Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP), Kalimantan Tengah, berdampak pada habitat orang utan. Area pemberian pakan atau feeding di Camp Leakey kini mengalami kerusakan dan untuk sementara ditutup.
Kondisi kawasan di sekitar lokasi feeding berubah setelah kebakaran melanda hutan. Area yang selama ini menjadi tempat pengamatan orang utan tersebut kini terlihat terdampak cukup parah.
Kerusakan itu menjadi salah satu gambaran dampak kebakaran hutan di kawasan hutan yang menjadi habitat satwa liar. Camp Leakey merupakan salah satu lokasi untuk kegiatan penelitian, pengamatan, dan konservasi orang utan di TNTP.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kondisi area feeding tersebut dibenarkan Moncos, perwakilan relawan sekaligus pelaku wisata di kawasan TNTP. Ia mengatakan kebakaran membuat kondisi lokasi tersebut memprihatinkan.
"Untuk saat ini kondisi di feeding memang begitu, seperti yang ada di gambar tersebut. Kebakaran hutan membuat kondisinya miris," kata Moncos, dikutip dari detikKalimantan, Minggu (1/11/2026).
Akibat kondisi tersebut, aktivitas di area pemberian pakan tidak dapat berjalan seperti biasanya. Balai TN Tanjung Puting memutuskan menutup sementara area feeding, terutama yang berada di kawasan Camp Leakey.
"Kalau untuk area feeding, dari pihak Balai menutup sementara, khususnya di Camp Leakey, Bang," kata dia.
Penutupan dilakukan sambil menunggu perkembangan kondisi kawasan setelah terdampak kebakaran. Dengan ditutupnya lokasi tersebut, kegiatan yang biasanya dilakukan di area feeding untuk sementara belum dapat berlangsung.
Camp Leakey selama ini menjadi salah satu lokasi yang menarik perhatian wisatawan karena orang utan dapat diamati di habitat alaminya. Selain menjadi tujuan wisata, kawasan tersebut juga memiliki peran dalam kegiatan penelitian dan konservasi satwa.
Moncos mengatakan kerusakan area feeding menjadi perhatian karena kondisi hutan berkaitan langsung dengan kehidupan orang utan.
"Kerusakan area feeding menjadi perhatian karena kelestarian hutan memiliki keterkaitan erat dengan keberlangsungan hidup orang utan. Kebakaran tidak hanya mengubah kondisi lingkungan, tetapi juga berpotensi memengaruhi ruang gerak dan sumber pakan satwa," kata dia.
Para relawan dan pelaku wisata berharap kebakaran di kawasan TNTP segera dapat ditangani. Mereka juga berharap kawasan yang terdampak dapat berangsur pulih sehingga habitat orang utan dan satwa liar lainnya tetap terjaga.
Hingga Jumat (30/10), area feeding Camp Leakey masih ditutup sementara. Pembukaan kembali lokasi tersebut masih menunggu perkembangan kondisi kawasan serta keputusan dari Balai Taman Nasional Tanjung Puting.



























































