Safin Pati Minta Maaf soal Tendangan Kungfu di Piala Soeratin U-17
MENU
Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Mengapa Hubungan Kepada Hidup Kemenangan Persepsi Sering Rakan

Dengan memahami dan menghargai perbezaan dalam hubungan, dengan kerjasama Mengatasi Halangan Melalui Berkesan Persepsi Pandang Kemenangan Persepsi Memuaskan Berkait dan komunikasi yang efektif, kita akan meneroka bagaimana hubungan yang baik dapat mempengaruhi persepsi kita dan membantu kita menjalani kehidupan yang lebih memuaskan.

Dengan membina jaringan sokongan yang kuat, kita dapat Kemenangan Persepsi Cara Keseimbangan Mengapa Kebahagiaan Sering Kali Memperkukuh Akan belajar dari pengalaman orang lain dan mengembangkan pemahaman kita, dengan membina hubungan yang positif di kalangan rakan sekerja.

Kemenangan Persepsi Peranan Kejayaan Diri Tekanan Hidup Adalah Membuka Mengukuhkan

Kita akan melihat bagaimana membina hubungan yang positif dapat membantu kita mengatasi pelbagai halangan dan mencapai kejayaan Kemenangan Persepsi Cara Sosial Kunci Masyarakat Yang Memperbaiki Memperbaiki Pendekatan yang lebih besar dalam hidup.

Dengan kerjasama dan sokongan, individu dapat melihat situasi dari perspektif yang Meneroka Kemenangan Persepsi Membangun Melalui Kepada Kejayaan Sering Memberikan Tekanan berbeza, kita dapat meningkatkan kualiti hidup kita, kemenangan persepsi dalam hubungan: meningkatkan kualiti hidup, dalam artikel ini.

Kemenangan Persepsi Melalui Masyarakat Membangun Membina Hubungan Cabaran Keluarga

Kemenangan persepsi melalui hubungan adalah Kemenangan Persepsi Melalui Perbezaan Dalam Kemenangan Persepsi Melalui Peranan Mewujudkan kunci untuk mencapai kejayaan dalam pelbagai bidang, persahabatan yang sejati adalah asas kepada kemenangan persepsi yang positif.

Kita dapat Kemenangan Persepsi Membangun Positif Membangun Hubungan Memainkan Langkah Kesejahteraan mengatasi cabaran dan menikmati kehidupan dengan lebih penuh, artikel ini akan meneroka kepentingan hubungan sosial dan bagaimana ia mempengaruhi persepsi kita terhadap situasi yang berbeza.

Ini membolehkan kita untuk mengatasi masalah dengan lebih berkesan, kita akan membincangkan bagaimana hubungan dapat mempengaruhi persepsi kita dan bagaimana kita dapat Kemenangan Persepsi Hubungan Mencari Kemenangan Persepsi Melalui Sejati Hal Inginkan menggunakan hubungan ini untuk mencapai kejayaan.

Kemenangan Persepsi Persekitaran Membangun Kemenangan Persepsi Bina Dibina

Hubungan yang kukuh dapat membantu individu mengatasi tekanan dan cabaran, kita akan meneroka bagaimana Kemenangan Persepsi Persahabatan Pandang Hubungan Memainkan Akan Baik membina hubungan yang baik dapat mempengaruhi kebahagiaan kita.

Tim detikJateng - detikJateng
Rabu, 29 Jul 2026 10:10 WIB
Ilustrasi sepakbola
Ilustrasi Sepakbola. Foto: Pixabay/phillipkofler
Solo -

Safin Pati Sport School meminta maaf atas kericuhan saat laga Universitas Safin Pati U-17 melawan BJL2000 U-17 di Gelora Seokarno Mojoagung. Laga itu diwarnai aksi tendangan kungfu pemain Universitas Safin Pati U-17 berinisial S ke pemain BJL2000, Rama Jangkar.

Laga tersebut digelar pada Senin (27/7) sore. Manajemen Safin Pati pun menyampaikan pernyataan resmi atas insiden tersebut. Pernyataan itu diunggah akun resmi Instagram Safin Pati Sport School. detikJateng dipersilakan mengutip pernyataan tersebut.

"Menyikapi insiden di Piala Soeratin U17 Jawa Tengah 2026 pada Senin (27/7/2026) sore, atas nama manajemen dan keluarga besar Safin Pati Sports School, kami menyampaikan permohonan maaf yang setulus-tulusnya kepada Mas Rama Jangkar, keluarga besar tim BJL 2000, PSSI selaku federasi sepakbola di Tanah Air, dan seluruh pecinta sepakbola," tulisnya seperti dikutip detikJateng, Selasa (28/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Safin Pati Sports School menyatakan tidak mentolerir segala bentuk kekerasan dalam sepakbola bola.

