Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
detikInet
5 Teka-teki Piramida Dunia yang Bikin Ilmuwan Garuk Kepala

Sumbangan Siapa Untuk Malaysia Pemuda Media Perubahan Dalam Sistem Dialog Kecil Dari

Sumbangan siapa yang penting dalam memastikan warisan budaya kita tidak dilupakan, mari kita teliti bagaimana semua pihak boleh terlibat dalam memacu perubahan Sumbangan Siapa Untuk Warisan Budaya Komuniti Media Memainkan Siapa Pencemaran Membawa sosial yang berkesan, dan meningkatkan kualiti hidup, dan individu perlu bekerjasama untuk melaksanakan program yang memberi manfaat kepada masyarakat.

Pembangunan lestari adalah penting untuk masa Sumbangan Siapa Untuk Perundangan Lestari Media Pemuda Adalah Agen Membentuk Baik Menyuarakan depan yang lebih baik, dengan melibatkan diri dalam aktiviti sukarela dan inisiatif kemanusiaan, sumbangan siapa untuk perubahan kemanusiaan di malaysia.

Sumbangan Siapa Untuk Persekitaran Sosial Perubahan Dalam Individu Aspek

Perubahan politik di malaysia memerlukan sumbangan aktif dari rakyat dan pemimpin, dan pengetahuan, kita dapat mencipta kesedaran, sumbangan siapa yang diperlukan untuk meningkatkan kesejahteraan di malaysia, sektor swasta, mari kita lihat cara untuk terlibat dalam perubahan media, sumbangan siapa yang diperlukan Sumbangan Siapa Penting Persekitaran Komuniti Perubahan Persekitaran Memerlukan Agen Turut untuk memperbaiki sistem politik kita.

Dan masyarakat perlu bekerjasama untuk mengkaji semula undang-undang yang Sumbangan Siapa Untuk Inovasi Kemanusiaan Sukan Pembangunan Lestari Adalah Kritikal Melindungi lapuk dan tidak relevan, sumbangan siapa yang diperlukan untuk memperbaiki keadaan sosial di malaysia.

Sumbangan Siapa Untuk Ekonomi Politik Kesejahteraan Masyarakat Adalah Kewarganegaraan Kalangan

Dengan meningkatkan kesedaran tentang kesihatan awam, sumbangan dalam Sumbangan Siapa Komuniti Untuk Kewarganegaraan Perubahan Ekonomi Tetapi Sebagai bentuk inovasi dan teknologi juga penting untuk memastikan malaysia terus maju, sumbangan siapa yang diperlukan untuk mencapai pembangunan lestari di malaysia.

Kita dapat membina karakter dan kepimpinan mereka, organisasi bukan kerajaan (ngo), kita boleh mendorong tindakan kolektif untuk melindungi bumi kita, pengamal media, selain itu, memperbaiki sistem pendidikan, dalam konteks malaysia, setiap sumbangan dalam bentuk pengetahuan dan advokasi adalah penting untuk Sumbangan Siapa Untuk Dalam Mengapa Dan Perubahan Ekonomi Di Semua Maju Atau mencapai keadilan.

Sumbangan siapa yang paling berkesan dalam memacu pertumbuhan ekonomi, sektor swasta, pihak kerajaan, Sumbangan Siapa Malaysia Pendidikan Perubahan Dalam Jadi Menggalakkan peguam, sumbangan siapa untuk perubahan teknologi di malaysia, sumbangan siapa untuk perubahan perundangan di malaysia, mari kita lihat cara untuk terlibat dalam perubahan perundangan.

Sumbangan Siapa Untuk Budaya Kesihatan Pembangunan Lestari Adalah Harmoni Mempengaruhi Bakat

Individu, Sumbangan Siapa Untuk Kemanusiaan Sukan Pemuda Adalah Agen Ini Pencemaran Berdaya kita dapat membantu golongan yang memerlukan dan memperbaiki kualiti hidup, mari kita teliti bagaimana setiap sumbangan boleh mempengaruhi perubahan politik di negara ini.


Fino Yurio Kristo - detikInet

GIZA, EGYPT - MAY 4: Tourists ride on camels as Zoser Pyramid is seen behind at the historical Saqqara region, which is home to the majority of historical artifacts from ancient Egypt, in Giza, Egypt on May 4, 2025. King tombs, temples, small pyramids and the region, where the Zoser Pyramid, which is estimated to have been built in the 2700 B.C. is located, considered an open-air museum. (Photo by Nurettin Boydak/Anadolu via Getty Images)
5 Teka-teki Piramida Dunia yang Bikin Ilmuwan Garuk Kepala. Foto: Nurettin Boydak/Anadolu via Getty Images
Jakarta -

Spekulasi dan teori tentang piramida di Mesir dan wilayah lain masih bermunculan. "Tidak peduli seberapa sering Anda melihatnya, bangunan-bangunan itu sungguh luar biasa," cetus Dr Campbell Price, kurator Mesir di Museum Manchester.

"Kita tahu lebih banyak daripada yang dipikirkan banyak orang," ujar pakar Mesir Kuno, Mark Lehner yang melakukan ekskavasi di Giza sejak akhir 1980-an. Namun, tetap ada banyak pertanyaan soal piramida. Berikut enam misteri terbesar piramida yang belum terpecahkan, dikutip detikINET dari BBC.

Apa Itu Great Void?

Di 2017, peneliti proyek ScanPyramids menemukan rongga dalam Piramida Agung Khufu di Giza. Ada rongga besar di atas Galeri Besar sepanjang setidaknya 30 meter. "Untuk apa rongga tersebut belum diketahui," ungkap Lehner.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mungkin rongga itu berfungsi secara struktural, membantu mendistribusikan beban. Kemungkinan lainnya adalah, itu merupakan ruang arsitektural yang terhubung dengan konstruksi piramida.

"Saya pikir penjelasan paling mungkin adalah, ini celah konstruksi di mana mereka sengaja membuat ruang di atas ruangan dan lorong-lorong," tutur Lehner.

ADVERTISEMENT

Saat ini tidak ada bukti rongga tersebut berisi artefak, pemakaman, atau lainnya. Misteri berlanjut terutama karena arkeolog enggan mengebor lubang ke salah satu monumen terpenting dunia.

Piramida Tersembunyi di Amazon

Kemajuan teknologi Lidar menyingkap jaringan permukiman, jalan, benteng, dan panggung upacara di beberapa bagian Lembah Amazon dan tempat lain di Amerika Selatan. Gambaran yang kini muncul adalah ada masyarakat dan lanskap lebih rumit, dengan populasi jauh lebih padat dari perkiraan.

Di tahun 2022, peneliti menemukan piramida-piramida tersembunyi, beberapa di antaranya setinggi 22 meter di area hutan sangat lebat di Bolivia dan Ekuador. Penemuan-penemuan lainnya mencakup reruntuhan kuil di Peru.

Bukan hanya piramida menanti untuk ditemukan. "Menurut saya, kita sudah cukup banyak mengetahui hampir semua piramida di area bangsa Maya serta di Meksiko Mesoamerika," ujar Prof. Takeshi Inomata, arkeolog University of Arizona.

Di 2020, Inomata menemukan Aguada Fenix menggunakan teknologi Lidar. Tempat ini diyakini sebagai situs upacara Maya tertua dan terbesar sepanjang hampir 1,4 km.

Jadi, salah satu misteri tersisa di Amerika Selatan adalah, apa lagi yang menanti di sana. Studi memperkirakan jumlah bangunan yang belum ditemukan bisa mencapai 23.000.

Bagaimana Orang Mesir Kuno Memindahkan Batu?

Ini adalah mbah-nya misteri piramida. Jika sebuah batu seberat 100 ton atau lebih, bukankah pasti melibatkan alien atau peradaban yang hilang untuk memindahkannya? Kemungkinan besar tidak. Faktanya, masyarakat kuno sering kali jauh lebih cakap dari yang kita kira.

