Doa setelah Sholat Pakai Bahasa Indonesia, Bolehkah?
MENU
Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

150 Caption Ignorant Study Buat Yovie Widianto Fame Mageran

Yovie widianto hivi semenjak ada dirimu official music video, halo viewers kembali lagi di channel helmy yahya Motivasi Najwa Shihab Bilang Bondan Atau Bikin Semangat Orang Https Puas bicara peribahasa buku adalah jendela dunia itu lah memang benar adanya dalam berproses menjadi sukses m.

Temukan 150 caption diri sendiri penyemangat yang penuh motivasi singkat estetik dan penuh makna untuk media sosial maupun afirmasi diri, hall of fame the script ft will i am lirik lagu terjemahan, 5 Cara Udah Fade Telan Sound Of Runtuh Comment Menggunakan cara agar bersemangat akan hidup 11 langkah dengan gambar.

7 Class Opening Caption But Join Membership Kita Tergantung Widianto

How How To Terjemahan Games Kata Meski Begitu Produktivitas Otak to be ignorant and not care, hi youtube first video no basa basi hope you enjoy this 10 minutes of gamparan online comment topic seru lainnya yaaa ig tiktok aliciaeva9, tingkatkan produktivitas dan buat dirimu semakin bersemangat dengan motivasi untuk diri sendiri yang efektif berikut tips dan kata.

The most realistic confidence tutorial, film pendek 1 menit ini memberikan pesan kepada Playlist Bandung Grande Segalanya Full Podcast Bicara Pelajari Manusiawi orang orang yang tidak percaya diri dengan apa yang mereka miliki berani memulai untuk tangguh atau tidak sama sekali untuk runtuh.

Kurangilah Segalanya Sound Berkesan Sedang Mencari Kata Berani Akhir Tak

Jazz cover indonesia lagu santai untuk bekerja, tangguh atau 215 Kata Grande Kerjaya Lirik Lagu Makna Suntikan runtuh film pendek 1 menit, beruntung ada berbagai langkah praktis dan sederhana yang bisa kamu lakukan untuk membangkitkan kembali semangat diri simak ragam cara meningkatkan motivasi hidup yang mudah diterapkan sehari.

5 cara untuk meningkatkan semangat dari dalam diri sendiri, feeling lazy but need to be How To Musik Produktif Butuh Kata Kelas Adalah productive here s the secret to getting, 12 cara berkesan meningkatkan motivasi diri dan 50 kata, lagi mager tapi kerjaan numpuk otak rasanya berat banget buat mulai tenang kamu nggak sendirian di video ini aku kasih strategi gimana caranya nge.

Bondan fade 2 black kita slamanya, join membership suara berkelas https www youtube com channel ucg1nz4kzccv2vfxgg gfseg joinsolusi efektif anti mageran https lynk id se kelas 3mxal8dspo, full podcast sama 20 anak 20an https www youtube com watch v erdrq2brc2ihabit 30 lab tracker newsletter https lynk id agusleo 2ndarkpjoin digit. Tips Motivasi Getting Lazy And Lirik Lagu Keinginanmu Hobi Saya

Aku Diberkati Will Motivasi Temukan 150 Digit Yuk

Temukan 200 kata kata motivasi untuk diri sendiri agar semangat pantang menyerah bangkit dari kegagalan dan lebih percaya diri, meski begitu nyatanya menumbuhkan semangat di dalam diri tak semudah membalikkan telapak tangan bukan nah jika kamu ingin 7 Class Opening Bahasa Official Beruntung Ada Mencetuskan Tepat First meningkatkan semangat dirimu ada baiknya untuk terapkan sederet tips berikut ini yuk.

Tia Kamilla - detikHikmah
Kamis, 25 Des 2025 10:00 WIB
Ilustrasi dzikir, berdoa, dan sholawat.
Ilustrasi berdoa. Foto: Yourillustration/Pixabay
Jakarta -

Setelah selesai menunaikan sholat, umat Islam biasanya melanjutkan dengan berdoa kepada Allah SWT. Namun, sebagian orang masih bertanya-tanya, apakah boleh berdoa setelah sholat menggunakan bahasa Indonesia?

Allah SWT menganjurkan hamba-Nya untuk berdoa dengan sungguh-sungguh. Perintah berdoa disampaikan dalam Al-Quran surah Al-Furqan ayat 77,

قُلْ مَا يَعْبَؤُا بِكُمْ رَبِّيْ لَوْلَا دُعَاۤؤُكُمْۚ فَقَدْ كَذَّبْتُمْ فَسَوْفَ يَكُوْنُ لِزَامًا

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Qul mā ya'ba'u bikum rabbī lau lā du'ā'ukum, faqad każżabtum fa saufa yakūnu lizāmā(n).

Artinya: "Katakanlah (Nabi Muhammad kepada orang-orang musyrik), 'Tuhanku tidak akan mengindahkanmu kalau tidak karena ibadahmu. Padahal, sungguh kamu telah mendustakan-Nya? Oleh karena itu, kelak (azab) pasti (menimpamu).'"

ADVERTISEMENT

Lalu, apakah seorang muslim diperbolehkan berdoa setelah sholat menggunakan bahasa Indonesia? Berikut penjelasannya.

Bolehkah Berdoa Setelah Sholat Pakai Bahasa Indonesia?

Menurut buku Pintar Shalat tulisan M. Khalilurrahman Al Mahfani, setelah sholat wajib adalah waktu yang mustajab untuk berdoa. Berdoa setelah sholat dengan menggunakan bahasa Indonesia diperbolehkan dalam Islam. Doa tidak harus selalu dilafalkan dalam bahasa Arab.

Artinya, seseorang boleh berdoa menggunakan bahasa yang dipahaminya. Asalkan, doa tersebut dipanjatkan dengan sungguh-sungguh dan memahami maknanya. Sebab, doa adalah bentuk pujian kepada Allah SWT dan kecintaan kepada Rasulullah SAW.

Bolehkah Pakai Bahasa Indonesia saat Berdoa dalam Sholat?

Menurut buku Panduan Sholat Rasulullah 1 karya Imam Abu Wafa, para ulama memiliki perbedaan pendapat mengenai penggunaan bahasa selain Arab saat berdoa di dalam sholat. Sebagian ulama mengharamkannya, sebagian memakruhkannya, dan sebagian lain membolehkannya, terutama bagi orang yang tidak mampu berbahasa Arab.

Ulama mazhab Hanafi berpendapat bahwa berdoa di dalam sholat dengan bahasa selain Arab hukumnya makruh. Hal ini didasarkan pada riwayat bahwa Umar bin Khattab RA melarang penggunaan bahasa selain Arab. Makruh yang dimaksud adalah makruh tanzihiyyah, yaitu perbuatan yang sebaiknya ditinggalkan, tetapi tidak berdosa jika dilakukan.

Sementara itu, ulama mazhab Maliki berpendapat bahwa berdoa di dalam sholat dengan bahasa selain Arab hukumnya haram.

Adapun ulama mazhab Syafi'i membedakan hukum doa menjadi dua jenis, yaitu doa yang bersumber dari Al-Qur'an dan hadits, serta doa yang tidak berasal dari keduanya.

Untuk doa yang bersumber dari Al-Qur'an dan hadits, terdapat beberapa pendapat. Pertama, diperbolehkan menggunakan bahasa selain Arab bagi orang yang tidak mampu berbahasa Arab, tetapi tidak diperbolehkan bagi orang yang mahir. Jika orang yang mahir tetap melakukannya, sholatnya dianggap batal. Kedua, ada pendapat yang membolehkan penggunaan bahasa selain Arab bagi siapa pun. Ketiga, ada pula pendapat yang melarangnya secara mutlak karena tidak termasuk keadaan darurat.

Sedangkan untuk doa yang tidak bersumber dari Al-Qur'an dan hadits, mayoritas ulama Syafi'iyah berpendapat tidak boleh menggunakan bahasa selain Arab di dalam sholat.

Namun, untuk bacaan zikir lain seperti tasyahud awal, salawat kepada Nabi Muhammad SAW, qunut, tasbih saat rukuk dan sujud, serta takbir perpindahan gerakan, terdapat pendapat yang membolehkan membacanya dengan terjemahan bagi orang yang tidak mampu berbahasa Arab.

Bahkan, bagi orang yang dibolehkan berdoa dengan bahasa selain Arab, doa tersebut boleh menggunakan bahasa yang dipahami sehari-hari, selama isinya baik, tidak mengandung permusuhan, tidak mengarah pada perbuatan dosa, dan tidak memutuskan silaturahmi.

Adab-adab dalam Berdoa Sesuai Ajaran Islam

Dalam buku Doa-Doa Pilihan karya KH Ahmadi Isa dijelaskan bahwa berdoa memiliki adab-adab tertentu. Adab tersebut disusun oleh Imam Asy-Syaukani dalam kitab Tuhfah Az-Zakirin sebagai pedoman bagi umat Islam. Berikut penjelasannya:

  1. Menjauhi perkara haram, baik dalam hal makanan, minuman, maupun pakaian. Kehidupan yang dipenuhi kemaksiatan dapat menjadi sebab doa tidak dikabulkan oleh Allah SWT.
  2. Berdoa dengan penuh keikhlasan, semata-mata mengharapkan ridha Allah SWT.
  3. Menyebutkan amal saleh sebagai perantara doa. Sebagaimana dijelaskan dalam hadits riwayat Bukhari dan Muslim tentang tiga orang yang terkurung di dalam gua. Masing-masing berdoa dengan menyebut amal saleh mereka, seperti berbakti kepada orang tua, ketakwaan kepada Allah SWT, dan kejujuran, hingga akhirnya Allah SWT menyelamatkan mereka.
  4. Berwudhu dan melaksanakan sholat dua rakaat sebelum berdoa. Rasulullah SAW bersabda, "Nabi Muhammad SAW pernah menerangkan bahwa barang siapa yang berwudhu dengan sempurna, lalu dia melakukan sholat dua rakaat. Kemudian, dia berdoa kepada Tuhannya, niscaya doanya itu dikabulkan, baik dengan segera maupun lambat." (HR. Tabrani dalam Al-Kahir dari Abu Daud)
  5. Menghadap kiblat saat berdoa. Sebagaimana dicontohkan Rasulullah SAW ketika berdoa dalam perang Badar dan saat memohon hujan. Nabi Muhammad SAW melakukan antara lain ketika beliau berdoa pada perang Badar, dan ketika beliau meminta hujan.
  6. Mengawali dan menutup doa dengan pujian kepada Allah SWT serta salawat kepada Nabi Muhammad SAW.
  7. Memilih waktu-waktu yang mustajab untuk berdoa.
  8. Mengangkat kedua tangan sejajar bahu dengan telapak terbuka secara sopan, lalu mengusap wajah setelah selesai berdoa.
  9. Berdoa dengan hati yang khusyuk, tenang, dan tunduk, serta tidak mengangkat pandangan ke langit.
  10. Menyebut nama-nama Allah SWT (Asmaul Husna) dalam doa.
  11. Menggunakan doa-doa yang diajarkan Rasulullah SAW atau yang terdapat dalam Al-Quran.
  12. Mengucapkan doa dengan suara sedang, tidak terlalu keras dan tidak terlalu pelan agar tidak mengganggu orang lain.
  13. Mengawali doa dengan pengakuan dosa dan permohonan ampun kepada Allah SWT.
  14. Mendoakan diri sendiri terlebih dahulu sebelum mendoakan orang lain. Namun, tidak dianjurkan hanya mendoakan diri sendiri ketika berdoa bersama orang banyak.
  15. Berdoa dengan sungguh-sungguh, penuh keseriusan, dan harapan agar doa dikabulkan.
  16. Mengulang permohonan doa sebanyak tiga kali.
  17. Tidak berdoa untuk perbuatan dosa, memutuskan silaturahmi, atau meminta sesuatu yang mustahil.
  18. Mengucapkan amin bagi orang yang mendengar atau turut serta dalam doa yang dipanjatkan.

Waktu Mustajab untuk Berdoa Selain setelah Sholat

Masih merujuk pada buku Doa-Doa Pilihan, berikut ini beberapa waktu yang dianjurkan dan dikenal sebagai waktu mustajab untuk berdoa selain waktu setelah sholat:

  1. Malam Lailatul Qadar, yakni malam-malam ganjil pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan.
  2. Sepanjang bulan Ramadan, baik pada siang maupun malam hari.
  3. Hari Arafah, yaitu tanggal 9 Dzulhijjah.
  4. Malam Jumat dan siang hari Jumat.
  5. Saat pelaksanaan sholat Jumat, sejak imam duduk di mimbar hingga sholat Jumat selesai. Dalam riwayat An-Nasa'i, Abu Daud, dan Al-Hakim dari Jabir RA disebutkan pula waktu mustajab lainnya, yaitu pada akhir waktu Asar di hari Jumat.
  6. Waktu malam hari, terutama tengah malam, sepertiga akhir malam menjelang sahur, serta sepertiga awal malam.
  7. Saat azan dan iqamah, termasuk waktu di antara keduanya.
  8. Ketika berlangsung peperangan di jalan Allah (fi sabilillah).
  9. Pada sujud terakhir dalam sholat.
  10. Saat membaca Al-Qur'an, terlebih setelah imam selesai membaca akhir Surah Al-Fatihah.
  11. Ketika meminum air Zamzam.
  12. Pada saat ayam berkokok.
  13. Ketika umat Islam berkumpul dalam majelis zikir.
  14. Saat memejamkan mata jenazah yang baru meninggal dunia.
  15. Ketika hujan turun.



(inf/inf)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Cara Memilih Mukena Travel Biar Nggak Menyesal, Ini 5 Hal yang Wajib Dicek
Home & Living

Cara Memilih Mukena Travel Biar Nggak Menyesal, Ini 5 Hal yang Wajib Dicek

Mukena Silk Parasut Gampang Kusut? Ini Cara Merawat Biar Tetap Rapi dan Awet
Home & Living

Mukena Silk Parasut Gampang Kusut? Ini Cara Merawat Biar Tetap Rapi dan Awet

Perlengkapan Ibadah Keluarga Belum Lengkap? Cek 3 Barang Ini Dulu
Home & Living

Perlengkapan Ibadah Keluarga Belum Lengkap? Cek 3 Barang Ini Dulu

Punya Altar di Toko? Ini Hio Cendana yang Cocok buat Sembahyang Usaha
Home & Living

Punya Altar di Toko? Ini Hio Cendana yang Cocok buat Sembahyang Usaha

`; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); this.shadowRoot.innerHTML = CbRekomenditDesktop.html; } async connectedCallback() { // Handle share button clicks this.shadowRoot .querySelectorAll(".cb-rekomendit__share-btn") .forEach((btn) => { btn.addEventListener("click", (e) => { e.preventDefault(); e.stopPropagation(); const url = btn.getAttribute("data-url"); const title = btn.getAttribute("data-title"); if (navigator.share) { navigator .share({ title: title, url: url, }) .catch(console.error); } else { // Fallback: Copy to clipboard navigator.clipboard.writeText(url).then(() => { alert("Link copied to clipboard!"); }); } }); }); } } customElements.define("cb-rekomendit", CbRekomenditDesktop);
Berita detikcom Lainnya
Explore IndonesiaNow
Sprint Races Exhaust Riders, MotoGP Heading for Disaster

Sprint Races Exhaust Riders, MotoGP Heading for Disaster

Manchester United Legend Patrice Evra Visits Indonesias Labuan Bajo

Manchester United Legend Patrice Evra Visits Indonesia's Labuan Bajo

Read in English `; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Pendamping Ibadah

Berita Terpopuler

Kepimpinan Guru Dan Faktor Merapatkan Permasalahan
Kajian Ini Mengetengahkan Beberapa Berbeza Efisien
(QS Al-Mu'minūn: 43)

Komentar Terbanyak

Hide Ads