Pebalap Yamaha asal Spanyol, Alex Rins, mengaku mendapat ancaman pembunuhan usai terlibat cekcok dengan marshal di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Menurut dia, tindakan tersebut sudah di luar batas!
Alex Rins mengaku, insiden yang terjadi di Mandalika murni karena tekanan yang sangat tinggi. Itulah mengapa, setelah balapan selesai, dia secara terbuka langsung meminta permohonan maaf.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu adalah momen yang penuh tekanan, dan saya bereaksi dengan cara yang seharusnya tidak saya lakukan," ujar Alex Rins, dikutip dari Crash.net, Selasa (13/10).
"Saya meminta maaf atas gestur saya. Hal itu tidak pantas, terutama mengingat ada penggemar muda yang menyaksikan kami. Saya sangat menghormati para marshal dan pekerjaan yang mereka lakukan," tambahnya.
Alex Rins cekcok dengan Marshall Foto: Doc. @_dewinv |
Yang sangat disayangkan, Alex Rins mendapat ancaman serius usai insiden di Sirkuit Mandalika tersebut. Bahkan, ada yang secara tak langsung mengancam mau membunuhnya.
"Namun, saya juga menerima beberapa komentar yang sangat serius, termasuk yang menyinggung soal kematian dan kekerasan," tuturnya.
"Saya mengerti mengapa orang-orang kesal dengan reaksi saya, namun ancaman dan caci maki tak bisa dibenarkan. Kita semua bisa berbuat salah, dan saya bertanggung jawab atas kesalahan saya," kata dia menambahkan.
Sebelumnya, Alex Rins terlibat adu mulut dengan marshal saat latihan bebas MotoGP Mandalika 2026, Jumat (9/10). Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, Rins terlihat mengacungkan jari tengah ke arah sekelompok marshal.
Insiden bermula ketika Rins mengalami kecelakaan menjelang akhir sesi Practice. Sesuai aturan MotoGP, motor yang mesinnya mati setelah terjatuh tak boleh dinyalakan kembali di pinggir lintasan. Pebalap harus membawa motornya menuju jalur evakuasi.
Masalahnya, saat itu sesi Practice tinggal menyisakan dua menit lagi. Rins tak punya cukup waktu menyalakan kembali motornya dan melanjutkan latihan.
Sebuah video yang diunggah influencer asal Indonesia, @_dewinv, memperlihatkan Rins dibonceng menggunakan skuter milik marshal untuk kembali ke paddock.
Namun, perjalanan tersebut sempat terhenti setelah dua marshal lain menghentikan mereka. Adu mulut kemudian terjadi, sementara marshal yang membonceng Rins terlihat memprotes tindakan rekan-rekannya.
Rins lalu turun dari skuter dan mengacungkan jari tengah ke arah marshal tersebut. Setelah itu, dia mendapat tumpangan dari fotografer yang kebetulan melintas.























































