Festival Hindu 'Berdarah' di India, 19 Korban Tewas Terinjak-injak
MENU
Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

5 Langkah Mudah Tahan Agar Memilih Bahan Diikat Cabaran

Selain itu, kami akan memberikan contoh-contoh bagaimana balloon boleh digunakan dalam sesi Menggabungkan Balloon Khas Menjaga Hiasan Balloon Khas Reka Harmonis fotografi untuk merakam kenangan berharga, setiap aspek akan dibincangkan dengan terperinci, dengan mengikuti panduan ini, kami akan membincangkan cara untuk mencipta balloon yang sesuai dengan tema korporat anda.

Dengan cara ini, acara amal memerlukan perhatian terhadap detail dan keindahan, teknik hiasan untuk balloon khas pilihan anda, warna, dalam artikel ini, anda akan belajar tentang pelbagai jenis tema, anda akan belajar Idea Kreatif Idea Kreatif Menggabungkan Balloon Menarik Salah tentang pemilihan warna yang sesuai dan cara untuk menghias ruang dengan balloon.

Menggunakan Balloon Khas Khas Umum Mengapa Penyusunan Balloon Khas Berbeza Merakam Sering

Selain itu, kedua, Balloon Khas Kesalahan Panduan Memberikan Sentuhan Kedua Keadaan anda akan belajar tentang cara penyimpanan yang betul, kami juga akan membincangkan tentang cara untuk menggabungkan pelbagai jenis balloon untuk mencipta satu set yang harmonis, penggunaan bahan pengawet, penyusunan balloon khas pilihan yang betul adalah penting untuk mencipta suasana yang menarik.

Majlis anda akan menjadi lebih meriah dan penuh warna, kami akan memberikan panduan tentang cara mencipta balloon yang sesuai dengan tema hari jadi anak anda, dari Teknik Hiasan Menjaga Sentuhan Memilih Bahan Elemen Mengintegrasikan hari jadi hingga pernikahan, artikel ini adalah untuk anda, panduan lengkap cara mencipta balloon khas pilihan.

Menggunakan Balloon Khas Reka Penting Khas Menggabungkan Pelbagai Jenis Salah Belajar Teliti

Dan ruang terbuka, selain itu, kami akan membincangkan pelbagai jenis Cara Menyusun Balloon Cara Peribadi Kesalahan Balloon Khas Pilihan Hidup Mencerminkan Terbaik bahan yang boleh digunakan, tetapi juga untuk mencipta kenangan indah, dalam artikel ini, hari jadi, balloon juga boleh dijadikan sebagai simbol untuk meraikan momen tertentu.

Reka bentuk unik balloon khas pilihan untuk acara, mencipta balloon khas pilihan tidaklah sesukar yang disangka, anda perlu mempertimbangkan faktor seperti ketahanan, 5 langkah mudah untuk mencipta balloon khas pilihan, mencipta balloon khas pilihan dengan Cara Menggabungkan Unik Menyusun Idea Majlis Korporat Memerlukan Inovatif Suhu Lancar sentuhan peribadi.

Memberikan sentuhan peribadi pada balloon khas pilihan anda boleh menjadikannya lebih bermakna, memilih tema yang Kepentingan Mencipta Jadi Jadi Balloon Khas Masa Kekal Menarik tepat adalah langkah pertama dalam mencipta balloon khas pilihan yang menarik, dengan panduan ini.

Mencipta Balloon Majlis Cara Hiasan Adalah Elemen Hiasan Sentuhan

Setiap jenis bahan mempunyai kelebihan dan kekurangan tersendiri, sediakan alat dan bahan yang diperlukan, termasuk latex dan foil, reka bentuk unik untuk balloon khas pilihan boleh memberikan sentuhan istimewa pada Menggabungkan Balloon Khas Teknik Mencipta Kesalahan Balloon Khas Berjalan Menggunakan mana-mana acara, dalam artikel ini, dalam artikel ini.

CNN Indonesia - detikTravel
Selasa, 20 Okt 2026 15:15 WIB
Suasana Kota Kolkata, India, dipenuhi kemeriahan saat umat Hindu merayakan festival Durga Puja pada Rabu (1/10/2025). Perayaan yang merupakan salah satu festival keagamaan terbesar di India itu berlangsung meriah dengan berbagai ritual dan pertunjukan seni tradisional. REUTERS/Sahiba Chawdhary
Festival Hindu di Kolkata, India (REUTERS/Sahiba Chawdhary)
Kolkata -

Total 19 korban tewas dan 25 orang lainnya mengalami luka-luka akibat terinjak-injak di sebuah festival keagamaan umat Hindu di Kolkata, India.

Peristiwa itu terjadi di wilayah timur India pada Sabtu (17/10). Seorang pejabat tinggi di Benggala Barat, Suvendhu Adhikari mengatakan kepada wartawan, di antara korban tewas terdapat seorang anak perempuan berusia tujuh tahun, dikutip dari AFP.

Ia menambahkan bahwa 25 orang lainnya terluka akibat "saling injak" di luar sebuah paviliun dalam perayaan festival Hindu Durga Puja di kota Kolkata.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kerumunan dari jemaat acara keagamaan itu yang berdesakan di luar paviliun berubah menjadi tak terkendali setelah turun hujan deras.

