Animo pemuda di Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk menjadi prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD) sangat tinggi. Panglima Kodam (Pangdam) XXVII/Sobe Sonbai, Mayjen TNI Thevi Angandowa Zebua, mencatat ada 14 ribu anak muda NTT yang mendaftar untuk menjadi TNI AD.
"Terkait dengan rekrutmen, jadi memang saat ini KAMI di TNI, khususnya di TNI Angkatan Darat, kami konsen untuk rekrutmen nanti. Kami mengetahui banyak animo dari wilayah di NTT, anak-anak muda kita yang ingin masuk menjadi TNI ada 14 ribu," ujar Thevi, di Kupang, Senin (2/11/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rekrutmen menjadi bagian penting untuk memenuhi kekuatan satuan-satuan TNI AD di NTT. Belasan ribu pendaftar itu akan diseleksi untuk memenuhi kebutuhan bintara dan tamtama. Total ada 5 ribu kota untuk tamtama dan 1.800 untuk bintara.
"Kami juga ingin anak-anak muda kita juga berperan nanti ke depan dalam pemenuhan satuan-satuan yang ada di wilayah NTT ini," tegas Thevi.
Jenderal TNI AD bintang dua itu mengajak para calon prajurit untuk mempersiapkan diri secara maksimal agar bisa bersaing dalam seleksi. Menurutnya, jajaran Kodam Sobe Sonbai siap membantu, membina,dan menyiapkan calon prajurit, terutama dalam aspek kesehatan dan kebugaran.
Akui Keterbatasan
Di sisi lain, Thevi mengakui Kodam Sobe Sonbai masih menghadapi berbagai keterbatasan di awal masa operasional. Keterbatasan tersebut mulai dari pemenuhan jumlah personel, ketersediaan alat utama sistem persenjataan (alutsista), material pendukung hingga infrastruktur pembangunan markas satuan.
"Meskipun dihadapi tantangan awal masa transisi dan penataan organisasi tersebut, satuan ini harus tetap berkomitmen, menjalankan fungsi pertahanan secara bertahap demi menjaga kedaulatan di wilayah NTT," tegas Thevi.
Menurut Thevi, pembentukan Kodam Sobe Sonbai merupakan kebijakan strategis pimpinan TNI dalam mewujudkan pertahanan dan keamanan di wilayah kepulauan terbesar, perbatasan hingga daerah rawan konflik.
"Ini semua diwujudkan dan bertujuan untuk kesejahteraan rakyat Indonesia baik di bidang pertahanan dan keamanan maupun tugas-tugas operasi selain perang yang dilakukan TNI," jelas Thevi.
Kodam Sobe Sonbai kini memiliki kekuatan 27 satuan, terdiri dari satu korem, 15 kodim, 2 brigade, lima batalion teritorial pembangunan (TP), satu batalion artileri pertahanan udara (arhanud), serta kompi kavaleri dan kompi zeni.
"Jadi ini satu hal yang membanggakan untuk kita masyarakat NTT. Kami berharap dengan adanya kodam kita mampu membantu pemerintah daerah juga dalam hal pembinaan teritorial yang sifatnya perbantuan bagi pemerintah daerah," terang Thevi.
(hsa/hsa)

















































