Hasil autopsi terhadap Lilis Pitriani (29), wanita yang ditemukan tewas di dalam parit di Kecamatan Teluk Betung Utara, Bandar Lampung, mengungkap adanya sejumlah luka akibat benda tumpul pada tubuh korban. Salah satu luka paling parah ditemukan di bagian leher yang mengindikasikan korban seperti mengalami cekikan.
Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Regan Kusuma Wardani mengatakan temuan tersebut diketahui berdasarkan hasil pemeriksaan medis terhadap jenazah korban.
"Hasil autopsi memang banyak luka yang diakibatkan oleh benda tumpul. Salah satu luka terparah ada di bagian leher, seperti dicekik," katanya, Jumat (30/10/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Regan mengungkapkan, polisi telah memeriksa enam orang saksi untuk mengusut kasus dugaan pembunuhan tersebut. Sementara itu, seorang pria berinisial R yang merupakan sepupu korban masih dalam pengejaran.
Berdasarkan keterangan awal yang dihimpun penyidik, korban terakhir kali diketahui berangkat ke pasar pada Minggu pagi. Saat itu, korban diantar oleh R yang kini tengah dicari polisi.
"Korban seperti biasa, Minggu pagi berangkat ke pasar diantar oleh sepupunya, saudara R yang saat ini masih kita kejar," ujarnya.
Polisi telah mendatangi kediaman R dan berkomunikasi dengan pihak keluarganya untuk mencari tahu keberadaan pria tersebut. Penyidik juga masih mendalami kemungkinan adanya motif lain dalam peristiwa itu.
Regan menyebutkan, salah satu barang milik korban yang diketahui hilang adalah telepon seluler (ponsel). Namun, polisi belum memastikan apakah hilangnya barang tersebut berkaitan dengan dugaan tindak pidana pencurian.
"Barang korban ada yang hilang, yaitu handphone. Itu masih kita dalami," jelasnya.
Polisi pun meminta R segera menyerahkan diri untuk menjalani pemeriksaan terkait kematian Lilis.
"Untuk saudara R, kami dari Polresta Bandar Lampung kiranya segera untuk menyerahkan diri kepada kami di kantor," tegas Regan.
Sebelumnya, Lilis Pitriani ditemukan meninggal dunia di dalam parit di Jalan Cipto MK, Gang 57 PU, Kelurahan Kupang Teba, Kecamatan Teluk Betung Utara, Bandar Lampung, Selasa (27/10/2026) malam.
Saat ditemukan, jasad korban berada di dalam parit dengan kondisi tubuh terikat tali tambang. Penemuan tersebut menggegerkan warga sekitar.



























































