Thailand menargetkan lima pasar Asia untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dan pendapatan pariwisata pada tahun fiskal 2027. Dan Indonesia jadi salah satu targetnya.
Melalui promosi wisata kesehatan dan kebugaran (wellness) serta wisata ramah Muslim. Otoritas Pariwisata Thailand (TAT) menargetkan pendapatan dari wisatawan Asia Tenggara tumbuh 6,2% pada tahun fiskal 2027.
Jumlah kunjungan wisatawan dari kawasan Asia Tenggara itu juga ditargetkan meningkat 4,3%. Selain Indonesia, empat pasar prioritas Thailand adalah Vietnam, Malaysia, Singapura, dan Taiwan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melansir The Nation, Selasa (27/10/2026) Pemerintah Thailand ingin menghubungkan sektor perdagangan, budaya, serta pariwisata dan olahraga untuk memperluas peluang ekonomi.
Thailand juga memanfaatkan penyelenggaraan Pertemuan Tahunan Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia 2026 untuk memberikan dampak ekonomi jangka panjang. Upaya itu dilakukan dengan menghubungkan pariwisata, produk lokal, dan budaya Thailand sebagai bagian dari strategi soft power.
Setiap negara mendapat pendekatan promosi berbeda. Di Vietnam, TAT menyasar wisata keluarga dan belanja. Sementara di Malaysia, promosi berfokus pada kuliner, belanja, dan perjalanan ke kota-kota sekunder.
Di Singapura, Thailand membidik wisatawan dengan daya beli tinggi yang mencari pengalaman perjalanan berkualitas. Untuk Taiwan, promosi akan mengangkat kuliner Thailand dan wisata gastronomi.
Dan untuk Indonesia sendiri, Thailand menawarkan berbagai promosi pariwisata kesehatan dan juga pariwisata ramah Muslim.
Kemudian, TAT turut menyiapkan tujuh rute wisata di Bangkok dan 20 paket perjalanan melalui Asosiasi Agen Perjalanan Thailand (ATTA). Program tersebut ditujukan untuk mendorong peserta pertemuan internasional memperpanjang masa tinggal dan membelanjakan lebih banyak uang di Thailand.
Thailand menjadi tuan rumah Pertemuan Tahunan IMF dan Bank Dunia pada 12-18 Oktober 2026 di Queen Sirikit National Convention Center, Bangkok. TAT memanfaatkan kegiatan itu untuk memperkuat posisi Thailand sebagai destinasi acara internasional serta mengajak peserta berkunjung ke Pattaya, Hua Hin, dan Nakhon Ratchasima.
Promosi juga mencakup wisata relaksasi dengan konsep Healing is the New Luxury. Thailand memperkenalkan budaya, seni, tekstil, dan kuliner lokal melalui berbagai pertunjukan, termasuk tari Nora dan tari topeng khon.
TAT juga menggelar pameran dan peragaan busana sutra Thailand yang melibatkan desainer dari lebih dari 100 negara. Berbagai kegiatan itu diharapkan dapat menarik wisatawan ke sentra produksi dan komunitas lokal sekaligus meningkatkan pendapatan pelaku usaha setempat.


























































