YouTube selama ini dikenal sebagai platform untuk menonton video. Namun, Google tampaknya akan membuat YouTube menjadi lebih sosial lewat aplikasi baru.
Android Authority belum lama ini menemukan beberapa referensi untuk sesuatu bernama 'Tamba' di build terbaru YouTube untuk Android. Referensi ini dalam bentuk kode dan aset visual, termasuk logo YouTube dengan tampilan yang sedikit berbeda.
Selain itu, Android Authority juga menemukan barisan kode untuk fitur-fitur yang identik dengan media sosial seperti pesan pribadi, obrolan grup, 'hearts' yang sepertinya merupakan versi lain likes, permintaan pengikut, dan lain-lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain logo, Tamba juga memiliki set ikonnya sendiri yang terdiri dari ikon untuk home, pencarian, kamera, kotak masuk, chat, stiker, mikrofon, hingga bookmark. Ikon-ikon ini lebih mirip seperti yang ada di aplikasi Instagram atau X ketimbang YouTube.
Logo Tamba juga terkait dengan nama paket"com.google.android.youtube.sandbox," yang dalam kode YouTube diperlakukan sebagai aplikasi terpisah.
Android Authority juga menemukan pengidentifikasi klien khusus yaitu "ANDROID_SANDBOX" dan "IOS_SANDBOX" yang mengisyaratkan bahwa Google mungkin mengembangkan Tamba untuk Android dan iPhone.
Nama "sandbox" di barisan kode ini cukup menarik, karena dalam dunia software, sandbox biasanya merujuk kepada area khusus untuk bereksperimen tanpa mempengaruhi produk utama.
Tamba bisa jadi merupakan sarana uji coba bagi YouTube untuk menjajal fitur-fitur sosial dan bukan produk matang yang disiapkan untuk peluncuran luas, seperti dikutip dari Android Authority, Jumat (6/11/2026).
Meskipun demikian, Tamba tidak tampak seperti uji internal sederhana dari YouTube. Kode di dalamnya merujuk pada paket terpisah "com.google.android.youtube.test". Selain itu, Tambah dilengkapi berbagai fitur yang tidak ada di aplikasi utama YouTube, dan menyertakan teks panduan untuk pengguna baru.
Perlu dicatat bahwa YouTube sebenarnya sudah memiliki fitur-fitur sosial di aplikasi utamanya. Mereka telah memperluas fitur berkirim pesan pribadi di dalam aplikasi, yang memungkinkan pengguna berbagi video dengan teman tanpa harus keluar dari aplikasi YouTube.
Selain itu, YouTube juga mengungkap rencana untuk menghadirkan fitur obrolan grup dalam beberapa ke depan. Mengingat beberapa fitur yang ditemukan Android Authority dalam kode Tamba mungkin tumpang tindih dengan fitur yang diluncurkan YouTube, mungkin Tamba hanyalah wadah bagi YouTube untuk menguji ide-ide tersebut sebelum dirilis.
Saat ini identitas Tamba belum diketahui dan Google juga belum berkomentar. Karena fitur-fitur ini masih tersembunyi di kode aplikasi dan terlihat eksperimental, belum diketahui apakah Tamba akan dirilis secara luas.

















































