Sebuah mobil range extended electric vehicle (REEV) terbakar setelah mengalami kecelakaan. Baterai mobil elektrik itu menjadi sorotan.
Diberitakan Carnewschina, sebuah kecelakaan terjadi di Taizhou, China, yang melibatkan mobil REEV Epicland X9. Kecelakaan itu menarik perhatian publik dan menyoroti kinerja keselamatan SUV tersebut. Insiden itu melibatkan tabrakan dari arah belakang yang cukup parah hingga menyebabkan kendaraan terbakar.
Epicland X9 REEV adalah sebuah SUV enam penumpang pertama dari merek kendaraan cerdas premium hasil kolaborasi antara Dongfeng dan Huawei Qiankun. Mobil itu baru diluncurkan pada 24 September 2026. Mobil berteknologi REEV ini menggunakan baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) dari CATL.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Ini Jenis Mobil yang Rentan Terbakar |
General Manager Epicland Zeng Qinglin mengeluarkan pernyataan resmi terkait insiden tersebut. Berdasarkan investigasi perusahaan, mobil X9 dalam kondisi berhenti total saat ditabrak dari belakang oleh sebuah truk sampah bermuatan penuh yang melaju dengan kecepatan tinggi.
"Keselamatan penumpang adalah prioritas utama kami. Ketiga penumpang di dalam kendaraan tidak mengalami cedera. Pintu kendaraan berfungsi dengan baik, sehingga para penumpang dapat segera mengevakuasi diri ke tempat yang aman," katanya.
Setelah tabrakan terjadi, bagian belakang kendaraan mulai mengeluarkan asap dan kemudian terbakar saat menunggu kedatangan polisi lalu lintas. Tim tanggap darurat berhasil memadamkan api tersebut.
Perhatian langsung tertuju pada kondisi baterainya. Berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan setelah api padam, baterai LFP pada mobil REEV itu tetap dalam kondisi utuh.
Berdasarkan penjelasan perusahaan, kebakaran tersebut bersumber dari komponen mesin ICE, khususnya yang berkaitan dengan sistem bahan bakar. Kebakaran bukan disebabkan oleh paket baterai.






















