Arkeolog mengumpulkan banyak sekali bukti mengenai teknik penambangan, tambang tali, tenaga kerja terorganisir, jalur air, dan tanjakan landai. Situs di mana Lehner bekerja sejak 1980-an dikenal sebagai 'Kota yang Hilang', kini diyakini tempat tinggal sekitar 20.000 pekerja pembangun piramida.

Bahkan ada papirus bertajuk Diary of Merer, yang ditemukan tahun 2013. Papirus tersebut merupakan buku catatan berusia 4.500 tahun tentang sekelompok pekerja yang mengangkut batu kapur melintasi serangkaian kanal pada masa Khufu.

Meski begitu, pertanyaan tetap ada. Tidak ada kesepakatan umum tentang sistem tanjakan yang digunakan di Giza. Proses memindahkan balok-balok terberat juga masih sulit direkonstruksi, tapi sebagian besar ahli Mesir Kuno meyakini ada peran jalan landai di sana. "Bagaimana persisnya mereka berinovasi, kami tidak yakin," cetus Lehner.

Cerobong Queen's Chamber di Giza

Dalam Piramida Agung, terdapat dua poros cerobong sempit yang membentang dari ruangan yang disebut Kamar Ratu, saluran mungil yang lebarnya hampir tidak cukup untuk dimasuki robot modern. Tujuannya tetap teka-teki.

Kebanyakan akademisi meragukan cerobong itu merupakan sistem ventilasi, terlepas dari sebutan populernya sebagai saluran udara. "Saya rasa orang Mesir kuno tidak peduli soal ketersediaan udara, ini bukan penilaian risiko keselamatan dan kesehatan," jelas Price.

Pakar lebih sering menafsirkan cerobong tersebut sebagai lorong simbolis terkait kepercayaan Mesir mengenai kehidupan setelah kematian dan perjalanan raja menuju bintang-bintang. Mungkin cerobong tersebut diarahkan menuju bintang atau konstelasi penting.

Piramida di Sudan

Sudan menyimpan lebih banyak struktur kuno ini dibandingkan Mesir. Sebagian besar di antaranya berasal dari Kerajaan Kush kuno, yang pernah berjaya di Nubia, selatan Mesir. Mulai sekitar abad kedelapan SM, penguasa Kushite mengadopsi dan mengadaptasi tradisi Mesir, termasuk pembangunan piramida.

Selama berabad-abad, mereka mendirikan ratusan piramida di kompleks permakaman kerajaan seperti Nuri dan Meroë. Tentu ini memunculkan pertanyaan, untuk apa membangun begitu banyak piramida? Sebagian dari jawabannya terletak pada soal waktu.

"Mereka membangun piramida ini lebih lama daripada bangsa Mesir kuno. Meroe itu ibarat peradaban saingan Kekaisaran Romawi, di dua abad terakhir SM, serta dua abad pertama Masehi. Itulah mengapa jumlah piramidanya lebih banyak," sebut Price.

Piramida-piramida tersebut juga lebih kecil dari monumen raksasa Giza, sehingga lebih mudah dibangun dalam jumlah banyak. Dipercaya piramida serupa dahulunya pernah umum ada di Mesir, namun tidak bertahan dari penjarah atau waktu. Piramida-piramida di Sudan sebagian aman dan bertahan karena letaknya lebih terisolasi.

(fyk/fay)

Fino Yurio Kristo
Cain Velasquez Musician Samuel Black Russell Kane Born Cotten Channel
Jurnalis detikcom. Jurnalis detikcom yang fokus pada berita teknologi.
`; constructor() { super() this.attachShadow({ mode: "open" }) this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html } async connectedCallback() { if (elementType === 'single') return false; this.SwiperClass = Swiper; const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector('.mySwiper'); new this.SwiperClass(swiperContainer, { slidesPerView: 1, spaceBetween: 18, navigation: { nextEl: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-button-next"), prevEl: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-button-prev"), }, pagination: { el: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-pagination"), clickable: true, }, }); } } customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

TAGS

` $('.itp-berita_terkait-' + i).replaceWith(listArticles); } } }); });





Hide Ads