Gubernur Bali Wayan Koster buka suara kronologi kala ia terlibat cekcok dengan pegawai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) saat krisis bahan bakar minyak (BBM) Bali. Penggalan video itu viral pada bagian Koster membentak pegawai dengan kalimat 'diam kamu!'.
Koster bercerita, saat itu ia sedang mengunjungi salah satu SPBU untuk memastikan kesepakatan pembukaan SPBU selama 24 jam bersama Pertamina berjalan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena keputusan kita dengan Pertamina adalah buka 24 jam, maka saya berkunjung. Ternyata pas yang saya kunjungi itu nggak jalan, sementara yang antre banyak banget," kata Koster saat Rapat Paripurna DPRD Bali ke-56 di Gedung DPRD Bali, Denpasar, Jumat (30/10/2026).
Insiden adu mulut antara Koster dan pegawai SPBU itu terjadi pada Rabu malam (14/10/2026) di SPBU 54.801.48, Jalan Diponegoro, Kota Denpasar. Koster saat itu menanyakan siapa pimpinan SPBU tersebut sekaligus alasan SPBU tidak beroperasi.
Ia mengaku memerintahkan agar SPBU segera dibuka. Namun, menurutnya, perintah itu ditujukan kepada pimpinan SPBU, bukan kepada pegawai yang kemudian menyampaikan keluhannya.
"Orang saya ngomongnya sama si A malah yang marah si B, penggalan video itu viral lah itu," ungkapnya.
Meski demikian, Koster mengakui dirinya turut terpancing emosi dalam kejadian tersebut. Ia menilai seharusnya tidak membalas kemarahan pegawai dengan emosi serupa.
"Salah saya, itu marah saya malah ikut marah, itu salah saya. Saya sampai rumah kepikiran," ujarnya.
Koster menilai penanganan krisis BBM di Bali membutuhkan kerja sama seluruh pihak. Menurutnya, masing-masing pihak tidak perlu saling mencari kesalahan karena yang terpenting adalah memastikan persoalan segera teratasi.
Ia menyebut upaya penanganan krisis BBM di Bali mendapat apresiasi dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah lain, hingga sejumlah duta besar, sebab dinilai berjalan lebih cepat dari perkiraan.
"Ke depan kita harus memperkuat koordinasi dengan pihak-pihak terkait agar kejadian ini tidak terulang kembali," pungkasnya.

















































