Kodam XXX/Rinambora menyiapkan rekrutmen 1.000 calon prajurit TNI Angkatan Darat (AD) di Nusa Tenggara Barat (NTB). Rekrutmen perdana ini dibuka tahun ini, sedangkan pendidikan militer bagi para calon prajurit dijadwalkan mulai awal 2027.
Panglima Kodam XXX/Rinambora Mayjen TNI Edi Saputra mengatakan perekrutan tersebut menjadi bagian dari penataan organisasi Kodam yang baru terbentuk. Pendidikan prajurit akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan sarana dan prasarana.
"Kita mulai seribu orang dulu, untuk dididik di wilayah NTB. Sambil kita melihat karena ini Kodam baru, kita butuh penataan organisasi, nantinya ke depan dibangun dulu di sini," kata Pangdam Edi seusai Rapat Paripurna DPRD NTB di Mataram, Senin (26/10/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Edi menjelaskan, pada tahap awal, pendidikan pembentukan prajurit masih akan menginduk ke Resimen Induk Kodam (Rindam) IX/Udayana di Bali. Fasilitas pendidikan di sana dinilai lebih siap untuk menampung calon prajurit.
"Karena di sana yang memiliki pangkalan, tempat, untuk menyelenggarakan pendidikan pembentukan prajurit. Tapi mulai tahun depan, kita juga sudah mendidik di sini untuk kapasitas yang terbatas," terangnya.
Terkait rincian alokasi kuota rekrutmen secara keseluruhan, Kodam XXX/Rinambora masih menunggu petunjuk teknis dari Mabes TNI AD dan Kementerian Pertahanan. Meski begitu, masyarakat NTB yang berminat menjadi prajurit diimbau segera mempersiapkan diri karena tahapan seleksi mulai berjalan akhir tahun ini.
"Kesempatan dibuka seluas-luasnya bagi masyarakat yang berkeinginan menjadi prajurit TNI untuk segera mendaftar. Nanti ikuti seleksi, dan di awal tahun akan mengikuti pendidikan," jelasnya.
Di sisi lain, pembangunan markas permanen Kodam Rinambora masih dalam tahap penentuan lokasi. Untuk sementara, Kodam masih menempati kantor yang sebelumnya digunakan Korem 162/Wira Bhakti.
"Saat ini kami masih menempati kantor sementara yang kemarin digunakan oleh Korem 162/Wira Bhakti. Nanti kita akan memilih lokasi pasti dulu karena ini masih dalam proses penentuan lokasi untuk pembangunan Kodam XXX/Rinambora," tutur Edi.
Sejumlah alternatif lahan telah disiapkan untuk diajukan kepada pimpinan TNI AD di Jakarta. Dua opsi lokasi tersebut berada di Lombok Tengah dan kawasan Korem di Mataram.
"Kita butuh lahan. Sekarang yang sudah disiapkan itu di Lombok Tengah seluas 20 hektare, dan lokasi yang di Korem Mataram ini ada sekurang-kurangnya 2 hektare," pungkas Edi.

















































