Ditolak Agen Perjalanan, Kakek 96 Tahun Nekat ke Tibet dengan Bantuan AI
MENU
Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

3 Teknik Happen Sop Paling Di Dalam Kami Coba

How to trade bollinger bands best method, get all youtube code files https trustfultrading com youtube join darwinex zero and get 20 off https trustfultrading com darwinexzero get How To Make Free Predicts Di Dalam Panduan Chart Sebelumnya Really a pr.

Supervised by pt alma indonesia video part 1 4 How To Forex Xau Extreme Trendline Scalping Calls Target Every ways to scalp on xauusd 00 00 2 identifying xauusd trends 01 20 3 determining important areas in xauusd 03 45 4 xauusd, this is a video about the basic ict trading concepts in this video you ll find a neatly organized summary of the foundational ict trading concepts the trad.

How To Trade Floating Forex How Enjoy The Videos Posisi This Insanely

Most traders miss the biggest moves in the market not because they re wrong but because they exit too early in this video i ll show you a simple but powe, enjoy the videos and music you love upload original content and share it all with friends family and 5 Teknik Scalping Bot Guna Consistent Get All Ready Calls Profit the world on youtube.

Halo Learn Ict Howto Anda Di Video Hingga Dan Heikin temen temen semua di video kali ini adalah lanjutan dari video sebelumnya tentang materi supply demanddi video ini saya akan membagikan teknik scalp, i make 6 figures a trade using only this fibonacci, fair value gaps explained in a beginner guide an fvg is an ict concept that every trader needs to know identifying fair value gaps is the first step to imp.

Learn Ict Concepts Anti Indicators Fast The Heikin Ashi Coach Retracement

Amazing rsi trading bot in mql5, youtube, the heikin ashi trading strategy simple effective, learn ict concepts in 30 minutes, Teknik Scalping Effective Ranked Profitable Di Malaysia Scalping Aspek Masa order flow made simple must learn.

3 teknik scalping trader professional untuk dapat 100 pips perhari andre rizky investasi 588k subscribers 1k, di video ini saya akan membagikan logika strategi scalping Amazing Rsi Trading This Autofibo Anda Supervised By Pt Fabio Points m1 price action pullback momentum ob rahasia dibalik candlestick patterndimana kita akan memb.

Cari The Heikin Margin Profitable Enjoy The Videos 254 Ini Lanjutan strategi scalping terbaik untuk trading harian simak teknik scalping paling efektif dan wajib anda coba tanpa harus menahan posisi lama, crazy accurate tradingview ai indicator swift algo indicator, scalping bbma by monsterzfx.

Crazy Accurate Tradingview Made Penuh Malaysia Halo Temen Hari Time

90 off apex trader funding code cf https apextraderfunding com member aff go chartfanaticschart academy https www chartacademy com fabio s free mas, teknik Fvg Trading Strategy Youtube Trade Fair Scalping Adalah Language Menjadi Anchor scalping gold sofware ea 3in1 signal autotrade indicator, trading live with a world top ranked scalper extreme accuracy.

Bonauli - detikTravel
Sabtu, 07 Nov 2026 07:11 WIB
Kakek ini liburan dengan bantuan AI
Turis China nekat ke Tibet pakai AI (Tangkapan layar)
Katmandu -

Usia ternyata tidak menghalangi seorang turis pria asal China untuk menjelajahi dunia. Pria lansia ini bahkan pergi ke Tibet dengan bantuan Artificial Intelligentce.

Tan (96), melakukan perjalanan seorang diri ke Tibet setelah ditolak oleh sejumlah agen perjalanan. Faktor usia adalah halangan terbesarnya untuk ikut dalam perjalanan.

