Raja Arab Saudi sekaligus Penjaga Dua Masjid Suci, Salman bin Abdul-Aziz Al-Saud, pernah menduduki posisi pertama sebagai tokoh muslim paling berpengaruh di dunia versi The Royal Islamic Strategic Studies Centre (RISSC). Posisinya geser dalam tiga tahun terakhir ini.
Dalam publikasi The Muslim 500: The World's 500 Most Influential Muslimsedisi 2023, Raja Salman menjadi tokoh muslim top 1 dunia. Posisinya turun satu tingkat pada tahun berikutnya, lalu melompat ke posisi lima pada 2025. Tahun ini, Raja Salman berada di posisi delapan.
Merujuk pada laporan RISSC dalam The Muslim 500: The World's 500 Most Influential Muslims edisi 2026 yang diterbitkan pada 30 Oktober 2025, tokoh muslim paling berpengaruh di dunia tahun 2026 adalah Syekh Tamim bin Hamad Al-Thani.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Syekh Tamim bin Hamad Al-Thani adalah seorang Emir Qatar yang naik tahta pada Juni 2013 lalu di usia 33 tahun menggantikan ayahnya, Syekh Hamad bin Khalifa Al-Thani.
Menilik latar pendidikannya, Syekh Tamim bin Hamad Al-Thani menyelesaikan studi di sekolah swasta di Inggris sebelum lulus dari Royal Military Academy di Sandhurst pada 1998.
Selama menjabat sebagai putra mahkota hingga naik takhta menjadi Emir, Syekh Tamim bin Hamad Al-Thani pernah menduduki berbagai posisi strategis termasuk wakil panglima angkatan bersenjata dan Ketua Otoritas Intervensi Qatar.
Metode Pemeringkatan Tokoh Muslim Paling Berpengaruh Versi RISSC
Pemeringkatan tokoh muslim paling berpengaruh di dunia versi RISSC didasarkan pada kemampuan seseorang untuk memberikan perubahan yang berdampak signifikan terhadap dunia Islam maupun komunitas muslim secara luas.
Pengukuran pengaruh ini dilakukan melalui kombinasi matrik sosial, opini publik melalui masa pencalonan terbuka selama sebulan setiap tahunnya. Adapun pencapaian seumur hidup akan diberikan bobot nilai lebih besar daripada pencapaian dalam tahun berjalan saja.
Di samping itu, laporan ini turut memperhitungkan tokoh perintis atau figur suara tunggal di daerah terpencil untuk menghargai pengaruh positif di tingkat lokal maupun global. Pengaplikasian metode ini tidak menjadikan nama tokoh yang terdaftar berubah secara drastis dari tahun ke tahun, melainkan mengalami perubahan secara bertahap.
Daftar Top 50 Tokoh Muslim Paling Berpengaruh di Dunia 2026
Berikut adalah top 50 tokoh muslim paling berpengaruh di dunia menurut publikasi RISSC dalam The Muslim 500 edisi 2026.
- Syekh Tamim bin Hamad Al-Thani (Emir Qatar)
- Syekh Muhammad Taqi Usmani (Mufti dan Cendekiawan, Pakistan)
- Syekh Al Habib Umar bin Hafiz (Cendekiawan dan Pendiri Darul Mustafa, Tarim, Yaman)
- Ayatullah Agung Hajj Sayyid Ali Khamenei (Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran, wafat dalam serangan 28 Februari 2026)
- Raja Abdullah II bin Al-Hussein (Raja Yordania, Penjaga Situs Suci Yerusalem)
- Syekh Dr. Ahmad Muhammad Al-Tayyeb (Grand Syekh Al-Azhar, Mesir)
- Recep Tayyip Erdoğan (Presiden Turki)
- Raja Salman bin Abdul-Aziz Al-Saud (Raja Arab Saudi, Penjaga Dua Masjid Suci)
- Syekh Mohamed bin Zayed Al-Nahyan (Presiden Uni Emirat Arab)
- Anwar Ibrahim (Perdana Menteri Malaysia)
- Ayatullah Agung Sayyid Ali Hussein Al-Sistani (Otoritas Tertinggi Hawza, Najaf, Irak)
- Raja Mohammed VI (Raja Maroko)
- Syekh Salman Al-Ouda (Cendekiawan dan Pendidik, Arab Saudi)
- Mohammad bin Salman bin Abdul-Aziz Al-Saud (Putra Mahkota Arab Saudi)
- Prabowo Subianto (Presiden Indonesia)
- Maulana Mahmood Madani (Pemimpin dan Presiden Jamiat Ulema-e-Hind, India)
- Syekh Sultan Muhammadu Sa'adu Abubakar III (Sultan Sokoto, Nigeria)
- Syekh Abdullah bin Bayyah (Presiden Forum Promosi Perdamaian dalam Masyarakat Muslim, Mauritania)
- Yahya Cholil Staquf (Ketua Umum PBNU, Indonesia, demisioner 30 Agustus 2026)
- Ibrahim Kalin (Direktur Badan Intelijen Nasional, Turki)
- Syekh Abdul-Malik Al-Houthi (Pemimpin Kelompok Houthi, Yaman)
- Abdel Fattah Saeed El-Sisi (Presiden Mesir)
- Syekh Dr. Ali Gomaa (Mantan Mufti Agung, Mesir)
- Syekh Habib Ali Zain Al Abideen Al-Jifri (Direktur Jenderal Tahah Foundation, Yaman)
- Syekh Hamza Yusuf Hanson (Pengajar dan Pendiri Zaytuna College, AS)
- Syekh Ahmad Tijani bin Ali Cisse (Pemimpin Tarekat Sufi Tijaniyyah, Senegal)
- Syekh Usama Al-Sayyid Al-Azhari (Menteri Wakaf (Urusan Agama), Mesir)
- Syekh Mustafa Hosny (Pendakwah, Mesir)
- Ibrahim Traoré (Presiden Sementara Burkina Faso)
- Ilham Aliyev (Presiden Azerbaijan)
- Habib Luthfi bin Yahya (Pendakwah, Indonesia)
- Maulana Tariq Jameel (Cendekiawan dan Pendakwah, Pakistan)
- Syekh Muhammad Al-Yaqoubi (Cendekiawan, Suriah)
- Profesor Seyyed Hossein Nasr (Filsuf dan Profesor Universitas, AS)
- Timothy Winter/Syekh Abdal Hakim Murad (Cendekiawan, Inggris)
- Samia Suluhu Hassan (Presiden Tanzania)
- Syekh Uthman Taha (Kaligrafer, Suriah)
- Syekh Rached Ghannouchi (Politisi, Tunisia)
- Mohamed Salah (Pesepak bola, Mesir)
- Syekh Muqtada Sadr (Cendekiawan dan Politisi, Irak)
- Maulana Nazar-ur-Rehman (Amir Jamaah Tabligh, Pakistan)
- Syekh Ibrahim Saleh Al-Hussaini (Cendekiawan, Nigeria)
- Mullah Haibatullah Akhundzada (Pemimpin Taliban, Afganistan)
- Syekh Muhammad Ilyas Attar Qadiri (Pendiri Gerakan Dawat-e-Islami, Pendakwah, Pakistan)
- Mahmoud Abbas (Presiden Palestina)
- Khaled Mashal (Politisi, Palestina)
- Ahmed Al-Sharaa (Presiden Suriah)
- Profesor Syed Muhammad Naquib Al-Attas (Cendekiawan, Malaysia)
- Profesor Mustafa Abu Sway (Cendekiawan, Palestina)
- Muhammad Yunus (Perdana Menteri Sementara Bangladesh)




































































