Konser Andrea Bocelli Romanza 30th Anniversary World Tour Indonesia tak hanya menghadirkan pertunjukan musik, tetapi juga menjadi ajang penggalangan dana untuk program kemanusiaan di berbagai negara. Salah satu bentuk kepedulian yang disiapkan adalah donasi 100.000 pasang sepatu untuk anak-anak di Palestina dan negara lain yang terdampak perang.
Promotor Shoemaker Live memastikan konser tersebut tetap berlangsung sesuai rencana. Konser dijadwalkan pada 31 Oktober 2026 di Borobudur, Magelang, dan 3 November 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir dari detikNews, Kamis (29/10/2026) Founder Shoemaker Live Prajna Murdaya mengatakan, konser ini membawa pesan perdamaian, persatuan, dan solidaritas bagi masyarakat yang terdampak konflik. Ia mengapresiasi dukungan Pemerintah Indonesia dalam menjaga kelancaran penyelenggaraan acara tersebut.
"Kami memahami bahwa bagi banyak orang, konser ini memiliki makna yang lebih dalam dari sekadar pertunjukan musik. Ada kepedulian mendalam terhadap mereka yang harus menghadapi konflik dan kehilangan. Kami mendengarkan setiap pandangan tersebut dengan hati terbuka," ucap Prajna dalam keterangan tertulis.
"Maestro Bocelli senantiasa menjunjung nilai-nilai kemanusiaan dan ingin menyampaikan harapan akan perdamaian, terutama bagi mereka yang hingga hari ini belum dapat merasakannya," lanjutnya.
Galang Dana untuk Program Kemanusiaan
Shoemaker Live mengadakan penggalangan dana sebagai bagian dari rangkaian konser Andrea Bocelli di Indonesia. Dana yang terkumpul ditujukan untuk membantu berbagai program kemanusiaan di seluruh dunia, termasuk bantuan bagi anak-anak yang terdampak perang.
Salah satu program yang disiapkan adalah donasi 100.000 pasang sepatu untuk anak-anak di Palestina dan negara lain yang terdampak konflik.
Aksi ini diharapkan menjadi bentuk kepedulian terhadap anak-anak yang menghadapi situasi sulit akibat perang. Informasi lebih lanjut mengenai penggalangan dana tersebut dapat diakses melalui laman resmi Shoemaker Live.
Andrea Bocelli Bawa Pesan Perdamaian
Kepedulian terhadap kemanusiaan juga menjadi bagian dari perjalanan Andrea Bocelli melalui Andrea Bocelli Foundation (ABF), organisasi yang didirikannya pada 2011.
Yayasan tersebut mendukung berbagai inisiatif pemberdayaan masyarakat, terutama bagi anak-anak dan generasi muda dari komunitas rentan. Programnya mencakup perluasan akses pendidikan, pendidikan musik, pertukaran budaya, serta dukungan psikososial bagi masyarakat yang membutuhkan.
Shoemaker Live mengundang Bocelli ke Indonesia untuk menyampaikan pesan perdamaian dunia, persatuan, dan persaudaraan. Kehadirannya diharapkan mengingatkan masyarakat tentang kondisi anak-anak dan warga sipil yang belum dapat menjalani kehidupan dengan aman akibat konflik.
Pesan tersebut akan menjadi bagian dari pertunjukan di Borobudur dan Jakarta. Dalam konsernya, Bocelli juga akan mendedikasikan salah satu lagu untuk kemanusiaan dan perdamaian dunia, dengan perhatian khusus kepada anak-anak serta masyarakat yang hidup di tengah perang dan penderitaan.
MUI Sayangkan Keputusan Pemerintah
Di lain pihak, Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyayangkan keputusan pemerintah dan Polri yang tetap mengizinkan konser penyanyi Andrea Bocelli di Candi Borobudur, Magelang, dan Jakarta.
Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, Prof Sudarnoto Abdul Hakim, menilai keputusan tersebut tidak sejalan dengan komitmen yang sebelumnya disampaikan pemerintah. Menurutnya, Sekretaris Kementerian Pariwisata RI, Bayu Aji, pernah menyatakan akan menghormati dan mengikuti sepenuhnya keputusan serta arahan MUI terkait konser tersebut.
"Saya sangat menyesalkan keputusan pemerintah yang ternyata tidak 'tegak lurus' (istilah yang disebut pejabat Kementerian Pariwisata usai pertemuan dengan MUI) dengan sikap dan pernyataan resmi MUI serta aspirasi masyarakat," kata Prof Sudarnoto dilansir dari laman MUI, Kamis (29/10/2026).




































































