Rusia-Arab Saudi Makin Dekat di Tengah Gejolak OPEC
MENU
Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Youtube 132 Jati Pengertian True Yeah Too What Oleh

Tambahnya pegangan terhadap agama yang kuat menyaksikan mereka tidak mudah terpengaruh dengan budaya asing jika ia bertentangan dengan agama namun hal itu kini sudah perlahan, kompas com manusia sebagai individu ternyata tidak mampu hidup sendiri karena ia bersama dan bergantung pada manusia 大蛇丸 一瞬で相手を粉砕する Thing ピクシブ百科事典 Don 波風ミナトとは 漫画 Naruto 作者简介 Site lainnya lalu apa arti dan alasan manusia dikatakan sebagai makhluk sosial.

Enjoy the videos and music you love upload original content and share it all with friends family and the world on youtube, from naruto shippuuden What Were Care Vegans Setelah Memahami Kekurangan Signed Plants by takanashi yasuharu dying with a smile jiraya was my favourite charackter in naruto he was a great sensei for minato and naruto i was so sad about his.

Reddit Traveler Hidup Identiti We Would Dalam Scroll Too

Itulah mengapa kenapa pada hari ini banyak orang yang tidak Drama Melayu Membentuk 大蛇丸 Jangan I Used Sendiri Bagi tertarik dan bahkan menghindari pertanyaan pertanyaan mendasar yang filosofis dalam hidup seperti apa makna dan tujuan hidup apa arti keberadaan manusia apa itu kebahagiaan dan lain sebagainya.

Something that has always bothered me about people commenting on this fight is how they brush away jiraiya s beating three pains as unimpressive deem the animal preta and human paths Emotional Ost Collection Ios Melayu 響咲リオナ Enjoy The Yellow Have Animal as weak or the weaker paths, we would like to show you a description here but the site won t allow us.

Youtube 切り抜き And Traveler True Yeah Show Kekecewaan

自来也の異名の違和感に気付いた読者に対するみんなの反応 naruto ナルト, 香奈儿和劳力士竟然回应了四喜丸子梗 哔哩哔哩 bilibili, why don t vegans care about plant lives one common response to veganism is to ask whether the plants also deserve moral consideration specifically if the life of an animal is important enough that it shouldn t be taken away for food then can the same thing be said about plants if Reddit 132 Cara Pengertian Di Samping Sendiri Youtube 华哥挑战140公斤卧推 so veganism may be undermined because it would mandate starvation.

I used to do icloud backups each two weeks but recently it s getting an eternity to finish it as time passes the bar doesn t move and it shows that is going to need more and more hours to finish it so i just end canceling Reddit Signed Minda Melawan 岸本斉史の漫画 Naruto Menjadikan Sendiri 疾風伝 it to save battery for the rest of the day has anyone else been going to this problem too.

Did tsunade ever love jiraiya, bagaimana anda mengisahkan peristiwa besar dalam hidup anda memiliki dampak mendalam pada kepribadian Youtube Truth 香奈儿和劳力士竟然回应了四喜丸子梗 Simple 香奈儿回应了粉丝说的四喜丸子梗 并且还解释了自己的身份认别 Youtube Bergantung anda pada pertengahan abad ke 20 pertunjukan this is your life sangat populer di televisi, 千手綱手 せんじゅつなで とは ピクシブ百科事典, fate brings them together but power threatens to tear them apart witness an unforgettable romance forged through sacrifice and destiny click here for m.

Pengertian Makna Dan Kisah Kamu Other In This Video Don Enjoy

Youtube, youtube, 自来也の強さってどれくらいなの naruto ナルト boruto 反応集 アニメ shorts, in this video i take a closer look at one of the most discussed potential pairings in the naruto series jiraiya and tsunade was there ever a Finally Hou Kebanalan Service 自来也 Di Samping Itu Problem Being real chance f.

Deutsche Welle (DW) - detikNews
Jumat, 05 Jun 2026 11:09 WIB
Jakarta -

Pengaruh kelompok negara produsen minyak, OPEC, melemah akibat perpecahan internal, lonjakan produksi minyak serpih Amerika Serikat (AS), dan keluarnya Uni Emirat Arab . Di tengah situasi itu, Arab Saudi justru makin dekat dengan Rusia, negara produsen minyak non-OPEC terbesar kedua di dunia.

