Pemimpin redaksi majalah France Football Vincent Garcia mengungkap bahwa selisih poin antara Harry Kane selaku pemenang Ballon d'Or 2026 dan Kylian Mbappe yang menjadi runner-up amat tipis, mengalahkan persaingan antara Rodri dan Vinicius Junior pada 2024 silam.
Dua tahun lalu, Rodri menang dengan perolehan 1170 poin, sedangkan Vinicius yang lebih diunggulkan menang usai membantu Real Madrid menjuarai LaLiga dan Liga Champions 'hanya' mendapat 1129 poin.
Kekalahan winger asal Brasil itu diduga karena penilaian panelis terpecah. Ada yang memberi poin tinggi kepada Vinicius, namun tak sedikit yang menjagokan bintang Madrid lain seperti Jude Bellingham dan Dani Carvajal yang finis di urutan ketiga dan keempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada tahun ini, Garcia mengungkap bahwa persaingan Kane dan Mbappe jauh lebih ketat. Mbappe sempat memimpin saat periode penilaian, namun Kane akhirnya menyalip di saat akhir.
"Persaingan antara Kane dan Mbappe sangatlah ketat. Selisihnya bahkan lebih tipis daripada jarak antara Rodri dan Vinicius pada tahun 2024, yang terpaut 41 poin-padahal itu pun sudah merupakan selisih yang sangat tipis," ujar Garcia, dikutip Tribuna.
"Saya memantau hasilnya secara langsung selama periode pemungutan suara. Kylian sempat memimpin cukup lama, tetapi Harry Kane berhasil mengejar kembali, dan pada akhirnya, penentunya adalah selisih poin yang sangat, sangat kecil," ujarnya.
Sejauh ini France Football selaku penyelenggara Ballon d'Or belum mengeluarkan hasil akhir penilaian yang melibatkan 100 jurnalis dari 100 negara tertinggi dalam peringkat FIFA. Publik masih menunggu setipis apa jarak antara Kane dan Mbappe.
Kane menjadi pemenang usai menjalani musim fantastis bersama Bayern Munich dan Timnas Inggris. Ia mencetak 73 gol serta memenangi Bundesliga dan DFB-Pokal di level klub serta medali perunggu Piala Dunia 2026 bersama The Three Lions.
Sementara Mbappe harus gigit jari meski secara individu ia juga tampil apik dengan menjadi top skor LaLiga dan Liga Champions musim lalu bersama Real Madrid serta menjadi top skor Piala Dunia 2026 bersama Prancis. Ia selalu masuk nominasi dalam 10 tahun terakhir, namun belum pernah menang.
(adp/rin)





























































