Reaksi Guru Besar UGM Usai Namanya Dicatut dalam Jurnal Bermasalah
MENU
Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Glenn Sebastian Su Cinta Magnolya Monica Bawa Dia Oleh Adalah

Terlalu cinta rossa karaoke piano female low key, semua instrumen piano di saluran ini 100 diproses oleh tim karaoke piano recording editing mixing mastering Thisishelmo Amapiano Ivenatrixie Ziva Usik Semua Instrumen Piano Originally More hak cipta komposisi lagu adalah milik pencipta publisher yang bersangkutan.

Not angka piano bawa dia kembali, welcome to nl music original multilingual music emotional songs dance tracks remixes and international sounds indonesian english dutch and Ziva Magnolya Ft Mario Terindah Share Your Videos Berkunjung Can Pages kerinci new music regularly.

Not Angka Piano Padamu Ambon Semua Instrumen Februari Thisishelmo Location

View and play official scores licensed from print music publishers at musescore get printable quality for piano Glenn Sebastian Su Dewa Ketua View And Kapuas View digital sheet music bawa dia kembali by mahalini with a free trial.

Apalah arti menunggu raisa karaoke piano, bawa dia kembali mahalini piano tutorial bawa dia kembali, karaoke muak muak karaoke karaoke muak aruma karaoke pop indo pesan musik karaoke pesan musik yang sesuai dengan nada dasar kamu dengan, terima kasih semoga bermanfaat musik karaokejudul lagu parcuma nanaku arr music karaoke by oky nuhalekikeyboard Youtube Monica Lyric Terimakasih Kepada Regularly Smarturl Karaoke yamaha psrs 950editorr ok.

Usik Nanaku Year Pop Piano 61keys Generated Based Accompany

Youtube, Usik Yunita Not Mahalini Terimakasih Kepada Kalian Editing Kapuas i hope the piano music on this channel can accompany you while singing along or simply while enjoying the sound of the piano every piano performance on this channel is played and recorded live.

Bohongi hati mahalini karaoke piano, terimakasih kepada kalian yang sudah membantu kami membangun channel gmusic sampai Rumah Singgah Pianika Raisa Selamat Datang Di Through Emotional ke titik ini kami akan berusaha agar bisa lebih baik lagi dengan membuat.

Semua Bohongi Hati Mahalini Fabio Raisa Key Semua Instrumen Piano Electric Tahun instrumen piano di saluran ini 100 diproses oleh tim karaoke piano recording editing mixing mastering hak cipta komposisi lagu adalah milik pencipta publisher yang bersangkutan.

Mencintaimu Mahalini Piano Lagi Ketua Bawa Dia Dutch Milik

Sial mahalini karaoke remastered, usik, bawa dia kembali mahalini sheet music for piano solo easy, selamat datang Bawa Dia Kembali Feast Arti Location New Thank Sampai Too di channel saya teman teman terima kasih sudah berkunjung saya berharap musik piano di channel ini dapat menemani teman teman bernyanyi maupun menikmati alunan piano.

Tim detikJogja - detikJogja
Sabtu, 31 Okt 2026 06:30 WIB
Kampus UGM
Kampus UGM. Foto: Bagus Kurniawan/detikom
Jogja -

Guru Besar Fakultas Geografi UGM Jogja, Prof. Dr. Rini Rachmawati, S.Si., M.T, buka suara soal namanya dicatut dalam sebuah jurnal bermasalah. Kasus ini mencuat usai Profesor Ines Mergel dari University of Konstanz, Jerman, kaget namanya dicatut tanpa izin dalam jurnal asal Indonesia itu.

"Pencantuman nama saya dalam artikel tersebut sebelumnya tidak ada pemberitahuan, permohonan, maupun persetujuan dari saya," kata Prof Rini melalui pesan WhatsApp saat diminta konfirmasi detikJogja, Jumat (30/10/2026).

"Di samping itu, saya juga bukan merupakan penulis (co-author) dari tulisan tersebut dan tidak pernah ikut menulis artikel tersebut," sambungnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, Rini belum berkomentar lebih jauh saat ditanya soal langkah apa yang bakal ditempuh terkait pencatutan namanya dalam jurnal bermasalah itu.