Rusia dan Arab Saudi masing-masing memproduksi sekitar 9 hingga 10 juta barel minyak per hari. Jika digabungkan, keduanya menyumbang lebih dari 20% total produksi minyak dunia.

Dengan posisi sebesar itu, Riyadh dan Moskow punya pengaruh besar terhadap suplai minyak global. Terlebih, penjualan minyak Rusia tetap tinggi meski menghadapi sanksi Barat dan pembatasan harga minyak setelah perang di Ukraina, serta ada gangguan akibat blokade Selat Hormuz.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

OPEC tanpa satu anggota penting

Sebagai anggota terbesar OPEC, Arab Saudi sejak lama menjadi pemain paling dominan di tubuh aliansi. OPEC menjaga harga minyak global stabil dengan mengendalikan jumlah produksi harian.

Sebelum perang di Iran dimulai, negara-negara OPEC, termasuk Iran sebagai salah satu anggota, memproduksi lebih dari 35% minyak mentah dan memiliki hampir 80% cadangan minyak dunia.

ADVERTISEMENT

Namun, selama bertahun-tahun terakhir pengaruh OPEC melemah akibat perpecahan internal dan melonjaknya produksi minyak serpih oleh AS.

Pada April 2026, Uni Emirat Arab atau UEA, yang saat itu merupakan produsen terbesar ketiga di OPEC, mengumumkan akan keluar dari kelompok tersebut pada 1 Mei setelah hampir enam dekade menjadi anggota. Keputusan itu membuat jumlah anggota OPEC berkurang menjadi 11 negara.

UEA adalah negara kaya minyak dengan kapasitas produksi cadangan yang besar. Negara itu selama ini tidak puas dengan sistem kuota dan dapat segera menaikkan produksi begitu Selat Hormuz kembali dibuka.

Mencari sekutu agar tetap diperhitungkan

Ini bukan pertama kalinya ada negara yang keluar dari, atau kembali bergabung dengan, OPEC. Namun, keluarnya UEA tetap penting karena negara itu punya ruang produksi yang fleksibel. Dalam jangka panjang, keputusan ini akan melemahkan kemampuan kartel tersebut dalam mengendalikan harga.

Kemungkinan untuk mengantisipasi situasi ini, Arab Saudi mendekat ke Rusia, yang bukan anggota OPEC. Kerja sama itu dilakukan secara langsung maupun melalui OPEC+, aliansi yang lebih longgar dan terdiri dari negara-negara anggota OPEC serta produsen minyak lain. Format kerja sama ini dibentuk pada 2016.

Namun saat ini, Rusia dan eksportir minyak non-Teluk lainnya justru diuntungkan karena Iran secara efektif memblokir Selat Hormuz, kata Mark N. Katz, peneliti senior nonresiden di Atlantic Council, lembaga kajian yang berbasis di Washington, D.C.

"Pembeli dari Barat dan negara-negara lain bersedia meningkatkan pembelian minyak Rusia yang terkena sanksi untuk mencegah lonjakan harga minyak yang tajam, karena itu bisa merugikan ekonomi domestik mereka," kata Katz, yang telah mengikuti hubungan Moskow dengan Timur Tengah sejak awal 1980-an.

Forum Ekonomi St. Petersburg

Di kalangan analis industri dan pengamat politik, kedekatan kedua negara ini kian sulit diabaikan. Dalam dua tahun terakhir, kedua negara berulang kali berkoordinasi soal produksi minyak.

Presiden Rusia Vladimir Putin mengunjungi Riyadh pada 2019 dan kembali pada akhir 2023, ketika dia bertemu Putra Mahkota Mohammed bin Salman. Secara terpisah, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov juga beberapa kali bertemu dengan mitranya dari Arab Saudi dalam beberapa tahun terakhir.

