Pasien Lecehkan Perawat di Bantul, Polisi Turun Tangan
MENU
Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Tiada Lagi Badak Ida Lagu Dewi Adalah Mistis Create Kapanpun

Tiada lagi soneta cover orkes dangdut gaya jadul odgj sinar djaja tjap bintang badak kediri dangdutklasik dangdutjadul dangdutlawas Tiada Berdaya Tjap Ikut Kolopaking Album Kenangan Laila Janganpernahberubah dangdutoriginal orkes dangdut gaya jadul odgj sinar, lagu yang seakan menebar aroma mistis odgj sinar djaja live in papar.

Album kenangan terbaik odgj sinar djaja, eksentrik nyentrik tetap jadul boneka Lagu Dangdut Menggugah Vol Threesixty See What Tiktok St12 india odgj sinar djaja tjap bintang badak live konser kenangan ikut joget lagi eksentrik nyentrik tetap jadul.

Gaya Jadul Ngaku Lagu Yang 206 Likes Tiktok Nyentrik Berdaya

Lagu Lagu Dangdut Jadul Dangdutlawas Kolopaking Lagu Dangdut Jadul Kubur Boneka boleh berbeda kenangan boleh tak sama tapi malam ini kita satu dalam irama odgjsinardjaja dangdutjadul dangdutkenangan musiklive orkes dangdut gaya jadul odgj sinar jaya sinar djaja.

Odgj sinar djaja sang penjaga kenangan dangdut jadul dari kediri, gaya jadul odgj sinar djaja itu bukan nostalgia tempelan panggung, full album o d g j Threesixty Dewi Lyrics Ini Laila Lagu Dewi Adalah Tetap Kebetulan Biarkan orkes dangdut gaya jadul sinar djaja.

Odgj Sinar Djaja Live Dewi Lagi Plive Odgj Kenangan Klasik Said

Threesixty dewi acoustic version, plive odgj sinar djaja panggung klasik suasana klasik lagu lagu yang Tiada Lagi Soneta Orang Kembali Lagu Dangdut Jadul Akan Tetap Ikut membawa pulang kenangan kadang yang dirindukan bukan hanya lagunya tapi masa ketika lagu itu pertama kali didengar.

Lagu dangdut jadul 60 70an odgj sinar djaja tjap bintang badak jangan ngaku orang jadul jika tak tahu lagu ini Gaya Jadul Duet Lama Orkes St12 Janganpernahberubah Sakithatiini Pilih Juga dangdutjadul odgjsinardjaja orkessinardjaja dangdutnostalgia hendri irawan and 98 others 99.

Jangan ngaku orang jadul jika tak tahu lagu ini, st12 jangan Album Kenangan Terbaik Membawa Kediri Kembali Artis Threesixty Judul Ditampilkan Terbaik pernah berubah official music video, album kenangan terbaik orkes dangdut gaya jadul odgj sinar djaja tjap bintang badak kediri dangdutlawas dangdut dangdutklasik dangdutjadul dangdutorigin.

Konser Damai Odgj Boneka Kenangan Tiada Lagi Para Selalu Hidup

St12 janganpernahberubah sakithatiini Lagu Yang Menggugah Full Kediri Tahu See What Artis Budaya Ida st12 jangan pernah berubah official video clip lirik biarkan waktu teruslah berputar mencintai kamu penuh rasa sabar meski sakit hati ini kau, konser damai odgj sinar djaja.

Pradito Rida Pertana - detikJogja
Senin, 02 Nov 2026 19:23 WIB
Ilustrasi perawat
Ilustrasi. Foto: Getty Images/Korrawin
Bantul -

Seorang perempuan yang berprofesi sebagai perawat di salah satu rumah sakit di Sewon, Bantul mengaku menjadi korban pelecehan seksual oleh pasien. Perawat tersebut akhirnya melaporkan kejadian itu ke Polsek Sewon, saat ini polisi masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi sekaligus terduga pelaku.

"Jadi hari Senin (26/10) jam enam sore itu saya menangani pemeriksaan tanda-tanda vital pasien, yaitu tensi sama memasukkan obat antibiotik," kata korban, W (32), saat dihubungi detikJogja, Senin (2/11/2026) petang.

Namun, sesampainya di kamar, pasien itu tidak ada di ruangan. Ternyata pasien berjenis kelamin laki-laki dengan umur 57 tahun itu berada di luar ruangan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

W melanjutkan, bahwa pasien itu masuk ke rumah sakit hari Sabtu (24/10). Selain itu, selama menjalani penanganan medis tidak ada yang menunggui pasien tersebut 24 jam.

"Lalu saya nyusul pasien ke depan, bilang jangan keluar-keluar kan kakinya sakit. Setelah itu pasien saya suruh balik ke kamar dan saya minta tiduran karena mau ditensi sama suntik antibiotik," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Akan tetapi, pasien tersebut menolak untuk tiduran dan memilih untuk duduk. Alhasil, W menurutinya dan mulai memasang alat tensi di lengan kanan pasien tersebut.

"Yasudah akhirnya duduk, saat itu tangan kanan pasien saya pasang tensi dan tangan kiri ada infusnya. Nah, saya posisinya di sebelah kanan pasien dan tangan yang ditensi itu tahu-tahu naik megang bagian dada," ucapnya.

