PSIM Jogja sudah resmi merekrut Risto Vidakovic sebagai pelatih baru per akhir Oktober kemarin. Karteker Laskar Mataram, Guntur Cahyo Utomo, mengungkapkan dirinya tetap menjadi bagian dari tim.
"Saya pasti masih akan berada di dalam tim," ujar Guntur dikutip dari situs resmi PSIM, Kamis (5/11/2026).
Sebagai informasi, Guntur menjadi pelatih interim setelah PSIM memecat juru racik tim sebelumnya, Jean-Paul van Gastel, pada Sabtu (17/10) lalu. Kemudian pada Sabtu (31/10), PSIM mengumumkan bergabungnya Risto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: PSIM Bawa 6 Pemain Akademi untuk League Cup |
Mantan nakhoda PSS Sleman asal Serbia itu tak sendiri. Ia datang Edin Prljaca yang akan menjabat sebagai asisten pelatih.
Guntur yang merupakan eks asisten pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19 itu mengatakan siap berkolaborasi bersama Risto dan Edon, serta tetap fokus pada tugas utamanya.
"Terkait siapa yang akan di depan (memimpin tim), saya pikir tidak penting. Sekali lagi, kami bekerja sebagai tim; baik pelatih kepala, asisten, pemain, staf administrasi, hingga staf logistik, semua ingin bekerja bersama. Jadi, siapa yang di depan bukan isu penting lagi. Saya memastikan tetap bekerja dengan teman-teman di klub ini," jelasnya.
Sempat Diskusi dengan Risto-Edin
Guntur menuturkan, dirinya sempat berdiskusi bersama Risto Vidakovic dan Edin Prljaca sebelum memimpin PSIM menghadapi Borneo FC pada Minggu (1/11). Diskusi tersebut berbuah positif.
Laskar Mataram akhirnya meraih kemenangan perdana setelah melibas tamunya 2-1. Guntur menjelaskan dari diskusi itu, dia mendapat banyak saran untuk membantu tim meraih kemenangan perdana.
"Saran-saran yang mereka berikan sangat penting, terutama untuk saya di pinggir lapangan. Saya berterima kasih kepada mereka dan berharap ke depannya kami jauh lebih kuat lagi berkat pengalaman serta apa yang bisa mereka bagikan kepada tim ini," paparnya.
Dengan bergabungnya duo pelatih asal Serbia tersebut, Guntur yakin PSIM akan bisa lolos dari zona merah.
"Semoga kami bisa membuat tren baru untuk bergerak lebih ke atas," harapnya.

































































