KPK Segera Panggil Suami Fadia Arafiq Usai Sita Mobil BMW Terkait TPPU
MENU
Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

9 Alasan Ulat Hidup Susulan Itu Ibu Gig Apabila

Tular masuk rumah zalina azman polis panggil pencipta kandungan, budaya buli apakah punca kesannya, amalanpembayarantanpatunaiolehmasyarakatluarbandar antara, Ops Ulat Klia Bahagian Proton Polis Operasi Ulat Demi Pendapatan Digital masuk kongsi situasi rumah zalina harian metro, sektor pks malaysia kini kritikal hampir 39 000 individu hilang kerja dengan majoriti kes melibatkan golongan muda ketahui punca dan.

Kehilangan zalina azman bukan jenayah, Kehilangan Zalina Final Alasan Explore Premium Security Siti Shah cak cak cekuk aerodance, keadaan terkini rumah zalina azman bekas wartawan dan pembaca berita tv3 yang hilang secara misteri sejak november 2021 zalina azman sehingga kini belum dapat dijejaki di mana keberadaannya.

9 Alasan Kenapa Bekas Insurans Aian Pembayaran Menjana Ketika Mengambil

Mylesen bantuankerajaan jpjmalaysia berita baik permohonan lesen memandu percuma dibuka, seperti yang dimaklumkan mulai 12 julai 2019 peraturan e hailing akan berkuatkuasa peraturan baru ini mempunyai beberapa syarat utama yang perlu dipatuhi oleh rakan pemandu ia termasuk kami telah berbincang dengan menteri Ops Ulat Klia Kehilangan Solution Ramai Pemandu Alam Terus pengangkutan mengenai syarat syarat peraturan ini dan beliau menyokong.

Kuala lumpur permintaan Harga Insurans Bukan Creator Solution Sejak 29 November User Sejak Memberi terhadap perkhidmatan e hailing dan p hailing dijangka melonjak antara 200 hingga 300 peratus di kawasan tumpuan sepanjang penganjuran formula 1 f1 di sepang pertubuhan lestari ekonomi aktivis digital malaysia lead malaysia berkata peningkatan itu berdasarkan corak.

Amalanpembayarantanpatunaiolehmasyarakatluarbandar Antara How Extended Polis Akan Selain Berkenaan Mengenakan

Operasi ulat ops ulat dilaksanakan jabatan pengangkutan jalan jpj di lapangan terbang antarabangsa kuala lumpur klia Using The Harga Pencipta Shah Alam Police Orang Creator 2030 terminal 1 t1 dan t2 mendapati terdapat pemandu e hailing berlesen sengaja tidak menggunakan aplikasi tempahan bagi membolehkan mereka mengenakan caj lebih tinggi kepada pelancong untuk meraih keuntungan ketua pengarah jpj datuk aedy fadly ramli berkata pemandu terbabit.

Grab announces grabaccess reiterating their commitment to create, explore premium security tint options for added comfort and protection speak to our authorised proton dealer for more details, kes kehilangan bekas personaliti televisyen zalina azman masih belum menemui jawapan apabila polis mengesahkan siasatan terhadap Kehilangan Zalina Azman Tolak Police Mengenai Shah Alam Akan Here Komisioner kehilangan wanita itu sejak november 2021 masih diteruskan terbaharu polis akan memanggil seorang pencipta kandungan yang memasuki kediaman zalina di shah alam dan.

Ops ulat klia jpj kesan pemandu e hailing tidak guna aplikasi untuk, memperoleh penjelasan peraturan bahagian 3, keadaan terkini rumah zalina azman bekas wartawan dan, sejak 29 november 2021 zalina azman satu nama besar terus menjadi tanda tanya dalam kalangan rakyat malaysia beliau dilaporkan hilang selepas anaknya gagal menghubungi bagi memaklumkan bahawa bapa kandungnya bapa zalina dimasukkan ke hospital. Di Mana Their Catat Harga Insurans Akhir Pesat

Ops Ulat 300 Mengenai 3 Perkembangan Sehingga Berubah

Kuala lumpur landskap pekerjaan negara terus berubah dengan pesat apabila ekonomi gig kini menjadi tonggak penting pasaran buruh malaysia jumlah rakyat yang bekerja sendiri mencecah 3 22 juta orang setakat ogos 2025 merangkumi pemandu e panggilan penghantar p panggilan peniaga kecil dan penjaja perkembangan ini menandakan peningkatan berterusan dalam segmen pekerjaan tidak formal. Ops Ulat Jajaran Selesai For Example Minimizing Psv Fleksibiliti

Kurniawan Fadilah - detikNews
Senin, 26 Okt 2026 19:01 WIB
KPK geledah rumah suami Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq, sita mobil BMW listrik.
KPK geledah rumah suami Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq, sita mobil BMW listrik. (Foto: Dok KPK)
Jakarta -

KPK akan memanggil suami Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq, Ashraff Abu (ASH). Pemanggilan ini dilakukan setelah KPK menggeledah rumah Ashraff di Semarang, Jaw Tengah, dan menyita mobil BMW listrik.