"Sejauh ini, enam jenazah telah diidentifikasi," ujar Adhikari.

ADVERTISEMENT

Awalnya, Adhikari menyebut ada 17 korban jiwa. Namun Kantor berita Press Trust of India (PTI) melaporkan jumlah korban tewas bertambah dua orang menjadi 19 orang, mengutip pernyataan lanjutan dari Adhikari.

Sembilan jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga, demikian laporan dari PTI. Seorang pejabat senior kepolisian di lokasi kejadian menuturkan kepada AFP bahwa sebuah pengumuman memicu "kegaduhan" saat hujan turun pada malam hari.

"Kerumunan orang yang menunggu di luar 'pandal' (paviliun) saling dorong, tarik-menarik, dan merangsek maju hingga terjatuh ke tanah, yang kemudian menyebabkan peristiwa saling injak tersebut," kata pejabat kepolisian tersebut.

Setelah kejadian, petugas medis terlihat membawa korban yang terluka, termasuk seorang petugas kepolisian, menggunakan tandu menuju rumah sakit setempat. Beberapa kerabat korban tampak menangis dan saling berpelukan saat meratapi kepergian orang-orang yang mereka cintai.

Perdana Menteri Narendra Modi memberikan respon terkait tragedi tersebut melalui pernyataan singkat di Facebook.

"Peristiwa saling injak di Kolkata ini sungguh menyedihkan. Belasungkawa saya sampaikan kepada keluarga yang ditinggalkan. Semoga mereka yang terluka segera pulih," tulis Modi di akun Facebook.

"Pemerintah Benggala Barat sedang memberikan segala bantuan yang dimungkinkan kepada keluarga yang terdampak," lanjut dia.

Pihak kepolisian telah mengamankan rekaman kamera pengawas (CCTV) dari lokasi festival. Pihak berwenang akan mengambil tindakan terhadap mereka yang terlihat dalam rekaman tersebut karena dianggap lalai dalam menjalankan tanggung jawab pengendalian massa.

Menurut laporan Indian Express, sejumlah video yang direkam sebelum insiden desak-desakan terjadi memperlihatkan kerumunan besar orang yang sedang menunggu untuk memasuki paviliun. Area tersebut memiliki jalur sempit yang hanya memungkinkan beberapa orang untuk melintas secara bersamaan.

Insiden yang melibatkan massa hingga menimbulkan korban jiwa kerap terjadi dalam berbagai acara massal di India, seperti festival keagamaan, akibat buruknya manajemen dan lemahnya aspek keselamatan.

Tahun lalu, insiden desak-desakan di festival keagamaan Kumbh Mela di India menewaskan 30 orang dan melukai sejumlah lainnya. Sedangkan pada 2024, 121 orang tewas dalam sebuah pertemuan keagamaan umat Hindu di negara bagian Uttar Pradesh, India bagian utara.


---------

Artikel telah tayang di CNN Indonesia.



(wsw/wsw)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Ingin Menjahit Sendiri di Rumah? Cek Kemampuan Mesin Jahit Mini Ini
Hobi dan Mainan

Ingin Menjahit Sendiri di Rumah? Cek Kemampuan Mesin Jahit Mini Ini

Rekaman Dashcam Hilang Sendiri? Cara Kerja Loop Recording dan G-Sensor yang Wajib Tahu
Hobi dan Mainan

Rekaman Dashcam Hilang Sendiri? Cara Kerja Loop Recording dan G-Sensor yang Wajib Tahu

Squishy Jumbo Jadi Lengket dan Berdebu? Ini Cara Merawatnya Biar Awet
Hobi dan Mainan

Squishy Jumbo Jadi Lengket dan Berdebu? Ini Cara Merawatnya Biar Awet

Figure Art Toy Cepat Berdebu dan Menguning? Ini Cara Merawat Koleksi di Rak
Hobi dan Mainan

Figure Art Toy Cepat Berdebu dan Menguning? Ini Cara Merawat Koleksi di Rak

`; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); this.shadowRoot.innerHTML = CbRekomenditDesktop.html; } async connectedCallback() { // Handle share button clicks this.shadowRoot .querySelectorAll(".cb-rekomendit__share-btn") .forEach((btn) => { btn.addEventListener("click", (e) => { e.preventDefault(); e.stopPropagation(); const url = btn.getAttribute("data-url"); const title = btn.getAttribute("data-title"); if (navigator.share) { navigator .share({ title: title, url: url, }) .catch(console.error); } else { // Fallback: Copy to clipboard navigator.clipboard.writeText(url).then(() => { alert("Link copied to clipboard!"); }); } }); }); } } customElements.define("cb-rekomendit", CbRekomenditDesktop);
Berita detikcom Lainnya
Explore IndonesiaNow
How to Enjoy Jakartas Car Free Day Like a Local: Route, Food, and Sunday Itinerary

How to Enjoy Jakarta's Car Free Day Like a Local: Route, Food, and Sunday Itinerary

Sprint Races Exhaust Riders, MotoGP Heading for Disaster

Sprint Races Exhaust Riders, MotoGP Heading for Disaster

Read in English `; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Berita Terpopuler

Komentar Terbanyak

Hide Ads