Marc Marquez menduga Jorge Martin terlalu memaksakan diri demi tetap bisa mengikuti balapan MotoGP Malaysia 2026. Padahal, Martin sedang dibekap cedera. Seperti diketahui, Marquez dan Martin kini menjadi rival dalam perebutan gelar juara dunia.
Dilansir dari detikSport, Martin mengalami patah tulang radius pada pergelangan tangan kanan setelah kecelakaan dalam Sprint Race MotoGP Australia. Meski begitu, pembalap Aprilia tersebut tetap berupaya mengikuti rangkaian akhir pekan balapan di Malaysia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia sangat menderita hari ini," kata Marquez, seperti dilansir Motosan.
"Saya fokus pada balapan sendiri. Namun, tentu saya juga memantau Marco dan Jorge karena mereka merupakan rival dalam perebutan gelar juara dunia," imbuhnya.
Marquez menuturkan dirinya tidak mengetahui seberapa parah cedera yang dialami Martin. Menurutnya, tim dokter bersama fisioterapis terus memantau kondisi Martin.
"Saya tidak tahu pasti apakah Jorge mengalami patah tulang radius secara total, patah sebagian, atau hanya retakan kecil. Kalau memang patahnya total, menurut saya dia sudah terlalu memaksakan diri," ujar Marquez.
Diketahui, Marc Marquez sendiri mengalami kecelakaan saat sesi practice MotoGP Malaysia 2026 pada Jumat (30/10). Namun, insiden itu tak menghalanginya menjadi yang tercepat di Sirkuit Sepang. Sementara itu, Jorge Martin harus mengakhiri sesi lebih awal.
MotoGP Malaysia akan dilanjutkan dengan sesi kualifikasi dan sprint race pada Sabtu (31/10). Sementara itu, balapan utama atau main race MotoGP Malaysia akan digelar para Minggu (1/11).
Marquez turut menyoroti kondisi aspal Sirkuit Sepang, Malaysia. Menurutnya, permukaan lintasan masih membutuhkan pelapisan ulang.
"Kondisinya seperti saat tes dan seperti tahun lalu. Tidak lebih baik atau lebih buruk, sangat mirip. Aspalnya perlu dilapisi ulang. Ini aspal yang benar-benar membutuhkan pelapisan ulang, tetapi kondisinya tidak lebih buruk dibandingkan tahun lalu," kata Marquez.
Jorge Martin Tak Mau Persaingan Juara Terhalangi
Jorge Martin mengalami patah tulang pergelangan tangan jelang race MotoGP Malaysia 2026. Namun, dia tak mau cedera itu menjadi halangan persaingan juara.
Cedera patah tulang sedianya membutuhkan waktu pemulihan cukup lama. Namun, Martin mendapat lampu hijau untuk beraksi di sesi latihan bebas pertama (FP 1) MotoGP Malaysia pada Jumat (30/10) atau kurang dari sepekan setelah crash.
Kondisi Martin nantinya ditinjau ulang setelah menjalani FP 1 MotoGP Malaysia 2026. Rider Aprilia itu berupaya tetap fit hingga bisa mengikuti race pada akhir pekan.
Martin punya alasan tersendiri untuk terus berusaha di tengah cedera patah tulang. Dia ingin tetap berada dalam persaingan juara dengan sang rival Marc Marquez.
"Pada akhirnya tulang yang patah membutuhkan waktu untuk sembuh, dan saya tidak punya waktu sebanyak itu. Jadi dengan berada di sini, saya memutuskan untuk mencobanya," kata Martin, dilansir dari AS Diario.
Saat ini, Martin menempati posisi kedua klasemen sementara MotoGP 2026 dengan koleksi 355 poin. Ia tertinggal 10 angka dari Marquez di puncak klasemen dengan empat balapan tersisa.
"Ini adalah langkah pertama, bisa dibilang begitu. Kemudian, setelah saya mengujinya, saya harus membuat keputusan selanjutnya, yaitu apakah akan melanjutkan atau tidak," tutur Martin.
"Saya berharap untuk meningkatkan kemampuan saya selama beberapa hari ke depan, selama sesi latihan, juga menyesuaikan setang, posisi sepeda agar dapat berkendara sebaik mungkin, tetapi jelas bahwa saya masih jauh dari kondisi terbaik saya," pungkasnya.
Artikel ini telah tayang di detikSport. Baca selengkapnya di sini!
(iws/iws)

















































