Erica Natasha Risakotta (32), terdakwa tabrakan maut yang menewaskan pekerja event Rachmad Praditya Kusuma di Jalan Gubernur Suryo, Surabaya menangis saat bertemu keluarga korban. Momen itu terjadi saat sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Surabaya.
Sunarto, ayah Rachmad membenarkan bahwa pertemuan dengan Erica banru kali ini. Ia menyebut setelah kecelakaan ia tak pernah bertemu langsung untuk menyampaikan maaf.
"Saya baru ketemu dia ini di sini. Selama ini saya nggak pernah menerima permintaan maaf dari dia," kata Sunarto, Selasa (3/11/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena hal ini, lanjut Sunarto, ia mengaku masih kesal saat bertemu dengan Erica. Apalagi saat teringat ucapan Erica yang viral viral di media sosial sesat setelah tabrakan hingga menewaskan anaknya.
"Dan saya waktu itu mangkel karena saya melihat yang di Instagram kalau enggak salah dulu yang mentang-mentang mau minta ganti berapa tak, tak ini (ganti)," ungkapnya.
Sunarto emosi ketika mendengar itu. Sebab nyawa anaknya tidak bisa digantikan dengan uang. Ia meminta pertanggungjawaban dari Erica dan berharap dihukum seberat-beratnya.
"Cuma anak saya kan termasuk tulang punggung karena membantu pekerja, kebetulan masih bujang, jadi belum mempunyai tanggungan apa-apa," beber pensiunan TNI AL itu.
Sunarto juga menanggapi pernyataan dari Erica yang sempat meminta pihak kepolisian untuk menemui keluarga Rachmad. Tapi tak dikabulkan karena faktor keselamatan.
"Polisi kan tahu prosedurnya, kalau mau ke rumah perumahan Angkatan Laut, kan pasti penjagaan. siapa yang mau mukul? Emang edan?," sebut Sunarto.
Dalam persidangan, Erica sempat menangis ketika mendengar kesaksian Sunarto. Ia lalu meminta maaf langsung kepada Sunarto di ruang persidangan. "Saya minta maaf pak sebesar-besarnya," ujar Erica.
Sebelumnya, Erica, perempuan yang diduga mengemudi dalam pengaruh alkohol, membawa Mitsubishi Outlander hingga terlibat kecelakaan beruntun di Surabaya. Kecelakaan itu menewaskan seorang warga setelah mobilnya menabrak dua kendaraan di dua lokasi berbeda.
Ia mengaku sempat berusaha melarikan diri karena panik. Ia sebelumnya menabrak taksi listrik hingga akhirnya kembali menabrak seorang warga yang sedang menaikkan barang ke mobil pikap.
Kecelakaan tersebut terjadi di dua lokasi, yakni Jalan Taman Apsari dan Jalan Gubernur Suryo, Minggu (23/8/2026) sekitar pukul 03.30 WIB. Polisi menyebut Erica mengemudi dalam kondisi di bawah pengaruh alkohol.























































