Video viral tentang ikan asin yang diduga disemprot Baygon demi mencegah belatung menuai sorotan. Padahal, penggunaan racun serangga pada makanan bisa memicu risiko kontaminasi kimia.
Lantas, bagaimana cara yang benar untuk mencegah belatung pada ikan asin?
Ahli teknologi pangan dari Universitas Padjadjaran (Unpad), Robi Andoyo, STP., M.Sc., PhD, menegaskan penggunaan insektisida pada pangan tidak dibenarkan dari sisi keamanan pangan (food safety).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau dilihat dari food safety, jelas itu berbahaya. Jadi sangat tidak direkomendasikan," ujar Robi saat ditemui dalam talkshow "From The Sea to The Plate" kolaborasi BPOM dan APIKI, Selasa (27/10/2026).
Menurut Robi, pencegahan belatung seharusnya dilakukan melalui proses pengolahan dan pengawetan yang tepat.
Cara Produksi Ikan Asin Tanpa Baygon
Beberapa alternatif mencegah munculnya belatung saat mengawetkan ikan tanpa menggunakan racun serangga:
1. Lakukan penggaraman dengan tepat
Penggaraman merupakan metode tradisional untuk mengawetkan ikan. Garam membantu menarik air melalui mekanisme osmosis sehingga mengurangi ketersediaan air yang dibutuhkan mikroorganisme untuk tumbuh. Konsentrasi garam dan proses penggaraman perlu disesuaikan agar pengawetan berjalan efektif.
2. Keringkan ikan secara optimal
Pengeringan membantu menurunkan kadar air pada ikan sehingga dapat memperlambat pembusukan dan memperpanjang masa simpan. Proses ini perlu dilakukan dengan memperhatikan kebersihan serta melindungi ikan dari lalat, debu, dan sumber kontaminasi lain selama penjemuran.
3. Lindungi ikan dari lalat
Lalat dapat meletakkan telur pada ikan yang terbuka, kemudian telur tersebut berkembang menjadi larva atau belatung. Karena itu, ikan perlu dilindungi menggunakan penutup atau pelindung berjaring yang sesuai selama penjemuran. Pelindung harus memungkinkan proses pengeringan tetap berlangsung sekaligus menghalangi serangga mendekati ikan.
4. Jaga kebersihan tempat pengolahan
Area penjemuran, peralatan, dan wadah penyimpanan perlu dijaga kebersihannya. Sisa ikan dan bahan organik yang menumpuk sebaiknya segera dibersihkan karena dapat menarik lalat. Pengendalian serangga juga perlu dilakukan tanpa membuat bahan kimia pembasmi hama mencemari ikan.
5. Pertimbangkan metode pengasapan
Selain penggaraman, pengasapan dapat menjadi alternatif pengawetan ikan. Panas, pengeringan, dan senyawa tertentu dalam asap dapat membantu menghambat pembusukan. Namun, prosesnya harus dilakukan secara tepat dan higienis agar mutu serta keamanan produk tetap terjaga.
"Jadi opsi penggaraman, opsi pengasapan, itu bisa menjadi pilihan," jelasnya.
Pencegahan belatung pada ikan asin harus mengutamakan metode pengawetan yang tepat dan sanitasi yang baik, bukan menggunakan Baygon atau racun serangga lainnya. Jika ikan asin diduga telah disemprot insektisida, sebaiknya jangan dikonsumsi karena pencucian atau pemanasan tidak menjamin residunya hilang.



























