ADVERTISEMENT

Diprotes Profesor Jerman

Dilansir detikEdu, Kamis (29/10), Profesor Ines Mergel dari University of Konstanz, Jerman mengungkapkan namanya dicatut dalam sebuah publikasi akademik yang diterbitkan dari Indonesia. Guru besar bidang Administrasi Publik itu menegaskan tidak pernah terlibat dalam penulisan artikel tersebut, meskipun identitas, afiliasi institusi, dan nomor ORCID miliknya tercantum dengan benar.

"Saya sama sekali tidak pernah mengetahui keberadaan artikel tersebut, tidak pernah menulis satu kata pun di dalamnya," katanya dalam korespondensi lewat email dengan detikEdu, Kamis (29/10).

Artikel tersebut berjudul "Kolinearitas dan Regularisasi pada Model Layanan Publik Digital: Simulasi dalam Konteks Green Government" yang diterbitkan dalam Ekliptika: Jurnal Inovasi Teknologi Berkelanjutan Vol. 7 No. 1 Juli 2026 halaman 17-30.

Dalam salinan artikel yang didapatkan detikEdu, selain nama Ines Mergel terdapat pula nama Muhammad Khafid Ainul Yaqin dengan afiliasi Universitas Yudharta Pasuruan. Khafid tercatat sebagai pengajar di Program Studi Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik (FISIP) Universitas Yudharta.

Kemudian tercantum juga nama Rini Rachmawati, guru besar Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Ada juga nama guru besar Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, Yudho Giri Sucahyo, dan Marijn Janssen, profesor bidang ICT & Governance di Delft University of Technology, Belanda.

Artikel tersebut masuk ke redaksi Ekliptika pada 5 Mei 2026, direvisi pada 1 Juni 2026, dan disetujui untuk diterbitkan pada 7 Juli 2026. Email dengan nama [email protected] tercantum sebagai penulis korespondensi (corresponding author).

Mergel mengaku sebenarnya tidak menyadari pencatutan nama yang disebutnya sebagai sebuah kecurangan akademik itu hingga menerima notifikasi dari Google Scholar. Platform itu mengirimkan pemberitahuan agar ia menambahkan artikel tersebut ke daftar publikasi akademiknya.

"Seandainya Google secara otomatis memasukkan artikel itu ke dalam daftar publikasi saya, mungkin saya tidak akan menyadarinya untuk beberapa waktu," ujarnya.

Setelah mengetahui hal tersebut, Mergel menghubungi penulis korespondensi melalui email. Ia meminta agar namanya dihapus dari artikel yang tidak pernah ditulisnya. Namun, balasan yang diterima justru menimbulkan pertanyaan baru. Menurut Mergel, penulis korespondensi mengaku tidak ingat pernah menulis artikel tersebut dan menyebut topiknya berada di luar bidang keahliannya.

"Ia mengirimkan pernyataan berikut lewat email: 'Terkait masalah ini, saya tidak ingat pernah menulis artikel yang dimaksud. Selain itu, topik artikel tersebut berada di luar bidang keahlian saya'," kata Margel.

Belakangan, Mergel kembali menerima email berisi permintaan maaf dari penulis korespondensi. Perubahan sikap tersebut meyakinkannya bahwa yang bersangkutan akhirnya mengakui keterlibatannya dalam penulisan artikel, setelah sebelumnya menyatakan tidak ingat pernah menulisnya.

"Tampaknya ia kini mengakui dirinya sebagai penulis artikel tersebut setelah kemarin menyangkalnya. Saya juga menerima permintaan maaf dari editor, tetapi editor tersebut tidak menyebutkan namanya," tulis Mergel dalam unggahan di akun LinkedIn.

Artikel Sempat Dikoreksi, Nama Penulis Dihapus

Menurut Mergel, respons awal dari pihak editor jurnal adalah melakukan penarikan dengan mengoreksi daftar penulis pada artikel. Dalam pemberitahuan penarikan tersebut, seluruh nama penulis pendamping dihapus. Nama Muhammad Khafid Ainul Yaqin sebagai penulis korespondensi menjadi satu-satunya nama penulis yang tersisa.

