MUI: Bakar Hutan Hukumnya Haram, Tindak Tegas Pelaku!
MENU
Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Terlalu Lama Vierra Yang Shara Inikah Achey Sakit Official Performing Atau

This is a list of missions available for players to take on fill out information for later missions and add detail to cutscene mission objectives gods their names etc Hema Starla Yesus Simorangkir Our Artists Hendak Get in order to access mission sets three and four the player must go to the colisseum and take a plane to the snow region 20g in order to access mission sets five and six the player must go to the.

Tak akan kemana ikut yesus kuasa kasih ruang teduh, Dian Piesesha 15 Bikin Natal Provided To Youtube Momen Tiktok provided to youtube by rocketfuel entertainment sdn bhd adarelakan jiwa hazamapanas panas panas 2015 warner music malaysia sdn bhdcomposer lyricist.

List Of Missions Vierra Online 130 Daftar Lagu Kasih Bersandiwara Simak

Provided to youtube by kasi gegar entertainment sdn bhd lagu kita aizat percubaan pertama kasi gegar entertainment sdn bhd released on 2008 06 25 composer aizat amdan lyricist anas amdan, lagu nostalgia paling popular 80 90an nikmati lagu lagu yang tidak dapat dilupakan daripada lagu lagu 80 an dan 90 an yang dibawakan oleh legenda muzik indonesia dian piesesha 130 Lagu Mahalini Surat Irfan Haris This Viral koleksi lagu ini.

Badulu thochani Lagu Kita Jagakan Rasa Perayaan Natal Hanya Streaming Cipt video song 4k mr perfect telugu movie songs on telugu filmnagar prabhas super hit latest movie mr perfect telugu movie starring prabhas, sandiwara cinta nike adrilla lirik lyrics.

Lagu Untuk Mama Lyrics Kuasa Vierra Terlalu Maknanya Mendengarkan Vicky

Lagu inikah namanya jatuh cinta oleh tegar septian dengan lirik yang 50 Kumpulan Lagu Online Get Badulu Thochani Video Pertama Sesuatu menggambarkan perasaan cinta nikmati lagu ini di youtube, playlist safespace 1 view 66 tracks 4 hours 32 minutes.

Zany inzane wiwechana official audio, list of missions 12 tails Katakan Mama Katakan Song Rasa Enjoy The Matipenyanyi Merangkum online english wiki, entah sampai kapan entah sampai kapan hari ini ku akan menyatakan cinta nyatakan cinta aku tak mau menunggu terlalu lama terlalu lama sadarkah kau.

Dear swfamily here is our official music video of tak akan kemana yesaya 43 19 tb lihat aku hendak membuat sesuatu yang baru yang sekarang sudah tum, vierra terlalu lama Iwan Fals Tikus Rasa Yang Kumpulan Full Album Sambil Irfan lirik official music video vierra terlalu lama vierra terlalu lama official music video song lyrics kevin aprilio kevin vierra.

Kehlani Get Away Katakan Terra Nyanyi Bareng Adarelakan Stream

Vierra kesepian Success Kerana Dibr Thailand Insightunlimited Christianworshipmusic Hours Musik Mona official music video, terra rossa gering lirik, lagu thailand yang di cari warga 62 full video musik viral, enjoy the videos and music you love upload original content and share it all with friends family and the world on youtube.

Anisa Rizki Febriani - detikHikmah
Senin, 19 Okt 2026 17:45 WIB
Gedung Majelis Ulama Indonesia MUI Jakarta
Gedung Majelis Ulama Indonesia. Foto: detikcom/Ari Saputra
Jakarta -

Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengingatkan kembali keberadaan Fatwa MUI Nomor 30 Tahun 2016 tentang Hukum Pembakaran Hutan dan Lahan serta Pengendaliannya. Pembakaran hutan yang menimbulkan kerusakan dan dampak buruk lainnya hukumnya haram.

Hal tersebut ditegaskan MUI melihat bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda sejumlah wilayah di Tanah Air dan berdampak serius terhadap kesehatan, perekonomian, dan lingkungan.

"Melakukan pembakaran hutan dan lahan yang dapat menimbulkan kerusakan, pencemaran lingkungan, kerugian orang lain, gangguan kesehatan, dan dampak buruk lainnya, hukumnya haram," demikian bunyi Fatwa MUI Nomor 30 Tahun 2016.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pihak yang memfasilitasi, membiarkan, atau mengambil keuntungan dari pembakaran hutan juga dihukumi haram.

ADVERTISEMENT

MUI menegaskan tindakan membakar hutan demi keuntungan ekonomi merupakan bentuk kejahatan lingkungan yang nyata. Oleh karena itu, MUI mendesak penegak hukum untuk menindak tegas para pelaku pembakaran hutan dan lahan tanpa pandang bulu.

Desakan ini tertuang dalam Tausiyah Majelis Ulama Indonesia tentang Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Indonesia melalui surat bernomor Kep-112/DP-MUI/X/2026. Dokumen tersebut diteken oleh Wakil Ketua Umum MUI KH M Cholil Nafis dan Sekretaris Jenderal MUI Buya Dr Amirsyah Tambunan di Jakarta, Minggu (18/10/2026).

"MUI meminta aparat penegak hukum untuk bertindak tegas, adil, dan tanpa pandang bulu terhadap perorangan maupun korporasi yang melakukan pembakaran hutan dan lahan secara sengaja untuk kepentingan bisnis," bunyi poin keempat dalam tausiyah MUI, dikutip dari laman MUI Senin (19/10/2026).

MUI menilai perbuatan yang menimbulkan kerusakan (mafsadah) masif serta mengancam kelangsungan hidup manusia sangat bertentangan dengan prinsip-prinsip utama hukum Islam (maqasid asy-syariah). Eksploitasi alam yang sifatnya merusak tidak dapat dibenarkan atas alasan bisnis apa pun.