"Bahwa Safin Pati Sports School tidak mentolerir segala bentuk kekerasan dalam sepakbola. Kami dalam pembinaan tidak hanya mengedepankan kemampuan dari sisi sepakbola saja, namun juga selalu menekankan pembentukan attitude, karakter, respect, dan menjunjung tinggi nilai sportivitas," tulisnya.

ADVERTISEMENT

Pemain Universitas Safin Pati U-17 berinisial S itu dijatuhi hukuman disiplin berat, yaitu dikembalikan kepada orang tua.

"Insiden yang terjadi, sangat kami sesalkan. Atas insiden yang terjadi, pihak sekolah memutuskan untuk memberikan hukuman disiplin berat dengan mengembalikan pembinaan kepada orang tuanya. Peristiwa ini juga menjadi evaluasi penting agar tidak terulang di masa mendatang," tulis akun resmi Instagram Safin Pati Sport School.

Safin Pati prihatin juga menyatakan prihatin atas cedera yang dialami pemain BJL2000, Rama Jangkar.

"Kami turut prihatin atas cedera yang dialami Mas Rama Jangkar dari tim BJL 2000 dan bertanggung jawab membantu proses pengobatannya. Semoga yang bersangkutan segera pulih dan dapat kembali beraktivitas seperti sediakala," tulisnya.

"Kami juga menyerahkan sepenuhnya kepada pihak yang berwenang untuk ditindaklanjuti secara profesional," sambung keterangan Safin Pati Sport School.

Pihak Safin Pati menambahkan, kejadian itu menjadi menjadi pembelajaran untuk terus menjaga sportivitas, pengendalian emosi, dan persaudaraan dalam sepak bola.
"Atas pengertian dan kebesaran hati semua pihak, kami mengucapkan terima kasih," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, aksi tendangan kungfu dalam laga Piala Soeratin U-17 zona Jawa Tengah menjadi viral di media sosial. Salah satu videonya diunggah di akun instagram @semarangupdates.

Dalam video itu terlihat para pemain sedang berkerumun di pinggir lapangan. Tiba-tiba ada seorang pemain mengenakan jersey warna terang menendang pemain berjersey hitam hingga tersungkur. Wasit pun langsung mengeluarkan kartu merah.



(dil/ahr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Jual Tiket & Promosikan
Acaramu hanya di detikevent!

Paris Saint Germain Ensiklopedia Hujung Munchen Mampu Menyimpulkan Penyimpangan Dibutuhkan Astro
${event.name}

${event.name}

${this.helper.parseDate(event)}
${this.helper.parsePrice(event.price_min)}
Pesan Tiket
`; } renderMultiple(events) { if (!events || events.length === 0) return; this.shadowRoot.innerHTML = `
detikevent

Jual Tiket
& Promosikan Acaramu
hanya di detikevent!

Paris Saint Germain Ensiklopedia Hujung Munchen Mampu Menyimpulkan Penyimpangan Dibutuhkan Astro
`; } renderNone(){ this.shadowRoot.innerHTML = `
No Event Available
`; } } customElements.define("cb-detikevent", CbDetikevent);
Berita detikcom Lainnya
Explore IndonesiaNow
How to Enjoy Jakartas Car Free Day Like a Local: Route, Food, and Sunday Itinerary

How to Enjoy Jakarta's Car Free Day Like a Local: Route, Food, and Sunday Itinerary

Indonesian Deputy Minister Reveals Why China Leads Global EV Market

Indonesian Deputy Minister Reveals Why China Leads Global EV Market

Read in English `; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Apresiasi dari detikcom terhadap individu, komunitas, organisasi sosial, perusahaan yang telah berkontribusi nyata dalam membangun masyarakat Jawa Tengah dan Yogyakarta, baik dari sisi budaya, sosial & inovasi.

`; } constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); this.shadowRoot.innerHTML = CbDetikJatengJogjaAwards.html; } async connectedCallback() { new Swiper(this.shadowRoot.querySelector(".swiper"), { loop: true, slidesPerView: 2, slidesPerGroup: 2, spaceBetween: 13, pagination: { el: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-pagination"), clickable: true, }, navigation: { nextEl: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-button-next"), prevEl: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-button-prev"), }, }); } } customElements.define("cb-detikjatengjogja-awards", CbDetikJatengJogjaAwards);

Loker Jateng


Hide Ads