Pemerintah China menyusun draft aturan yang lebih ketat mengenai desain dan pengujian mobil sebelum dipasarkan. Alhasil, mobil-mobil China tidak bisa buru-buru diluncurkan.
Sebelum model baru dapat disetujui, produsen mobil harus menyelesaikan uji keandalan sejauh setidaknya 30.000 km. Mobil juga harus diuji dalam kondisi cuaca panas dan dingin paling tidak selama satu tahun penuh.
Prinsip utamanya adalah keselamatan sebagai prioritas. Pengujian yang lebih ketat juga harus dilakukan untk validasi menyeluruh dan sebagai bentuk tanggung jawab produsen mobil. Produsen mobil memegang tanggung jawab utama atas pengujian serta bertanggung jawab secara hukum untuk memastikan hasil pengujian tersebut asli dan lengkap.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Produsen mobil wajib menerapkan sistem manajemen yang memadai untuk pengujian serta research and development (R&D). Rencana pengujian harus disusun setelah target pengembangan ditetapkan, yang mencakup daftar pengujian, metode, standar, tenggat waktu, serta pihak yang bertanggung jawab.
Masalah yang ditemukan selama pengujian harus diperbaiki dan diuji ulang secara menyeluruh. Jika masalah tidak teratasi sepenuhnya, risiko bahaya masih ada setelah pengujian ulang, atau perbaikan tidak disetujui secara internal, maka produsen mobil tidak dapat mengajukan permohonan pendaftaran kendaraan.
Pengujian keandalan kendaraan dilakukan minimal sejauh 30.000 km di berbagai medan. Mobil harus diuji di jalan rusak, jalan biasa, jalan raya, dan jalan pegunungan dengan beragam kondisi beban, mengikuti prosedur uji tipe untuk jenis kendaraan terkait, termasuk kendaraan energi baru.
Uji ketahanan terhadap kelelahan material (fatigue life) akibat beban berulang serta kekuatan dalam kondisi ekstrem untuk bodi, rangka, suspensi, sistem kemudi, dan rem, ditambah dengan sistem kelistrikan, sistem pengolahan gas buang, ban, roda, lampu, dan lapisan anti-korosi.
Produsen mobil harus mampu menguji fungsi dan kode perangkat lunak, serta menjaga keamanan dan keandalan perangkat lunak tersebut sepanjang masa pakai kendaraan. Sistem bantuan pengemudi, pengemudian otonom, dan kokpit pintar harus diuji pada mobil dalam penggunaan sehari-hari maupun dalam situasi ekstrem yang berpotensi berbahaya.
Mobil juga harus diuji di berbagai kondisi, mencakup kondisi dingin, lalu panas, kemudian dingin lagi (dua musim dingin dan satu musim panas).
Pengujian lingkungan harus mencakup powertrain, sasis, sistem kelistrikan, manajemen termal, penyimpanan energi, sistem pengemudian cerdas, dan kokpit. Pengujian ini harus memeriksa kinerja, pemanasan dan pendinginan, pengisian dan pengosongan daya, konsumsi energi, sistem bantuan pengemudi atau pengemudian otonom, serta sistem kendali.
Produsen mobil dapat melakukan pengujian di lokasi lain yang sedang mengalami musim berbeda atau menggunakan ruang uji iklim (climate chamber), selama metode tersebut sama efektifnya dengan pengujian di jalan raya yang sesungguhnya. Kondisi gabungan yang sulit disimulasikan tetap harus diuji di jalan raya.






















