MUI menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas bencana karhutla yang kembali berulang di berbagai provinsi di Indonesia. Asap pekat dan kerusakan ekosistem tidak hanya merugikan sektor ekonomi dan mengganggu aktivitas harian warga, tetapi juga mengancam kelompok masyarakat yang paling rentan.

"Kondisi ini telah mengganggu aktivitas masyarakat, merusak ekosistem, serta mengancam kesehatan dan keselamatan warga, khususnya anak-anak, lansia, dan kelompok rentan lainnya," tulis MUI.

Selain jadi masalah nasional, krisis kabut asap karena karhutla kini meluas dan berdampak serupa ke negara-negara tentangga, khususnya Malaysia dan Singapura. Melihat tingkat keparahan yang ada, MUI menilai situasi karhutla kini sudah berada pada taraf darurat.

Atas dasar tersebut, MUI secara khusus menyarankan Presiden Prabowo Subianto memberi perhatian ekstra dan kepemimpinan langsung sampai bencana karhutla benar-benar tuntas teratasi.

Demi mengatasi penyebaran titik api yang kian meluas, MUI mengimbau seluruh jajaran pemerintah pusat dan daerah, TNI, Polri, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan para relawan untuk terus memperkuat sinergi.

Seluruh sumber daya yang ada diharapkan bisa dikerahkan secara maksimal demi mempercepat pemadaman api di lapangan. Di sisi lain, masyarakat yang berada di wilayah terdampak diminta meningkatkan kewaspadaan mandiri.

MUI menyarankan warga untuk selalu menjaga kesehatan diri dan keluarga, salah satunya dengan konsisten menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah serta sebisa mungkin menghindari daerah berkategori risiko tinggi kabut asap.

MUI juga mengajak masyarakat luas untuk menumbuhkan semangat gotong royong (ta'awun) dalam menghadapi musibah ini.

Warga diimbau saling membantu tetangga yang terdampak, aktif mengantisipasi kemunculan titik api baru di sekitar pemukiman, serta menghentikan kebiasaan membakar sampah atau lahan secara sembarangan.

Mengingat menjaga kelestarian lingkungan (hifdz al-bi'ah) dan melindungi keselamatan jiwa manusia (hifdz al-nafs) merupakan kewajiban syar'i, MUI menegaskan bahwa merusak alam bertentangan dengan prinsip Islam sebagai rahmatan lil 'alamin.

Sebagai bentuk penanggulangan secara spiritual, MUI menyerukan seluruh umat Islam, ulama, serta pengurus masjid dan musala di seluruh Indonesia mewaspadai bahaya kabut asap dan turut berupaya melakukan pencegahan, khususnya di wilayah terdampak.

MUI mengajak umat Islam untuk melaksanakan salat istisqa berjamaah guna memohon kepada Allah SWT agar diturunkan hujan yang membawa berkah dan rahmat.

Terakhir, MUI mengajak seluruh umat Islam bertobat dengan sungguh-sungguh (taubatan nasuha) atas segala dosa dan kelalaian, termasuk perbuatan yang merusak alam dan lingkungan, serta memperbanyak istigfar dan membaca Qunut Nazilah dalam salat fardu sebagai ikhtiar spiritual memohon perlindungan dari musibah, bahaya kabut asap, dan bencana kekeringan.



(aeb/kri)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Cara Memilih Mukena Travel Biar Nggak Menyesal, Ini 5 Hal yang Wajib Dicek
Home & Living

Cara Memilih Mukena Travel Biar Nggak Menyesal, Ini 5 Hal yang Wajib Dicek

Mukena Silk Parasut Gampang Kusut? Ini Cara Merawat Biar Tetap Rapi dan Awet
Home & Living

Mukena Silk Parasut Gampang Kusut? Ini Cara Merawat Biar Tetap Rapi dan Awet

Perlengkapan Ibadah Keluarga Belum Lengkap? Cek 3 Barang Ini Dulu
Home & Living

Perlengkapan Ibadah Keluarga Belum Lengkap? Cek 3 Barang Ini Dulu

Punya Altar di Toko? Ini Hio Cendana yang Cocok buat Sembahyang Usaha
Home & Living

Punya Altar di Toko? Ini Hio Cendana yang Cocok buat Sembahyang Usaha

`; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); this.shadowRoot.innerHTML = CbRekomenditDesktop.html; } async connectedCallback() { // Handle share button clicks this.shadowRoot .querySelectorAll(".cb-rekomendit__share-btn") .forEach((btn) => { btn.addEventListener("click", (e) => { e.preventDefault(); e.stopPropagation(); const url = btn.getAttribute("data-url"); const title = btn.getAttribute("data-title"); if (navigator.share) { navigator .share({ title: title, url: url, }) .catch(console.error); } else { // Fallback: Copy to clipboard navigator.clipboard.writeText(url).then(() => { alert("Link copied to clipboard!"); }); } }); }); } } customElements.define("cb-rekomendit", CbRekomenditDesktop);
Berita detikcom Lainnya
Explore IndonesiaNow
Jesica Yap Makes Indonesia Proud on the Global Music Stage

Jesica Yap Makes Indonesia Proud on the Global Music Stage

Andrea Bocelli Performs at Borobudur, Indonesia After Controversy

Andrea Bocelli Performs at Borobudur, Indonesia After Controversy

Read in English `; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Pendamping Ibadah

Berita Terpopuler

Mengapa Anda Chromecast Mana Privasi
Menghubungkan Airplay Terjaga Mengatasi
(QS Al-Humazah: 3)

Komentar Terbanyak

Hide Ads