PT Bhimasena Power Indonesia mendapat anugerah detikJateng-Jogja Awards 2026 Kategori Pendorong Peningkatan Kapasitas Nelayan dan Keluarga Nelayan.
Penghargaan diserahkan oleh Kepala Redaksi Biro detikJateng-Jogja, Sukma Indah Permana, diterima oleh GM Stakeholder Relations PT Bhimasena Power Indonesia, Aryamir H. Sulasmoro, di Nusantara Ballroom, KEK Industropolis Batang, Jumat (23/10/2026).
PT Bhimasena Power Indonesia berkontribusi meningkatkan kesejahteraan dan kapasitas masyarakat pesisir melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang menyasar nelayan dan keluarganya di wilayah Roban Barat, Roban Timur, dan Ujungnegoro, Kabupaten Batang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dukungan diwujudkan melalui pemberian mesin kapal bagi 11 kelompok nelayan Roban Barat untuk menunjang aktivitas melaut, penyediaan asuransi BPJS Ketenagakerjaan bagi nelayan sebagai pekerja rentan, serta pemasangan listrik gratis bagi nelayan Roban Barat dan Roban Timur.
Perusahaan juga menjalankan program bedah rumah bagi nelayan Roban Timur serta perbaikan infrastruktur permukiman melalui pavingisasi jalan di Roban Barat dan Roban Timur guna mendukung lingkungan tempat tinggal yang lebih layak.
Komitmen tersebut turut mencakup peningkatan kesejahteraan keluarga nelayan melalui khitan massal bagi anak-anak nelayan di Roban Barat dan Roban Timur, serta dukungan terhadap SSB Sipesut sebagai bagian dari pengembangan aktivitas olahraga dan pembinaan generasi muda.
Rangkaian program ini mencerminkan pendekatan pemberdayaan yang tidak hanya menyentuh kebutuhan produktif nelayan, tetapi juga perlindungan sosial, kualitas hunian, infrastruktur lingkungan, dan kebutuhan keluarga. Dengan demikian, kontribusi PT Bhimasena Power Indonesia mendukung penguatan fondasi ekonomi dan sosial masyarakat pesisir secara berkelanjutan.
Adapun, detikJateng-detikJogja Awards merupakan forum penghargaan bagi tokoh-tokoh yang berkontribusi di Jawa Tengah dan Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti sejumlah tokoh, mulai dari kepala daerah, pemangku kepentingan (stakeholder), hingga pengusaha yang berperan dalam pembangunan Jawa Tengah, akan menerima penghargaan.
Tahun ini, kegiatan mengangkat tema 'Jawa Tengah Gerbang Investasi Indonesia: Sinergi Pemerintah, Investor, dan Kawasan Industri Menuju Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan'. Tak hanya pemberian penghargaan, acara ini juga menghadirkan Forum Investasi Jawa Tengah. Banyak data yang dibuka terkait peluang investasi di Jawa Tengah.
Wakil Ketua 2 Tim Pelaksana Dewan KEK Budi Santoso mewakili Wamenko Perekonomian Dradjad Hari Wibowo, dan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi hadir sebagai pembicara. Selain itu, Kapolda Jateng Irjen Roy Hardi Siahaan dan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Sudaryanto juga hadir sebagai narasumber tamu.
Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga terus mendorong berbagai kebijakan untuk meningkatkan daya tarik investasi. Hasilnya, realisasi investasi Jateng mencapai Rp 88,50 triliun sepanjang 2025.
Angka tersebut meningkat 28 persen dibandingkan realisasi pada tahun sebelumnya. Investasi yang masuk ke Jawa Tengah selama 2025 itu juga mampu menyerap sekitar 326 ribu tenaga kerja.

































































