Kisah tak biasa terjadi setelah sepasang turis asal Portugal kehilangan cincin kawin saat berenang di Pantai My Khe, Da Nang, Vietnam. Cincin itu akhirnya ditemukan, tetapi sang pemilik sudah lebih dulu melanjutkan perjalanan ke Phu Quoc.
Dikutip dari VietnamExpress, Rabu (28/10/2026), pasangan tersebut kehilangan cincin pada 19 Oktober 2026 sekitar tengah hari. Saat itu, mereka sedang berenang di Pantai My Khe. Itu cuma sehari sebelum jadwal penerbangan mereka menuju Phu Quoc.
Atas saran warga setempat, keduanya kemudian meminta bantuan Phan Thanh Trinh, petugas ketertiban pantai di bawah pengelola Semenanjung Son Tra dan pantai wisata Da Nang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Trinh merespons dengan cepat. Dia langsung mencari cincin tersebut menggunakan alat pendeteksi logam. Pencarian tidak mudah karena ombak cukup besar dan pasir di sekitar pantai terus bergeser.
Usaha itu membuahkan hasil. Setelah pencarian selama dua hari, cincin itu akhirnya ditemukan pada 21 Oktober sore.
Masalahnya, saat cincin ditemukan, pasangan tersebut sudah berada di Phu Quoc dan bersiap meninggalkan Vietnam. Mereka tidak ingin mengubah rencana perjalanan. Di saat bersamaan, mereka juga berharap cincin itu kembali.
Turis Portugal itu kemudian memilih opsi untuk menerbangkan Trinh ke Phu Quoc. Jarak Da Nang dan Phu Quoc sekitar 800 km dan jika dicapai dengan pesawat, perjalanan dilakukan selama sekitar 1 jam 45 menit.
Pasangan itu menjamin biaya tiket pesawat pulang-pergi Trinh agar cincin tersebut bisa diserahkan langsung.
Sementara itu, pengelola pantai sempat mempertimbangkan meminta bantuan agen perjalanan di Phu Quoc untuk mengantarkan cincin tersebut. Namun, akhirnya Trinh yang ditugaskan terbang ke Phu Quoc dan menyerahkannya secara langsung kepada pasangan tersebut.
Pada 22 Oktober, Trinh menemui keduanya di Bandara Internasional Phu Quoc untuk mengembalikan cincin yang telah ditemukan.
Pengelola menyebut membantu wisatawan menemukan kembali barang yang hilang sebenarnya merupakan bagian dari tugas petugas ketertiban pantai. Namun, perjalanan Trinh untuk mengantarkan cincin tersebut menjadi pengalaman tersendiri bagi wisatawan Portugal itu.
Trinh berharap upayanya dapat ikut menunjukkan bahwa Da Nang merupakan destinasi yang ramah dan bersahabat bagi wisatawan.
Da Nang sendiri mencatat kunjungan wisata yang cukup tinggi sepanjang tahun ini. Dalam sembilan bulan pertama 2026, hampir 16 juta wisatawan menginap di kota tersebut, termasuk 7,7 juta wisatawan asing.
Jumlah wisatawan asing itu meningkat hampir 29% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Belanja wisatawan untuk akomodasi dan makanan juga mencapai hampir 53 triliun dong Vietnam atau sekitar USD 2,04 miliar, naik lebih dari 26%.


























