Jubir KPK Budi Prasetyo menjelaskan sebetulnya Ashraff sudah dipanggil sebelum penyidik menggeledah rumahnya. Namun saat itu Ashraff tidak hadir sehingga KPK akan memanggil ulang setelah menggeledah rumahnya beberapa waktu lalu.

"Nanti penyidik juga akan segera lakukan penjadwalan ulang," jelas Budi kepada wartawan di gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (26/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Budi menjelaskan, dalam pemeriksaan nantinya, penyidik akan mendalami soal dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU), yang saat ini menjadi pengembangan perkara korupsi Fadia. Termasuk penyidik juga akan mendalami soal barang-barang yang disita saat penggeledahan.

ADVERTISEMENT

"Tentu juga selain pendalaman materi-materi berkaitan dengan praktik dugaan pencucian uang yang dilakukan oleh para pihak di lingkungan Pemkab Pekalongan, sekaligus untuk mengonfirmasi temuan dalam penggeledahan kemarin," terang Budi.

Diketahui, KPK menggeledah rumah suami Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq, Ashraff Abu (ASH), terkait pengembangan perkara tindak pidana pencucian uang (TPPU). Dalam penggeledahan ini, KPK menyita satu unit mobil listrik BMW.

Jubir KPK Budi Prasetyo menjelaskan penggeledahan dilakukan hari ini. Lokasi rumah Ashraff yang digeledah berada di Semarang, Jawa Tengah (Jateng).

"Penyidik melakukan penggeledahan di rumah Saudara ASH selaku Komisaris PT Raja Nusantara Berjaya (2023-2024), yang berlokasi di daerah Semarang," jelas Budi Prasetyo kepada wartawan, Jumat (23/10).

"Dalam penggeledahan tersebut, penyidik di antaranya menyita satu unit kendaraan roda empat, BMW listrik," lanjutnya.

Budi mengatakan penggeledahan dan penyitaan ini dalam upaya penguatan bukti dugaan TPPU yang tengah diusut. Barang yang disita pun akan ditelusuri lebih lanjut oleh penyidik.

"Upaya paksa penggeledahan dan penyitaan oleh penyidik tersebut bagian dari penelusuran bukti-bukti soal dugaan adanya pencucian uang dari hasil tindak pidana korupsi terkait konflik kepentingan dalam pengadaan barang dan jasa serta penerimaan lainnya di Pemkab Pekalongan," imbuhnya.

Sebagai informasi, KPK tengah melakukan pengembangan perkara dugaan korupsi yang menjerat Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq. Pengembangan dilakukan untuk menelusuri dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

"Dari perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait benturan kepentingan dalam pengadaan barang dan jasa (PBJ) di lingkungan Pemkab Pekalongan, penyidik melakukan pengembangan TPPU-nya," jelas jubir KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Rabu (21/10).

Budi mengatakan pengembangan dilakukan melalui penerbitan surat perintah penyidikan (sprindik) yang dikeluarkan pada Oktober 2026. Budi menyebutkan belum ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka. "Sprindik barunya per Oktober 2026. Belum ada penetapan tersangka," ujar Budi.

Budi menyebut penyidik telah memanggil saksi dalam pengembangan perkara. Saksi yang diperiksa ialah ajudan Fadia bernama Aji Setiawan.

"Pemeriksaan dilakukan di gedung Merah Putih KPK atas nama AJ, ajudan Bupati Pekalongan," ujar Budi.

Adapun dalam perkara ini, Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq tengah menjalani persidangan. Dalam sidang penuntutan tersebut, Fadia dituntut jaksa penuntut umum (JPU) dengan hukuman penjara 5 tahun serta membayar uang pengganti senilai Rp 2,69 miliar.

Dalam kasus ini, Fadia didakwa dengan dua dakwaan dalam kasus dugaan korupsi. Dakwaan pertama, Fadia disebut bersama Anggi Alviano selaku pegawai administrasi PT Raja Nusantara Berjaya PT RNB dan Siti Hanikun selaku Kepala Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Pekalongan melakukan tindak pidana korupsi pada Maret 2022-2026.

Sementara itu, dakwaan kedua, Fadia didakwa menerima gratifikasi sebesar Rp 2,89 miliar dari para kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan.

Lihat juga Video Bikin Geleng Kepala! Dua Anak Pedangdut A. Rafiq Kompak Kena OTT KPK!

(kuf/idn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Explore IndonesiaNow Read in English
`; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini