Tak sedikit kendaraan yang dibeli secara kredit dan angsurannya macet ditarik oleh debt collector di jalan. Banyak alasan mengapa debitur menunggak cicilan kendaraan. Mungkin kondisi ekonominya yang bikin berat membayar cicilan kendaraan sehingga sampai ditarik leasing di jalan.
Namun, ada solusi jika berat bayar cicilan dan tidak mau kendaraan ditarik di lapangan. Perusahaan pembiayaan kredit kendaraan mengimbau konsumen yang mengalami kendala pembayaran agar segera mendatangi kantor cabang untuk mengajukan restrukturisasi kredit untuk mencegah perselisihan dan penagihan di lapangan.
Menurut Direktur BFI Finance Iwan, jika debitur mengalami kesulitan ekonomi sehingga tidak bisa mampu membayar cicilan, maka bisa berkomunikasi secara terbuka dengan pihak perusahaan untuk mencari solusinya. Sebab, ada kesempatan restrukturisasi kredit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau memang ada permasalahan dengan angsuran, datanglah ke perusahaan pembiayaan. Kami memberikan kesempatan kepada konsumen untuk mengajukan restrukturisasi. Konsumen harus terbuka menyampaikan permasalahannya sehingga bisa dicarikan solusi," ujar Iwan seperti diberitakan Antara.
Dijelaskannya, restrukturisasi dapat dipertimbangkan bagi konsumen yang mengalami kesulitan ekonomi, selama kendaraan masih berada dalam penguasaan konsumen dan tidak dialihkan kepada pihak lain. Pengajuan tersebut akan dievaluasi berdasarkan kondisi dan permasalahan yang dihadapi konsumen.
Iwan menyebut, perusahaan pembiayaan tidak serta-merta melakukan penarikan kendaraan saat konsumen mengalami tunggakan. Akan ada pendekatan dan surat peringatan terlebih dahulu jika angsuran tidak dibayarkan.
Iwan mengatakan, perusahaan pada prinsipnya menangani permasalahan pembayaran melalui tim internal terlebih dahulu. Keterlibatan profesional kolektor eksternal umumnya dilakukan ketika konsumen dan kendaraan tidak lagi dapat ditemukan, terutama pada kasus tunggakan yang telah berlangsung lebih dari tiga bulan.
Karenanya, Iwan meminta konsumen tidak bersikap menghindar ketika menghadapi kesulitan pembayaran. Komunikasi langsung dengan perusahaan dinilai menjadi langkah penting untuk mencegah persoalan berkembang menjadi konflik.






















































