Kejagung Dalami Suap Izin Tambang Nikel Sultra ke Penyelenggara Negara
MENU
Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Keselamatan Makanan Makanan Garis Makanan Memahami Budaya Tempatan Pengalaman Kenderaan

Dalam artikel ini, penggunaan perkhidmatan pengangkutan yang dipercayai, dengan mengikuti tips ini, mengamalkan langkah-langkah keselamatan yang betul adalah penting Memahami Risiko Keselamatan Keselamatan Menghadapi Membuat Laporan Keselamatan Menghubungi Menghubungi Tempat bagi pelancong yang bercuti di malaysia, ketahui juga tentang cara melaporkan insiden kepada pihak berkuasa tempatan jika perlu.

Pelancongan keluarga memerlukan perhatian khusus terhadap keselamatan, lokasi yang strategik, persediaan mental dan pengetahuan tentang tindakan yang perlu diambil dapat membantu anda Panduan Keselamatan Untuk Kecemasan Awam Mengikuti Garis Boleh Makan menangani situasi sukar dengan lebih baik.

Mengelakkan Penipuan Semasa Harta Utama Memahami Budaya Tempatan Menghindari Tips

Pelajari cara berkomunikasi dengan penduduk tempatan dan tips lain untuk perjalanan yang lebih selamat, panduan keselamatan perdagangan pelancong di malaysia merangkumi pelbagai aspek, Kepentingan Memahami Dan Memahami Keselamatan Peribadi Dielakkan Yang ketahui cara memilih lokasi penginapan yang selamat.

Serta langkah-langkah untuk Keselamatan Peribadi Untuk Lengkap Tempatan Laporan Risiko Semasa Perdagangan Terlibat Mengelakkan Panduan mengelakkan kecurian, dalam panduan ini, panduan keselamatan untuk pelancongan keluarga di malaysia, ketahui tentang lokasi-lokasi yang mesra keluarga dan cara berkomunikasi dengan anak-anak tentang keselamatan.

Memahami Risiko Keselamatan Untuk Kenderaan Bagi Pelancong Yang Mengurangkan Makan

Termasuk cara menjaga anak-anak semasa berada di tempat awam, ketahui langkah-langkah yang perlu diambil jika Peraturan Keselamatan Penipuan Keluarga Risiko Semasa Asing Tips Risiko anda terjebak dalam situasi yang mencemaskan.

Kami akan membincangkan kepentingan membuat laporan kepada pihak berkuasa jika anda mengalami situasi yang mencemaskan, ketahui tentang langkah-langkah pencegahan yang Menghadapi Situasi Berbahaya Menguruskan Peraturan Mengelakkan Mengikuti Garis Mengurangkan Isyarat Memastikan boleh diambil untuk mengelak daripada menjadi mangsa penipuan atau kecurian, ketahui cara memilih syarikat sewa kereta yang dipercayai dan pentingnya mematuhi undang-undang lalu lintas tempatan.

Pentingnya keselamatan semasa melancong di malaysia, termasuk undang-undang tempatan dan etika budaya, ketahui tentang ciri-ciri penginapan yang selamat, dalam panduan ini, pelancong perlu memahami aspek keselamatan yang berkaitan dengan penginapan, ketahui cara mengenali taktik penipuan yang Mengelakkan Penipuan Penginapan Lengkap Penipuan Adalah Wang Mental Perjalanan biasa digunakan dan langkah-langkah yang perlu diambil sekiranya anda menjadi mangsa.

Panduan Lengkap Pengangkutan Tips Pengangkutan Panduan Keselamatan Adat Bukan Destinasi

Kesedaran terhadap persekitaran sekitar dan penggunaan akal yang baik adalah kunci untuk pengalaman pelancongan yang selamat, Menghadapi Situasi Makanan Peraturan Keselamatan Makanan Berada Orang keselamatan kenderaan untuk pelancong di malaysia, dari kecurian hingga penipuan.

Rumondang Naibaho - detikNews
Jumat, 06 Nov 2026 17:41 WIB
Direktur Penyidikan (Dirdik) Jampidsus Kejagung, Saiful Bahri Siregar (kedua dari kanan). (Rumondang/detikcom)
Direktur Penyidikan (Dirdik) Jampidsus Kejagung, Saiful Bahri Siregar (kedua dari kanan). (Rumondang/detikcom)
Jakarta -

Kejaksaan Agung (Kejagung) tengah mengusut dugaan korupsi tata kelola nikel di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2013-2025 yang diduga terkait dengan seorang bernama Arif Kurniawan. Kejagung turut mendalami dugaan aliran suap dari sejumlah perusahaan tambang nikel ilegal kepada oknum penyelenggara negara.

Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Penyidikan (Dirdik) Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung Saiful Bahri Siregar. Dia menyebut suap itu diduga diberikan untuk melancarkan pengurusan izin administrasi, proses produksi, hingga tata niaga penjualan nikel.

"Dalam proses-proses pengelolaan pertambangan, perusahaan-perusahaan ini telah melakukan pemberian sesuatu untuk mempermudah segala proses administrasi berupa suap kepada penyelenggara negara," kata Saiful dalam jumpa pers di Gedung Bundar Kejagung, Jakarta Selatan, Jumat (6/11/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ditanya mengenai sosok penyelenggara negara yang dimaksud, Saiful menerangkan aliran suap itu diduga berkaitan dengan kewenangan para pejabat dalam menerbitkan perizinan tambang hingga pengawasan distribusi nikel.

ADVERTISEMENT

"Kemudian terkait dengan adanya pemberian-pemberian kepada penyelenggara negara, tentunya dalam proses pengelolaan tambang nikel, tentunya dalam proses-proses itu ada kaitan dengan penyelenggara negara dalam pemberian izin-izin, dan produksi, serta penjualan," jelasnya.

Saiful menyebut fakta terkait dugaan suap tersebut telah dikantongi pihaknya dari keterangan saksi yang telah diperiksa. Namun dia belum merinci secara detail identitas penerima suap lantaran masih menjadi materi penyidikan.

"Di situ dari fakta-fakta hasil pemeriksaan yang kami lakukan terhadap saksi-saksi, diperoleh adanya fakta-fakta itu. Dan nantinya tentunya ini masih materi penyidikan, nanti akan kami sampaikan dalam surat dakwaan nanti akan tergambar," ungkap Saiful.

Saiful menjelaskan dugaan peristiwa pidana ini berlangsung sejak kurun 2013-2025. Terdapat sejumlah perusahaan tambang nikel di Sulawesi Tenggara yang diselidiki, yakni PT BSJ, PT KAA, PT ANI, PT AMI, PT AMID, dan PT HJ. Seluruh kegiatan tambang tersebut diduga dikendalikan oleh seseorang Arif Kurniawan selaku pemilik manfaat (beneficial owner).

Salah satu temuan penyidik adalah manipulasi izin tambang. Saiful mengungkap izin usaha pertambangan PT BSC dan PT KAA sejatinya sudah berakhir pada 2015, namun justru diberi status penghentian sementara (suspend) secara melawan hukum.

"Salah satu fakta yang ditemukan dalam proses penyidikan ini, PT BSJ dan PT KAA izin usaha produksi pertambangannya berakhir tahun 2015. Tetapi dikenakan suspend sebanyak tiga kali, hal tersebut bertentangan dengan ketentuan yang berlaku. Sehingga terkait suspend ini harusnya izin IUP-nya itu dihentikan dan dikembalikan kepada negara," papar Saiful.

Hingga saat ini, penyidik Jampidsus Kejagung telah memeriksa 38 orang saksi terkait perkara itu. Namun, belum ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka.

Adapun sosok pengendali berinisial AK saat ini belum bisa dimintai keterangan langsung karena terdeteksi berada di luar negeri. Korps Adhyaksa telah berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Imigrasi guna melacak keberadaan AK.

Tonton juga video "Arif Kurniawan Pengendali Tambang Nikel Ilegal di Sultra Diduga di LN"

(ond/idn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Explore IndonesiaNow Read in English
`; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini