Beberapa orang langsung minum kopi usai bangun tidur, bahkan sebelum menenggak air putih. Namun apa efeknya untuk tekanan darah?
Setelah bangun tidur, tubuh mengalami dehidrasi ringan karena kehilangan cairan melalui pernapasan dan keringat. Oleh karena itu, penting untuk mengembalikan cairan yang hilang segera dengan cara minum air putih.
Namun, beberapa orang tanpa sadar mengabaikan hal ini. Sebagian justru langsung minum kopi setelah bangun tidur sebelum sempat memenuhi cairan tubuh dengan air putih. Hal ini bisa membuat seseorang dehidrasi sekaligus meningkatkan tekanan darah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk mengetahui efek lebih lanjut terkait kebiasaan ini, simak penjelasan berikut, seperti dilansir dari health.com (1/11).
1. Tekanan darah bisa meningkat akibat dehidrasi
Tekanan darah yang meningkat akibat kopi bisa mengakibatkan dehidrasi. Foto: Getty Images |
Memang tidak ada bukti ilmiah spesifik tentang bagaimana kopi memengaruhi tekanan darah jika dikonsumsi pertama kali di pagi hari, sebelum air putih.
Namun, kafein sebagai senyawa utama dalam kopi dikenal punya efek diuretik ringan. Artinya konsumsi kopi dapat menyebabkan kehilangan cairan ringan dengan meningkatkan aliran darah ke ginjal dan menyebabkan ginjal melepaskan lebih banyak air sebagai urin.
Efek dehidrasi ditambah kurang minum bisa memberikan risiko bahaya lebih besar. Dehidrasi dapat berdampak negatif pada tekanan darah. Dehidrasi mengentalkan darah, mengurangi cairan dalam pembuluh darah, dan memaksa jantung bekerja lebih keras untuk memompa melawan resistensi yang akhirnya bisa meningkatkan tekanan darah.
Sedangkan meminum air putih terlebih dahulu sebelum minum kopi bisa menurunkan risiko ini dengan mencegah lonjakan tekanan darah akibat dehidrasi.
Terlepas dari ini, minum air putih di pagi hari tetap menjadi kebiasaan bermanfaat untuk menyegarkan tubuh sebelum minum kopi.
2. Tekanan darah bisa meningkat akibat stres
Asam lambung bisa menyebabkan tekanan darah meningkat. Foto: Getty Images/ImaZinS RF/Plan Shoot / Imazins |
Kopi tergolong sebagai minuman dengan tingkat keasaman sedang, berada pada kisaran pH 4,85-5,13. Para ahli sering menyarankan penderita kondisi GERD atau refluks asam kronis menghindari atau membatasi konsumsi makanan dan minuman asam, seperti kopi.
Pasalnya, jika dibiarkan, hal ini bisa memicu relaksasi sfingter esofagus, sehingga memungkinkan asam lambung berlebihan masuk ke kerongkongan.
Penelitian yang disebut health.com juga menunjukkan bahwa kafein dan komponen lain dalam kopi bisa merangsang produksi asam lambung, tetapi tidak mempercepat pengosongan lambung. Hal ini menimbulkan kekhawatiran bahwa kopi dapat meningkatkan risiko masalah pencernaan, seperti mulas hingga ketidaknyamanan.
Masalah pencernaan ini bisa memicu atau memperpanjang aktivasi sistem saraf simpatis. Akibatnya tubuh tetap berada dalam kondisi siaga lebih lama, membuat jantung terus bekerja lebih keras, hingga tekanan darah bertahan di posisi tinggi.
Di sisi lain, minum segelas air putih, terutama air hangat saat bangun tidur bisa membantu menenangkan dan merilekskan sistem pencernaan, mendukung pergerakan usus, dan meredakan masalah pencernaan. Pada akhirnya mengurangi risiko tekanan darah meningkat.
3. Tekanan darah melonjak sementara
MInum kopi di pagi hari sebelum minum air putih juga bisa menyebabkan tekanan darah melonjak sementara. Foto: Getty Images/Pheelings Media |
Kopi bisa meningkatkan tekanan darah untuk sementara waktu, terutama pada orang yang tidak sering minum kopi. Selain lonjakan sementara, konsumsi kopi bisa memengaruhi tekanan darah seiring waktu bagi sebagian orang.
Sebuah penelitian yang disebutkan situs ini menemukan peningkatan signifikan pada tekanan darah sistolik setelah dua tahun di antara orang yang minum kopi setiap hari. Namun, penelitian ini hanya melibatkan orang dewasa lebih tua, berusia 60 tahun ke atas, yang mana lebih rentan terhadap tekanan darah tinggi. Oleh karena itu, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk membuktikan hubungan ini.
4. Cara menjaga hidrasi dengan benar
Kopi tetap boleh dikonsumsi pagi hari, tetapi penting memerhatikan sejumlah hal terlebih dahulu untuk menjaga dehidrasi tubuh.
Jika sensitif terhadap kopi pagi dan khawatir tentang efeknya, atau mau menjaga kadar hidrasi optimal, bisa siapkan gelas air atau sebotol air di samping tempat tidur sebelum tidur. Ini akan memastikan kamu tergerak untuk minum air putih langsung setelah bangun tidur.
Jika suka kopi panas, pertimbangkan untuk minum air hangat juga sebelum menyeruput kopi. Kamu juga bisa membuat sarapan cepat dan menyegarkan, seperti smoothies atau susu nabati, lalu meminumnya sebelum minum kopi.
Pertimbangkan juga menyiapkan kaldu atau sup sayuran siap saji di kulkas. Hangatkan dan nikmati sebelum kamu minum kopi.
Simak Video "Anjuran Kopi dan Teh Tak Dikonsumsi saat Sahur"
[Gambas:Video 20detik](aqr/adr)





























































Zalina Hashim Terkini Penerangan Baru Zalina Hashim Menunjukkan Mendatang Dimiliki
Refleksi Praktik Pembelajaran Diri Azra Content Shah Alam Jawapan Kenyataan