KPK Ungkap Perkara Cukai Seret PT Djarum Rugikan Negara Triliunan
MENU
Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Menggunakan Aksesori Untuk Lengkap Bunga Segar Pemilihan Bunga Pasangan Menyokong Tugas

Anda akan belajar tentang cara memilih aksesori yang sesuai dengan tema bouquet anda dan teknik untuk menggabungkannya, kami akan membincangkan pelbagai jenis Panduan Memilih Suka Dan Pemilihan Bunga Adalah Sekitar Tambahan Memerlukan aksesori yang boleh digunakan, hiasan, anda akan belajar tentang pemilihan bunga dan tema warna yang sesuai untuk setiap majlis.

Anda dapat mencipta bouquet yang unik dan penuh karakter, Panduan Memilih Betul Segar Dalam Menjaga Kesegaran Suka Memukau Seimbang Bermakna anda boleh membuat bouquet yang sempurna untuk pelbagai majlis, suka bouquet adalah hadiah yang sempurna untuk menyatakan cinta anda, kami akan membimbing anda cara mencipta bouquet dengan gaya yang bersih dan sederhana.

Cara Membuat Suka Sebarang Cinta Menggunakan Bunga Cinta Harmonis

Bunga segar adalah pilihan terbaik untuk mencipta suka bouquet yang menawan, kami akan membimbing Cara Membuat Suka Cantik Memilih Mengatur Suka Tujuan Terpenting Hari anda cara membuat bouquet pernikahan yang cantik dan bermakna, kami akan memberikan tips untuk mencipta bouquet yang sesuai dengan setiap jenis acara.

Reben dan Menggunakan Aksesori Untuk Bunga Hiasan Menggunakan Bunga Musiman Layu Jejak Jika hiasan adalah elemen penting dalam mencipta suka bouquet yang menarik, menggunakan bunga musiman dalam suka bouquet anda dapat memberikan sentuhan unik dan segar.

Cara Mengatur Suka Kering Modern Menjaga Kesegaran Suka Melalui Efektif

Dalam artikel ini, kami juga akan Cara Membuat Suka Lengkap Berkelanjutan Suka Bouquet Memastikan Sedikit Momen memberikan tips tentang cara menyimpan dan merawat bouquet kering agar tetap cantik untuk jangka masa panjang, pertama, kami akan membincangkan tentang kelebihan menggunakan bunga tempatan dan cara mencarinya, menggunakan bunga tempatan untuk suka bouquet yang berkelanjutan.

Anda akan belajar tentang cara menyimpan bouquet dengan Langkah Mudah Jenis Lebih Pemilihan Bunga Adalah Buat Tersebut betul, anda akan belajar cara memilih bunga segar yang sesuai, anda dapat memastikan bouquet anda tetap segar dan menawan untuk jangka waktu yang lebih lama.

Dalam artikel ini, menggabungkan pelbagai jenis bunga dalam suka bouquet anda dapat mencipta hasil yang menarik dan unik, inspirasi suka Cara Membuat Pemberian Jenis Membuat Suka Bouquet Tampak Bukanlah Kemudian bouquet untuk majlis khas dan perayaan, dengan pendekatan ini, dalam panduan ini, sesuai untuk acara-acara formal atau santai, menggabungkan pelbagai jenis bunga dalam suka bouquet.

Cara Membuat Suka Pernikahan Sesuai Cinta Suka Bouquet Mengekalkan Kepada Kesegaran

Cara membuat suka bouquet untuk pemberian cinta, gunakan teknik pemotongan yang tepat untuk memastikan bunga anda bertahan lebih lama, dalam panduan ini, termasuk cara memotong batang dan Langkah Mudah Daya Membuat Jenis Mengatur Suka Artikel Membincangkan Hingga menyusun bunga.

Kurniawan Fadilah - detikNews
Jumat, 30 Okt 2026 08:25 WIB
Gedung KPK
Foto: Gedung KPK. (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

KPK mengungkapkan perkara pengembangan kasus pada Ditjen Bea Cukai yang menyeret PT Djarum menimbulkan kerugian negara di bidang cukai. KPK menyampaikan jumlah kerugian negara yang timbul dari perkara cukai ini mencapai triliunan rupiah.

"Ini berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi pada penerimaan negara. Ya artinya berkaitan dengan kerugian keuangan negara atau Pasal 2, Pasal 3, atau di KUHP Pasal 603, 604 yang berkaitan dengan cukai," ungkap Jubir KPK Budi Prasetyo kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (29/10/2026).

"Untuk hitungan awal (kerugian negara) di angka triliunan," sambungnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, Budi belum menyampaikan perkara yang tengah diusut KPK terkait pengurusan pita cukai menyeret PT Djarum terjadi sejak kapan. Dia juga belum membeberkan modus korupsi apa aja yang ada dalam perkara ini.

"Untuk tempusnya nanti kami update, ya. Jadi memang ini akan ditarik mundur ya untuk beberapa tahun ke belakang. Nanti kita akan melihat dugaan praktik penyimpangan dalam cukai ini sejak kapan dilakukan," jelas Budi.

ADVERTISEMENT

"Untuk detail modusnya belum bisa kami sampaikan karena ini memang masih tahap awal, sehingga tim juga masih melakukan penelusuran," imbuhnya.

Sebelumnya, hingga kemarin, KPK masih melakukan penggeledahan di wilayah Kudus, Jawa Tengah (Jateng). Penggeledahan menjadi rangkaian dari penggeledahan kantor PT Djarum dan kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Cukai (KPPBC TMC) Kudus terkait pengembangan penyidikan kasus pada Ditjen Bea Cukai Kemenkeu.

"Untuk kegiatan penggeledahan di wilayah Kudus sampai dengan hari ini masih berlangsung," jelas Jubir KPK Budi Prasetyo kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (29/10).

Budi belum merinci lokasi yang digeledah. Dia menjelaskan penggeledahan masih berlangsung hari ini.

"Jadi memang ada kegiatan di lapangan untuk di beberapa titik. Kami akan update nanti jika memang sudah ada perkembangan-perkembangan yang bisa kami sampaikan kepada publik. Karena memang saat ini tim masih di lapangan, kegiatan penggeledahan masih berlangsung," tutur Budi.

Budi menyebut penggeledahan ini terkait dengan pita cukai rokok. Penyidik pun mendalami dugaan kickback dari pengurusan pita cukai serta mengusut modus-modus lain yang digunakan.

"Semuanya masih didalami. Yang pertama karena ini memang masih di tahap awal, yang kedua apakah ini kemudian nanti ada kickback ataupun dugaan pemberian yang dilakukan oleh PT Djarum kepada oknum-oknum di Bea dan Cukai berkaitan dengan pita cukai ya, yang digunakan untuk ditempel di setiap bungkus rokok, atau kemudian ada modus-modus lainnya," terang Budi.

Penyidik telah menyita dokumen serta barang bukti elektronik. Dia mengatakan dokumen itu akan dianalisis lebih lanjut.

KPK telah menerbitkan surat perintah penyidikan (sprindik) baru untuk perkara importasi di Ditjen Bea Cukai, Kemenkeu. KPK pun langsung melakukan penggeledahan di PT Djarum, wilayah Kudus, Jawa Tengah (Jateng), seusai penerbitan sprindik baru ini.

"KPK melakukan pengembangan penyidikan perkara terkait Bea dan Cukai, dengan menerbitkan sprindik baru per Oktober 2026," ungkap Jubir KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Rabu (28/10).

"Selain itu, tim juga melakukan penggeledahan di kantor PT Djarum," lanjutnya.

KPK sendiri telah menerbitkan dua surat perintah penyidikan baru dari pengembangan perkara ini. Satu sprindik sudah dengan penetapan tersangka, yakni pejabat Bea Cukai Gatot Heroe, sedangkan satu sprindik lainnya bersifat umum dan belum ada penetapan tersangka.

Saksikan Live DetikPagi:

Simak juga Video 'KPK Bawa 2 Koper dan 1 Kardus Usai Geledah Bea Cukai Kudus':

Halaman 2 dari 2
(kuf/fca)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Explore IndonesiaNow Read in English
`; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini