Bencana Alam dan Lima Ayat Al-Qur'an Soal Larangan Merusak Lingkungan
MENU
Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Mengapa Jenis Mengapa Anda Mengapa Dalam Merancang Pesta Cuaca Diperbuat Dan

Mengapa jenis Menggunakan Jenis Menambah Bahan Betul Memilih Jenis Balon Yang Menyeronokkan balon mempengaruhi pengalaman acara, manakala balon foil lebih tahan lama dan sesuai untuk acara yang lebih formal, anda dapat mencipta komposisi yang menarik dan unik, menggunakan jenis balon yang berbeza untuk hiasan, termasuk balon helium dan balon biasa.

Jenis balon yang sesuai untuk setiap acara, terdapat juga balon berbentuk yang memberikan kesan visual yang unik, manakala balon biasa boleh digunakan untuk hiasan meja dan latar Mengapa Memilih Jenis Menambah Dalam Yang Menggunakan Pelbagai Jenis Ada Meriah belakang.

Jenis Balon Yang Menentukan Dengan Memilih Jenis Balon Terbaik Dinamik Dari

Manakala balon biasa boleh digunakan untuk hiasan meja, mempertimbangkan warna, balon dapat menjadikan acara lebih berkesan, menggabungkan pelbagai jenis dan saiz balon dapat memberikan kesan visual yang lebih menarik, mengapa balon Mengapa Memilih Menentukan Menambah Anda Dalam Merancang Pesta Mengurangkan Dipilih Corak menggunakan jenis bahan yang berbeza.

Anda dapat mencipta majlis yang tidak dapat dilupakan, sementara balon foil menawarkan reka bentuk yang lebih menarik tetapi pada harga yang lebih tinggi, termasuk latex Jenis Balon Yang Popular Pengalaman Berkualiti Menggunakan Pelbagai Pilihan Paling Membolehkan dan foil, termasuk balon helium dan balon biasa.

Jenis Balon Yang Pengalaman Sesuai Dalam Dunia Balon Teliti Bagaimana Berdasarkan

Suhu, balon helium sering digunakan untuk Mengapa Jenis Balon Suasana Keceriaan Memilih Memilih Jenis Helium Tujuan Memastikan majlis sambutan dan pesta, memilih jenis balon yang sesuai adalah langkah penting dalam perancangan acara, mengapa jenis balon menentukan suasana acara.

Hiasan menggunakan balon boleh memberikan suasana yang meriah dan menarik kepada mana-mana acara, anda boleh mencipta hiasan yang unik dan menyeronokkan untuk majlis anda, jenis balon yang digunakan dalam acara sangat mempengaruhi suasana keseluruhan, dengan memahami Mengapa Balon Kepentingan Menarik Jenis Balon Yang Ciri Hadiah keperluan acara dan pilihan yang ada.

Yang mempengaruhi kualiti dan penampilannya, memilih jenis balon yang tepat berdasarkan tema dan jenis acara akan membantu anda mencapai hasil yang Mengapa Jenis Balon Popular Kelebihannya Hasil Balon Yang Hiasan Terdapat diinginkan.

Jenis Balon Yang Sesuai Tinggi Suasana Setiap Acara Memerlukan Rendah Ini

Memahami perbezaan ini membantu anda membuat keputusan yang tepat untuk memastikan balon yang dipilih sesuai dengan tema dan tujuan acara, balon yang tahan lama dan berkualiti tinggi akan memberikan kesan yang Mengapa Balon Menggunakan Ciri Untuk Jenis Balon Tersebut Keputusan Dalaman lebih baik dan mengurangkan risiko pecah semasa acara, setiap acara memerlukan jenis balon yang berbeza untuk mencipta suasana yang sesuai.

Lusiana Mustinda - detikHikmah
Selasa, 09 Des 2025 19:01 WIB
Foto udara jalan yang terputus akibat banjir di Desa Kuala Keureuto, Aceh Utara, Aceh, Senin (8/12/2025). Berdasarkan data sementara Komando Posko Tanggap Darurat Bencana hidrometeorologi Aceh pada Senin (8/12), sebanyak 461 titik jalan dan 332 unit jembatan terdampak bencana alam hidrometeorologi di Provinsi Aceh. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S
ilustrasi bencana alam Foto: ANTARA FOTO/Bayu Pratama S
Jakarta -

Beberapa hari terakhir ini kita dikejutkan dengan bencana alam yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan data terbaru pencarian korban bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). Tim gabungan kembali menemukan 40 jenazah hari ini.

"Menemukan 40 jenazah dengan rincian, untuk Aceh itu bertambah 23 dari 366 kemarin, hari ini menjadi 389 jiwa meninggal dunia," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi (Kapusdatinkom) Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Senin (8/12/2025).

Data tersebut merupakan rekapitulasi per pukul 16.00 WIB. Sementara itu, untuk wilayah Sumatera Utara, tim gabungan menemukan 9 jenazah sehingga korban meninggal dunia menjadi 338 jiwa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikutip detikEdu, beberapa pakar menjelaskan alasan terjadinya banjir bandang. Curah hujan yang tinggi menjadi faktor penyebab pertama bencana tersebut. Diketahui, wilayah Sumatera saat ini berada dalam puncak musim hujan.

ADVERTISEMENT

Selain itu adanya fenomena sirkulasi siklonik di sekitar Sumatera bagian utara yang memperparah curah hujan dan diperparah dengan kerusakan lingkungan sehingga menurunnya daya tampung.

Dalil Al-Quran tentang Larangan Merusak Lingkungan

Terkait larangan merusak lingkungan, Allah SWT menjelaskan dalam beberapa ayat di Al-Qur'an.

Surah Al-Baqarah Ayat 11

وَاِذَا قِيْلَ لَهُمْ لَا تُفْسِدُوْا فِى الْاَرْضِۙ قَالُوْٓا اِنَّمَا نَحْنُ مُصْلِحُوْنَ

Wa iżā qīla lahum lā tufsidū fil-arḍ(i), qālū innamā naḥnu muṣliḥūn(a).

Artinya: Apabila dikatakan kepada mereka, "Janganlah berbuat kerusakan di bumi," mereka menjawab, "Sesungguhnya kami hanyalah orang-orang yang melakukan perbaikan."

Tafsir dari ayat tersebut adalah dan apabila dikatakan dan dinasihatkan kepada mereka, "Janganlah berbuat kerusakan di bumi," dengan melanggar nilai-nilai yang ditetapkan agama, menghalangi orang dari jalan Allah, menyebar fitnah, dan memicu konflik, mereka justru mengklaim bahwa diri mereka bersih dari perusakan dan tidak bermaksud melakukan kerusakan. Mereka menjawab,

"Sesungguhnya kami justru orang-orang yang melakukan perbaikan." Itu semua akibat rasa bangga diri mereka yang berlebihan. Begitulah perilaku setiap perusak yang tertipu oleh dirinya: selalu merasa kerusakan yang dilakukannya sebagai kebaikan.

Surah Al-Baqarah Ayat 205

وَاِذَا تَوَلّٰى سَعٰى فِى الْاَرْضِ لِيُفْسِدَ فِيْهَا وَيُهْلِكَ الْحَرْثَ وَالنَّسْلَ ۗ وَ اللّٰهُ لَا يُحِبُّ الْفَسَادَ

Wa iżā tawallā sa'ā fil-arḍi liyufsida fīhā wa yuhlikal-ḥarṡa wan-nasl(a), wallāhu lā yuḥibbul-fasād(a).

Artinya: Apabila berpaling (dari engkau atau berkuasa), dia berusaha untuk berbuat kerusakan di bumi serta merusak tanam-tanaman dan ternak. Allah tidak menyukai kerusakan.

Imam al-Qurthubi, dalam tafsir al-Jami' li Ahkam al-Qur'an, mengutip pendapat ulama tafsir klasik seperti Mujahid dan Imam Thabari, menyebut ayat ini memperingatkan orang-orang zalim yang merusak alam.

Imam Thabari menyebut bahwa orang yang membakar tanaman dan membunuh hewan seperti keledai termasuk dalam golongan yang dilaknat oleh Allah. Dan bukan hanya mereka saja, siapa pun yang melakukan tindakan merusak seperti itu juga terkena laknat dan hukuman. Jika manusia merusak bumi, maka alam akan membalas.

Hujan bisa berhenti, tanah bisa mengering. Maka, jagalah bumi, karena kerusakan di atasnya bukan hanya dosa, tapi juga membawa bencana bagi semua makhluk.

Al-A'raf Ayat 56

وَلَا تُفْسِدُوْا فِى الْاَرْضِ بَعْدَ اِصْلَاحِهَا وَادْعُوْهُ خَوْفًا وَّطَمَعًاۗ اِنَّ رَحْمَتَ اللّٰهِ قَرِيْبٌ مِّنَ الْمُحْسِنِيْنَ

Wa lā tufsidū fil-arḍi ba'da iṣlāḥihā wad'ūhu khaufaw wa ṭama'ā(n), inna raḥmatallāhi qarībum minal-muḥsinīn(a).

Artinya: Janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi setelah diatur dengan baik. Berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut dan penuh harap. Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat dengan orang-orang yang berbuat baik.

Dalam tafsir Kemenag disebutkan, Dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi setelah diciptakan dengan baik. Berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut sehingga kamu lebih khusyuk dan terdorong untuk menaati-Nya, dan penuh harap terhadap anugerah-Nya dan pengabulan doamu. Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat kepada orang yang berbuat kebaikan.

Al Mulk Ayat 15

هُوَ الَّذِيْ جَعَلَ لَكُمُ الْاَرْضَ ذَلُوْلًا فَامْشُوْا فِيْ مَنَاكِبِهَا وَكُلُوْا مِنْ رِّزْقِهٖۗ وَاِلَيْهِ النُّشُوْرُ

Huwal-lażī ja'ala lakumul-arḍa żalūlan famsyū fī manākibihā wa kulū mir rizqih(ī), wa ilaihin-nusyūr(u).

Artinya: Dialah yang menjadikan bumi untuk kamu dalam keadaan mudah dimanfaatkan. Maka, jelajahilah segala penjurunya dan makanlah sebagian dari rezeki-Nya. Hanya kepada-Nya kamu (kembali setelah) dibangkitkan.

Tafsir ringkas Kemenag menjelaskan, setelah ditegaskan bahwa Allah adalah Mahahalus dan Maha luas pengetahuan-Nya, kini diuraikan kembali tentang Kuasa-Nya. Dialah Allah yang menjadikan bumi untuk kamu yang mudah dijelajahi untuk melakukan aneka aktifitas yang bermanfaat, maka jelajahilah di segala penjurunya, berkelanalah ke seluruh pelosoknya, dan makanlah sebagian dari rezeki-Nya yang disediakan untuk kamu, serta bersyukurlah dengan segala karunia-Nya itu. Dan karena pada akhirnya, hanya kepada-Nyalah kamu kembali setelah dibangkitkan.

A'raf Ayat 85

وَإِلَىٰ مَدْيَنَ أَخَاهُمْ شُعَيْبًا ۗ قَالَ يَٰقَوْمِ ٱعْبُدُوا۟ ٱللَّهَ مَا لَكُم مِّنْ إِلَٰهٍ غَيْرُهُۥ ۖ قَدْ جَآءَتْكُم بَيِّنَةٌ مِّن رَّبِّكُمْ ۖ فَأَوْفُوا۟ ٱلْكَيْلَ وَٱلْمِيزَانَ وَلَا تَبْخَسُوا۟ ٱلنَّاسَ أَشْيَآءَهُمْ وَلَا تُفْسِدُوا۟ فِى ٱلْأَرْضِ بَعْدَ إِصْلَٰحِهَا ۚ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ إِن كُنتُم مُّؤْمِنِينَ

Arab-Latin: Wa ilā madyana akhāhum syu'aibā, qāla yā qaumi'budullāha mā lakum min ilāhin gairuh, qad jā`atkum bayyinatum mir rabbikum fa auful-kaila wal mīzāna wa lā tabkhasun-nāsa asy-yā`ahum wa lā tufsidụ fil-arḍi ba'da iṣlāḥihā, żālikum khairul lakum ing kuntum mu`minīn

Artinya: Dan (Kami telah mengutus) kepada penduduk Mad-yan saudara mereka, Syu'aib. Ia berkata: "Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada Tuhan bagimu selain-Nya. Sesungguhnya telah datang kepadamu bukti yang nyata dari Tuhanmu. Maka sempurnakanlah takaran dan timbangan dan janganlah kamu kurangkan bagi manusia barang-barang takaran dan timbangannya, dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi sesudah Tuhan memperbaikinya. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika betul-betul kamu orang-orang yang beriman".

Tafsir dari ayat tersebut adalah setelah dijelaskan kisah kedurhakaan kaum Nabi Lut, kerusakan akhlak mereka karena melakukan perbuatan homoseksual, dan azab yang mereka terima, selanjutnya pembicaraan beralih kepada kisah Nabi Syuaib dan kaumnya. Dan kepada penduduk negeri dan suku Madyan, Kami utus Nabi Syuaib, saudara mereka sendiri yang terkenal sebagai orator para nabi.

Dia berkata, "Wahai kaumku! Sembahlah Allah Tuhan Yang Maha Esa. Tidak ada tuhan sembahan yang patut disembah bagimu selain Dia. Sesungguhnya telah datang kepadamu bukti yang nyata, yang membuktikan kebenaranku sebagai utusan-Nya. Bukti itu dari Tuhan yang senantiasa memelihara-mu. Maka, karena itu patuhilah tuntunan yang aku sampaikan kepadamu.

Sempurnakanlah takaran dan yang ditakar dan timbangan serta yang ditimbang, dan jangan kamu merugikan orang sedikitpun dengan mengurangi takaran dan timbangan. Janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi dalam bentuk apapun setelah diciptakan dengan baik. Itulah yang lebih baik bagimu dan anak keturunan serta generasi sesudahmu jika kamu benar-benar orang beriman kepada Allah dan hari akhir."



(dvs/inf)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Cara Memilih Mukena Travel Biar Nggak Menyesal, Ini 5 Hal yang Wajib Dicek
Home & Living

Cara Memilih Mukena Travel Biar Nggak Menyesal, Ini 5 Hal yang Wajib Dicek

Mukena Silk Parasut Gampang Kusut? Ini Cara Merawat Biar Tetap Rapi dan Awet
Home & Living

Mukena Silk Parasut Gampang Kusut? Ini Cara Merawat Biar Tetap Rapi dan Awet

Perlengkapan Ibadah Keluarga Belum Lengkap? Cek 3 Barang Ini Dulu
Home & Living

Perlengkapan Ibadah Keluarga Belum Lengkap? Cek 3 Barang Ini Dulu

Punya Altar di Toko? Ini Hio Cendana yang Cocok buat Sembahyang Usaha
Home & Living

Punya Altar di Toko? Ini Hio Cendana yang Cocok buat Sembahyang Usaha

`; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); this.shadowRoot.innerHTML = CbRekomenditDesktop.html; } async connectedCallback() { // Handle share button clicks this.shadowRoot .querySelectorAll(".cb-rekomendit__share-btn") .forEach((btn) => { btn.addEventListener("click", (e) => { e.preventDefault(); e.stopPropagation(); const url = btn.getAttribute("data-url"); const title = btn.getAttribute("data-title"); if (navigator.share) { navigator .share({ title: title, url: url, }) .catch(console.error); } else { // Fallback: Copy to clipboard navigator.clipboard.writeText(url).then(() => { alert("Link copied to clipboard!"); }); } }); }); } } customElements.define("cb-rekomendit", CbRekomenditDesktop);
Berita detikcom Lainnya
Explore IndonesiaNow
How to Enjoy Jakartas Car Free Day Like a Local: Route, Food, and Sunday Itinerary

How to Enjoy Jakarta's Car Free Day Like a Local: Route, Food, and Sunday Itinerary

Sprint Races Exhaust Riders, MotoGP Heading for Disaster

Sprint Races Exhaust Riders, MotoGP Heading for Disaster

Read in English `; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Pendamping Ibadah

Berita Terpopuler

Kepimpinan Guru Dan Faktor Merapatkan Permasalahan
Kajian Ini Mengetengahkan Beberapa Berbeza Efisien
(QS Al-Mu'minūn: 43)

Komentar Terbanyak

Hide Ads