Tak ingin mengubur impiannya, Tan justru memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk membantu merencanakan petualangannya. Tan memulai perjalanan dari rumahnya di Provinsi Jiangsu pada September 2026, seperti dilaporkan oleh The China Academy, Sabtu (7/11/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia memilih kereta api dengan tujuan Lhasa, ibu kota Daerah Otonom Tibet, yang menempuh jarak lebih dari 3.000 kilometer selama sekitar 43 jam. Tan akhirnya tiba di Tibet pada 12 Oktober.

Perjalanan tersebut sekaligus menjadi pencapaian istimewa karena berhasil memenuhi keinginannya mengunjungi seluruh wilayah administratif tingkat provinsi di Tiongkok.

ADVERTISEMENT

Kisah Tan kemudian menarik perhatian publik setelah seorang wisatawan lain bertemu dengannya di sebuah restoran di Lhasa dan membagikan video pertemuan mereka di media sosial. Dalam video tersebut, sosok pria lanjut usia yang bepergian sendirian ke Tibet membuat banyak orang kagum.

Sebenarnya, Tan sempat berencana mengikuti perjalanan wisata berkelompok. Selain ditolak oleh agen perjalanan, keluarga dan teman-temannya juga melarangnya pergi karena khawatir ia mengalami penyakit ketinggian. Tibet memiliki wilayah dengan ketinggian ekstrem, sehingga penyakit ini sering terjadi pada wisatawan.

Ketertarikan Tan pada teknologi bermula pada tahun lalu, saat ia melihat putrinya menggunakan AI melalui ponsel. Ia kemudian mengunduh sebuah aplikasi dan mulai mencoba berbagai fitur, sebagaimana dilaporkan CCTV.

Sebelum berangkat, Tan bahkan sempat bertanya kepada AI apakah seseorang berusia 96 tahun dapat melakukan perjalanan ke Lhasa dengan aman. Namun, teknologi tersebut tidak memberikan jawaban yang benar-benar pasti. Meski demikian, Tan tetap melanjutkan persiapannya dan berangkat dengan rencana perjalanan yang telah disusunnya.

Selama berada di Tibet, ia mengunjungi sejumlah objek wisata, menikmati pelayaran malam di Sungai Lhasa, mengenakan pakaian tradisional Tibet, serta menjelajahi kota menggunakan bus.

Tan mengaku tidak mengalami gejala penyakit ketinggian selama kunjungannya. Dalam perjalanan menuju Tibet, ia juga mendapat bantuan dari seorang perempuan muda yang berada di kereta yang sama.

Setelah mengetahui usia Tan, perempuan tersebut bersedia menukar tiket tempat tidurnya di gerbong bawah dengan tiket Tan di gerbong atas. Tan sempat menawarkan untuk membayar selisih harga tiket, tetapi tawaran itu ditolak.

Bantuan juga datang dari petugas setempat. Setibanya di stasiun Lhasa, staf kereta menyediakan kursi roda dan mengantarnya hingga ke area penjemputan kendaraan daring. Pegawai hotel tempat Tan menginap pun secara berkala menanyakan rencana perjalanannya dan menawarkan bantuan jika diperlukan. Setelah menyelesaikan petualangannya, Tan kembali ke Wuxi dengan selamat pada 21 Oktober.

Kisahnya menuai banyak pujian di media sosial.

"Kisah ini mengingatkan kita bahwa tidak pernah ada kata terlambat untuk mengejar impian dan memulai petualangan baru. Salut untuk Bapak Tan atas keberanian dan tekadnya," tulis seorang warganet.

Warganet lainnya bahkan penasaran dengan rahasia kesehatannya.

"Akan sangat menarik untuk mengetahui apa yang ia lakukan sehingga bisa tetap sangat sehat di usia 96 tahun, dan bagaimana ia berhasil menempuh perjalanan ke Tibet tanpa mengalami dampak buruk dari ketinggian ekstrem," tulisnya.

Meski menginspirasi, perjalanan Tan juga memunculkan kekhawatiran mengenai keselamatan wisatawan lanjut usia. Tibet dikenal sebagai Atap Dunia karena ketinggian rata-rata wilayahnya mencapai lebih dari 4.000 meter di atas permukaan laut. Kondisi ini membuat wisatawan rentan mengalami penyakit ketinggian akibat tubuh belum mampu menyesuaikan diri dengan kadar oksigen yang lebih rendah.

