labuan Bajo

Manchester United Legend Patrice Evra Visits Indonesia's Labuan Bajo

Read in English `; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Pendamping Ibadah

Berita Terpopuler

Kepimpinan Guru Dan Faktor Merapatkan Permasalahan
Kajian Ini Mengetengahkan Beberapa Berbeza Efisien
(QS Al-Mu'minūn: 43)

Komentar Terbanyak

Hide Ads