BMW Motorrad mengembangkan konsep skuter listrik futuristis yang memungkinkan pengendaranya berkendara tanpa helm. Motor konsep bernama Vision CE ini memakai struktur pelindung khusus dan teknologi penyeimbang otomatis untuk meningkatkan keselamatan.
Dikutip dari situs RushLane, BMW telah mematenkan desain Vision CE di India. Meski demikian, paten tersebut belum memastikan skuter listrik ini bakal diproduksi massal maupun dipasarkan di negara tersebut.
Salah satu daya tarik Vision CE adalah struktur tubular yang mengelilingi pengendara. Rangka pelindung tersebut dirancang untuk membantu melindungi tubuh, termasuk bagian kaki, pinggul, dan bahu ketika terjadi benturan atau kendaraan terjatuh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Paten BMW Vision CE Foto: Rushlane |
BMW juga menyematkan sabuk pengaman empat titik yang berfungsi menahan tubuh pengendara di kursi. Sejumlah bagian rangka dilengkapi bantalan untuk membantu mengurangi risiko cedera saat terjadi benturan.
Kombinasi struktur pelindung dan seat belt itu menjadi bagian dari pendekatan BMW dalam menghadirkan pengalaman berkendara yang berbeda dari skuter konvensional.
Meski begitu, klaim berkendara tanpa helm tidak berarti pengendara otomatis dibebaskan dari kewajiban menggunakan helm di jalan raya. Penggunaan kendaraan nantinya tetap harus mengikuti aturan keselamatan yang berlaku.
Selain perlindungan fisik, BMW Vision CE mengusung teknologi self-balancing yang memungkinkan motor tetap tegak saat berhenti. Dengan teknologi tersebut, pengendara dirancang tidak perlu menurunkan kaki saat berhenti di lampu merah.
Sistem penyeimbang ini diperkirakan memanfaatkan sensor dan aktuator elektronik. Namun, BMW belum mengungkap secara terperinci cara kerja maupun spesifikasi teknis sistem tersebut.
Vision CE juga disebut berpotensi dilengkapi teknologi bantuan berkendara, termasuk perangkat pendeteksi potensi tabrakan. Namun, rincian fitur yang akan digunakan pada versi produksi belum diumumkan.
Untuk saat ini, BMW belum membeberkan kapasitas baterai, tenaga motor listrik, jarak tempuh, kecepatan maksimum, maupun harga model Vision CE. Jadwal produksi dan peluncurannya juga belum diketahui.
Kalau jadi diluncurkan, bakal menarik sih.























































