Marc Marquez mengutarakan kekhawatirannya jelang balap MotoGP Qatar 2026 akhir pekan ini. Marquez bilang ingin berada di tempat lain. Dia juga bilang ingin datang paling belakangan ke Qatar, sekaligus pulang lebih awal setelah balap utama hari Minggu usai.
Empat pabrikan dan sembilan tim MotoGP telah tiba sesuai rencana di Sirkuit Lusail, Qatar, buat melakoni seri ke-20 MotoGP 2026. Cuma tim balap Yamaha yang memutuskan tidak mengikuti seri balap di timur tengah ini.
Pebalap senior seperti Marc Marquez memang sudah menyatakan kesiapannya balapan di Qatar. Tapi rider Ducati Lenovo itu juga tetap punya kekhawatiran, balapan di tengah situasi konflik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
MotoGP Qatar 2026 tetap diselenggarakan di tengah konflik timur tengah. Foto: Gold & Goose Photography/Getty Images |
"Saya ingin berada di tempat lain. Karena alasan itu, saya tiba dengan penerbangan paling akhir yang memungkinkan, dan saya akan berangkat dengan penerbangan paling awal yang memungkinkan," kata Marquez dikutip dari Crash.
"Tapi kami di sini, siap untuk balapan dan sepenuhnya berkonsentrasi," sambung rider Spanyol itu.
Sebagai informasi, Marquez perlu mengungguli rival terdekatnya dalam perebutan gelar, Jorge Martin, dengan selisih 30 poin selama akhir pekan ini. Jika tidak, pertempuran merebutkan gelar juara dunia akan berlanjut ke Portimao dan berpotensi ke final di Valencia.
"(Gelar juara) semakin dekat, tetapi masih jauh," kata Marquez. Hanya tersisa tiga balapan lagi, tetapi masih banyak momen yang akan datang dan pada akhirnya mentalitas kami, seperti yang kami tunjukkan di Malaysia, tetap sama. Cobalah menyerang, cobalah memberikan 100% kemampuan kita, dan kemudian pahami posisi kita selama akhir pekan," tegas Marquez.
Martin sendiri belum dipastikan bisa menjalani balapan di Qatar. Dia mengalami patah pergelangan tangan kanan kurang dari dua minggu lalu di Phillip Island dan tidak dapat melanjutkan latihan di Sepang akhir pekan lalu. Martin perlu menjalani pemeriksaan medis pada hari ini sebelum diizinkan untuk kembali balapan.























