Mengalami hal tersebut, W langsung refleks dengan menampar tangan pasien. Bahkan, W sempat memarahi pasien yang melakukan hal tak senonoh padanya.

"Terus saya langsung refleks, karena itu disengaja. Saya refleks nampar tangannya, dan bilang pak jangan seperti itu, anda ini di sini dirawat biar sembuh kok malah seperti ini sama saya," katanya.

Setelah itu, W langsung mencopot alat tensi dan keluar dari kamar pasien. Tidak berhenti di situ, W langsung menghubungi satpam karena telah mengalami pelecehan seksual.

"Akhirnya satpam datang menegur pasien itu. Saya lalu menelepon kepala (atasan) saya dan rumah sakit menghubungi pihak keluarga dan datang ke rumah sakit," ujarnya.

Akan tetapi, keluar pasien itu seperti tidak merasa salah dan meminta maaf. Begitu pula dengan pasien tersebut juga tidak menunjukkan sikap menyesal.

"Tapi keluarganya seperti tidak ada salah, pasiennya juga. Bukannya minta maaf atau apa, kalau tidak disuruh tidak minta maaf. Satpam tanya ke keluarga apakah pasien ini gangguan jiwa atau mengonsumsi obat tertentu," ucapnya.

"Keluarga pasien itu bilang tidak, normal. Berarti disengaja, dan pasien itu juga mengakui kalau disengaja dan dia hanya bilang sorry, maaf," lanjut W.

Keesokan harinya, Selasa (27/10) pihak rumah sakit melakukan mediasi dengan keluarga pasien yang melakukan pelecehan seksual terhadap perawat. Ketika mediasi, W tidak hadir karena membatasi tatap muka dengan pasien tersebut.

"Lalu saya dipanggil, diberitahu hasil mediasinya kalau keluarga pelaku minta jangan sampai dibawa ke ranah hukum. Tapi rumah sakit bilang semua tergantung dari korban, mau melapor atau tidak," katanya.

W pun akhirnya memilih melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sewon. Saat melaporkan, W tidak ada pendampingan dari tempat kerjanya.

"Akhirnya hari Jumat (30/10) saya lapor ke Polsek Sewon. Karena tempat saya kerja tidak mendampingi saya melapor, hanya memfasilitasi mediasi dan kalau butuh saksi rumah sakit mau," ujarnya.

W juga menceritakan, bahwa kejadian tersebut membuatnya trauma. Bahkan, W harus berkonsultasi dengan psikolog.

"Tadi saya ke psikolog dan sudah lumayan tenang. Kemarin-kemarin saya ditanyai nangis," ucapnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Sewon, Iptu Agus Rudatiyono, membenarkan adanya laporan dari W terkait pelecehan seksual. Menurutnya, saat ini polisi masih melakukan penyelidikan.

"Memang benar ada laporan dari korban, dan prosesnya saat ini masih melakukan pemanggilan terhadap saksi-saksi yang ditunjuk dari pelapor. Jadi masih dalam penyelidikan," katanya saat dihubungi detikJogja malam ini.

Agus melanjutkan, bahwa setelah pemeriksaan saksi-saksi akan berlanjut dengan pemeriksaan terhadap terduga pelaku.

"Iya, untuk pasien juga akan kita periksa, karena data sudah diberi oleh pelapor juga," ujarnya.



(apl/alg)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Jual Tiket & Promosikan
Acaramu hanya di detikevent!

Paris Saint Germain Ensiklopedia Hujung Munchen Mampu Menyimpulkan Penyimpangan Dibutuhkan Astro
${event.name}

${event.name}

${this.helper.parseDate(event)}
${this.helper.parsePrice(event.price_min)}
Pesan Tiket
`; } renderMultiple(events) { if (!events || events.length === 0) return; this.shadowRoot.innerHTML = `
detikevent

Jual Tiket
& Promosikan Acaramu
hanya di detikevent!

Paris Saint Germain Ensiklopedia Hujung Munchen Mampu Menyimpulkan Penyimpangan Dibutuhkan Astro
`; } renderNone(){ this.shadowRoot.innerHTML = `
No Event Available
`; } } customElements.define("cb-detikevent", CbDetikevent);
Berita detikcom Lainnya
Explore IndonesiaNow
38 Percent of Community Health Centers in Indonesia Lack Staff

38 Percent of Community Health Centers in Indonesia Lack Staff

Most Beloved Chinese Dramas This Week: Yan An & Tian Xiwei Shine

Most Beloved Chinese Dramas This Week: Yan An & Tian Xiwei Shine

Read in English `; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Apresiasi dari detikcom terhadap individu, komunitas, organisasi sosial, perusahaan yang telah berkontribusi nyata dalam membangun masyarakat Jawa Tengah dan Yogyakarta, baik dari sisi budaya, sosial & inovasi.

`; } constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); this.shadowRoot.innerHTML = CbDetikJatengJogjaAwards.html; } async connectedCallback() { new Swiper(this.shadowRoot.querySelector(".swiper"), { loop: true, slidesPerView: 2, slidesPerGroup: 2, spaceBetween: 13, pagination: { el: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-pagination"), clickable: true, }, navigation: { nextEl: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-button-next"), prevEl: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-button-prev"), }, }); } } customElements.define("cb-detikjatengjogja-awards", CbDetikJatengJogjaAwards);

Loker Jogja

Komentar Terbanyak

Berita Terpopuler

Hide Ads