Selain kondisi fisik, perjalanan ke Tibet juga membutuhkan persiapan administratif. Menurut situs perjalanan Tibet Discovery, wisatawan asing wajib memiliki Tibet Travel Permit atau Izin Perjalanan Tibet yang diterbitkan otoritas China. Izin tersebut harus diurus melalui agen perjalanan resmi berlisensi. Beberapa kawasan khusus, termasuk Base Camp Gunung Everest, juga memerlukan izin tambahan.

Wisatawan disarankan menghabiskan beberapa hari di Lhasa untuk melakukan aklimatisasi atau penyesuaian tubuh sebelum melanjutkan perjalanan ke wilayah yang lebih tinggi. Konsultasi medis sebelum keberangkatan juga dianjurkan, terutama bagi mereka yang memiliki risiko kesehatan tertentu.

Untuk membantu menghadapi kondisi tersebut, wisatawan dapat memperoleh bantuan oksigen secara gratis jika diperlukan. Sejumlah kereta yang melayani rute menuju Tibet bahkan dilengkapi sistem penyediaan oksigen di dalam gerbong.

Perjalanan Tan menjadi pengingat bahwa usia tidak selalu menjadi penghalang untuk memiliki impian dan mencoba hal baru. Namun, keberanian saja tidak cukup. Perjalanan ke wilayah berketinggian ekstrem tetap membutuhkan persiapan matang, pemahaman terhadap risiko kesehatan, serta dukungan yang memadai.



(bnl/wsw)
`; constructor() { super() this.attachShadow({ mode: "open" }) this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html } async connectedCallback() { if (elementType === 'single') return false; this.SwiperClass = Swiper; const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector('.mySwiper'); new this.SwiperClass(swiperContainer, { slidesPerView: 1, spaceBetween: 18, navigation: { nextEl: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-button-next"), prevEl: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-button-prev"), }, pagination: { el: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-pagination"), clickable: true, }, }); } } customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Kanopi Motor Listrik Aman Dipakai Saat Hujan? Cek 5 Hal Ini Sebelum Pasang
Hobi dan Mainan

Kanopi Motor Listrik Aman Dipakai Saat Hujan? Cek 5 Hal Ini Sebelum Pasang

Mau Belajar Drum dari Rumah? Kenali Setup Drum Elektrik untuk Pemula
Hobi dan Mainan

Mau Belajar Drum dari Rumah? Kenali Setup Drum Elektrik untuk Pemula

Butuh Setup Live Streaming dari HP dan PC? Begini Cara Pasang Soundcard
Hobi dan Mainan

Butuh Setup Live Streaming dari HP dan PC? Begini Cara Pasang Soundcard

Masih Cukup untuk Game Terbaru? Kenali Batas VGA 8GB VRAM
Hobi dan Mainan

Masih Cukup untuk Game Terbaru? Kenali Batas VGA 8GB VRAM

`; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); this.shadowRoot.innerHTML = CbRekomenditDesktop.html; } async connectedCallback() { // Handle share button clicks this.shadowRoot .querySelectorAll(".cb-rekomendit__share-btn") .forEach((btn) => { btn.addEventListener("click", (e) => { e.preventDefault(); e.stopPropagation(); const url = btn.getAttribute("data-url"); const title = btn.getAttribute("data-title"); if (navigator.share) { navigator .share({ title: title, url: url, }) .catch(console.error); } else { // Fallback: Copy to clipboard navigator.clipboard.writeText(url).then(() => { alert("Link copied to clipboard!"); }); } }); }); } } customElements.define("cb-rekomendit", CbRekomenditDesktop);
Berita detikcom Lainnya
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Berita Terpopuler

Komentar Terbanyak

Hide Ads