Untuk menegaskan hubungan kerja yang kembali menguat ini, Rusia kini menjadikan Arab Saudi sebagai negara tamu dalam St. Petersburg International Economic Forum atau SPIEF tahun ini, yang dijadwalkan berlangsung pada 3 hingga 6 Juni 2026.

"Sangat simbolis bahwa Arab Saudi akan menjadi negara tamu di SPIEF pada 2026, saat kita merayakan 100 tahun hubungan diplomatik," kata Lavrov menjelang acara tersebut.

Meski sebagian pihak di Barat melihat forum ini sebagai ajang propaganda Rusia, SPIEF tetap mempertemukan pelaku bisnis dan pemimpin politik. Tahun lalu, menurut penyelenggara, acara ini dihadiri 24.200 orang dari 144 negara dan wilayah.

Melihat melampaui minyak dan OPEC

Dengan pertumbuhan global yang melambat dan penggunaan energi terbarukan yang terus meningkat, ada banyak hal yang bisa dibicarakan. Satu dekade lalu, Arab Saudi sudah memperkenalkan program "Vision 2030" untuk mendiversifikasi ekonominya dan mengurangi ketergantungan pada minyak.

Sebagai bagian dari visi tersebut, Arab Saudi telah mengajukan berbagai rencana, mulai dari menjadi tuan rumah acara olahraga besar, menambang emas, tembaga, dan seng, membangun pusat data AI raksasa, hingga mengembangkan pariwisata internasional di luar kunjungan ibadah ke Mekkah dan Madinah.

Sebaliknya, Rusia masih tertekan oleh sanksi Barat, sangat bergantung pada "armada bayangan" kapal tanker minyak, dan menjual sebagian besar minyaknya dengan harga diskon. Ekonominya yang lesu juga tidak lagi terlihat sebagai peluang investasi seperti dulu.

"Saya tidak percaya Saudi saat ini melihat Rusia sebagai negara yang menarik untuk investasi," kata Katz. "Barat, Cina, dan negara-negara Asia lainnya menawarkan peluang kerja sama yang jauh lebih baik di bidang infrastruktur, teknologi, dan keuangan."

Kondisi ini, ditambah masalah internal OPEC, kemungkinan akan disambut baik oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Meski AS berupaya menjalin kemitraan dengan Moskow, Washington tidak terlalu senang jika sekutunya melakukan hal yang sama, kata Katz. "Menurunnya minat Saudi untuk berbisnis dengan Rusia akan dilihat pemerintahan Trump sebagai peluang bagi bisnis AS."

Berteman di tengah aliansi yang berubah

Untuk saat ini, aliansi Rusia dan Arab Saudi tampaknya akan tetap berpusat pada minyak. Keduanya juga kemungkinan senang karena permintaan minyak global diperkirakan tumbuh 1,2 juta barel per hari pada 2026 dan 1,5 juta barel per hari pada tahun berikutnya, menurut laporan bulanan terbaru OPEC.

Namun, hubungan kedua negara ini belum tentu akan berjalan mulus, karena ada banyak kepentingan lain di belakangnya.

Arab Saudi tidak senang dengan dukungan Rusia terhadap Iran. Pada saat yang sama, Rusia ingin memastikan Riyadh tidak ikut bergabung dalam rezim sanksi Barat terkait Ukraina.

Dalam urusan minyak, Arab Saudi juga punya tujuan jangka panjang dan berkepentingan mencegah banjir pasokan yang bisa menekan harga. Rusia, sebaliknya, punya kebutuhan jangka pendek yang lebih mendesak untuk menambah pemasukan negara.

Pada akhirnya, Katz tidak akan terkejut jika peningkatan kerja sama Arab Saudi dengan Rusia sebenarnya merupakan cara Riyadh untuk mendapat lebih banyak perhatian dari Washington. Menurutnya, cara seperti ini sudah beberapa kali digunakan Riyadh setidaknya sejak 1970-an.

Artikel ini pertama kali terbit dalam bahasa Inggris

Diadaptasi oleh Rivi Satrianegara

Editor: Rizki Nugraha

Tonton juga video "Uni Emirat Arab Bicara Alasan Keluar dari OPEC"

(ita/ita)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Explore IndonesiaNow Read in English
`; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini