Jalur pendakian Gunung Andong di Magelang ditutup mulai hari Kamis (29/10) sampai batas waktu yang tidak ditentukan.
Penutupan sementara jalur pendakian gunung Andong disebut sebagai langkah untuk mencegah terjadinya kebakaran lahan dan hutan (karhutla).
"Njih, ditutup sementara berdasarkan arahan Gubernur Jateng untuk antisipasi bencana karhutla, sekaligus untuk menjaga alam dan lingkungan sekitar," kata Ketua Basecamp Taruna Jayagiri Pendakian Gunung Andong via Sawit, Maisaro, dalam pesan Whatsappnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan, pengumuman penutupan sementara jalur pendakian Gunung Andong via Sawit berlangsung mulai Kamis (29/10) pukul 00.00 WIB hingga batas waktu yang belum ditentukan. Pihaknya juga mengirimkan flyer pengumuman penutupan sementara.
"Sudah diumumkan (di akun medsos) dan batas waktu (sampai diumumkan kembali)," sambungnya.
Dengan demikian, jalur pendakian Gunung Andong melalui Sawit, Pendem, Gogik, dan Temu Kidul bakal ditutup mulai hari Kamis (29/10). Sedangkan pembukaan kembali nantinya bakal diumumkan.
"Ditutup sementara. Mulai Kamis sampai batas waktu yang belum ditentukan," kata salah satu Pengelola Basecamp Gunung Andong via Pendem, Khoirul.
"(Alasan penutupan sementara) Untuk mengurangi risiko karhutla," ujarnya.
Hal senada juga disampaikan oleh salah satu Pengelola Basecamp Gunung Andong via Temu Kidul, Sururi.
"Enggih (semua jalur ditutup mulai Kamis)," kata dia.
---------
Artikel telah naik di detikJateng.



























































