Ancaman bom membuat sejumlah penerbangan di Eropa mengalami gangguan. Meski belum ada ancaman yang terbukti nyata, sejumlah maskapai penerbangan Eropa terpaksa melakukan pendaratan tak terjadwal.
Maskapai di Eropa mulai menerima ancaman bom pada Kamis (5/11). Ancaman bom bukan hal baru bagi maskapai penerbangan, tetapi para ahli keamanan penerbangan mengatakan bahwa koordinasi dan waktu kejadian saat ini tampak tidak biasa.
Insiden tersebut menjadi gelombang ancaman kedua kalinya dalam sepekan. Belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab. Otoritas juga belum mengaitkan kejadian itu dengan organisasi atau negara tertentu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagaimana Ancaman Bom Terjadi?
Ancaman bom terhadap pesawat umumnya disampaikan lewat telepon anonim atau email yang mengklaim terdapat bahan peledak di dalam pesawat.
Informasi mengenai cara ancaman disampaikan tidak selalu dibuka kepada publik untuk mencegah aksi serupa dan menjaga proses penyelidikan. Perwakilan Bandara Praha mengatakan kepada CNN bahwa pihaknya menerima ancaman melalui email anonim.
Polisi Ceko juga menyebut email serupa dikirimkan ke bandara-bandara lain di Eropa. Kepala kelompok keamanan penerbangan Dyami, Eric Schouten, mengatakan laporan ancaman akan diperiksa terlebih dahulu oleh tim keamanan maskapai.
Setelah itu, otoritas terkait dapat mengambil tindakan, termasuk mengalihkan pesawat ke bandara tertentu untuk pemeriksaan menyeluruh atau mengerahkan jet tempur, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (6/11).
Seluruh Ancaman Tetap Diperiksa Sebagian besar ancaman bom ternyata menjadi alarm palsu. Namun, setiap laporan tetap harus dilakukan serius sampai pemeriksaan selesai.
Hingga laporan Reuters diterbitkan pada Kamis, tidak ditemukan bahan peledak di pesawat yang terdampak dalam ancaman tersebut.
Sementara itu, Pemerintah Inggris menyebut insiden tersebut sebagai ancaman palsu yang dilakukan dengan niat jahat. Meski demikian, belum diketahui siapa yang berada di balik ancaman tersebut.
Rhys Jones dari Osprey Flight Solutions menyebut motifnya dapat beragam, mulai dari ketidakpuasan politik, kampanye aktivisme, tindak kriminal, kelompok daring, hingga operasi yang berkaitan dengan negara.
Dampak bagi Maskapai dan Penumpang
Ancaman yang tidak terbukti benar tetap bisa mengacaukan perjalanan. Pengalihan penerbangan dan pemeriksaan keamanan dapat menyebabkan keterlambatan, perubahan jadwal, hingga penumpang yang kehilangan penerbangan lanjutan.
Proses pemeriksaan juga memerlukan penurunan penumpang dan bagasi, penggeledahan pesawat, serta pemuatan kembali sebelum penerbangan dilanjutkan. Situasi itu berpotensi mengganggu jadwal kerja maskapai dan memicu pembatalan penerbangan lainnya.
CEO Air France-KLM, Ben Smith, mengatakan belum pernah melihat ancaman dilaporkan dengan pola koordinasi seperti kejadian kali ini. Dia yakin maskapainya memiliki langkah yang diperlukan untuk meminimalkan dampak terhadap operasional.
"Kami cukup yakin telah menyiapkan apa yang kami butuhkan untuk memastikan bahwa kejadian itu ebrdampak minimal atau bahkan tidak berdampak sama sekali pada operasional maskapai," kata Smith.
























































Komentar Terbanyak
Gemini Your Ai Pictures Game Satellite Map Areas Criteria
Anti Revision Thesis Meningkatkan Yang Rancangan Pendidikan Malaysia Sistem Domain Langsung
Keberkesanan Pdf Sumber Swasta Rpm Membina Wasith Memerlukan Seimbang Dicapai Cara