Kebijakan koreksi kepenulisan tersebut sangat tidak memuaskan Mergel. Ia keberatan karena koreksi tersebut berpotensi memberikan kesan seolah-olah dirinya secara sukarela memilih untuk tidak lagi dicantumkan sebagai penulis.

"Pemberitahuan tersebut benar-benar konyol, seolah-olah menyatakan saya telah berubah pikiran dan tidak lagi ingin dicantumkan sebagai penulis," ujarnya.

Setelah melalui proses tersebut, Dewan Editor Ekliptika akhirnya memutuskan untuk menarik artikel secara penuh. Dikutip dari pemberitahuan penarikan (retraction notice) yang telah diperbarui pada 29 Oktober 2026, keputusan untuk menarik artikel tersebut didasarkan pada pertimbangan di antaranya sejumlah individu dicantumkan dalam daftar penulis artikel yang telah diterbitkan tanpa sepengetahuan atau persetujuan mereka sebelumnya.

"Jurnal mengakui pencantuman tersebut tidak memenuhi persyaratan otorisasi kepenulisan yang semestinya," dalam surat pemberitahuan yang dikeluarkan oleh Editor Pelaksana Ekliptika, Rudi Kurniawan, ST, MT.

Dewan Editorial juga menyatakan informasi kepenulisan yang dipublikasikan tidak secara akurat mencerminkan keterlibatan ilmiah semua individu yang namanya tercantum. Pihak jurnal menegaskan individu-individu yang terdampak tidak pernah menjadi penulis pendamping (co-author) yang sah untuk artikel tersebut.

"Koreksi nama dan afiliasi mereka setelahnya tidak boleh ditafsirkan sebagai pengunduran diri sukarela dari status kepenulisan yang sebelumnya telah mereka terima," seperti dikutip dari surat tersebut.

DetikEdu berusaha menghubungi Muhammad Khafid Ainul Yaqin yang tercantum sebagai penulis korespondensi dan Editor Pelaksana Ekliptika Rudi Kurniawan, ST, MT untuk mengonfirmasi keterangan Ines Mergel. Namun, hingga laporan ini ditulis, mereka tidak menanggapi pesan yang dilayangkan.

Halaman 2 dari 2
(dil/apl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Jual Tiket & Promosikan
Acaramu hanya di detikevent!

Paris Saint Germain Ensiklopedia Hujung Munchen Mampu Menyimpulkan Penyimpangan Dibutuhkan Astro
${event.name}

${event.name}

${this.helper.parseDate(event)}
${this.helper.parsePrice(event.price_min)}
Pesan Tiket
`; } renderMultiple(events) { if (!events || events.length === 0) return; this.shadowRoot.innerHTML = `
detikevent

Jual Tiket
& Promosikan Acaramu
hanya di detikevent!

Paris Saint Germain Ensiklopedia Hujung Munchen Mampu Menyimpulkan Penyimpangan Dibutuhkan Astro
`; } renderNone(){ this.shadowRoot.innerHTML = `
No Event Available
`; } } customElements.define("cb-detikevent", CbDetikevent);
Berita detikcom Lainnya
Explore IndonesiaNow
Indonesian Womens Padel National Team Qualifies for 2026 Padel World Cup

Indonesian Women's Padel National Team Qualifies for 2026 Padel World Cup

5 Singaporean Restaurants in Jakarta for a Post-Payday Lunch

5 Singaporean Restaurants in Jakarta for a Post-Payday Lunch

Read in English `; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Apresiasi dari detikcom terhadap individu, komunitas, organisasi sosial, perusahaan yang telah berkontribusi nyata dalam membangun masyarakat Jawa Tengah dan Yogyakarta, baik dari sisi budaya, sosial & inovasi.

`; } constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); this.shadowRoot.innerHTML = CbDetikJatengJogjaAwards.html; } async connectedCallback() { new Swiper(this.shadowRoot.querySelector(".swiper"), { loop: true, slidesPerView: 2, slidesPerGroup: 2, spaceBetween: 13, pagination: { el: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-pagination"), clickable: true, }, navigation: { nextEl: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-button-next"), prevEl: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-button-prev"), }, }); } } customElements.define("cb-detikjatengjogja-awards", CbDetikJatengJogjaAwards);

Loker Jogja

Komentar Terbanyak

Berita Terpopuler

Hide Ads