Harga sembako di Jawa Timur (Jatim) pada 2 November 2026 mengalami fluktuasi dibandingkan hari sebelumnya. Sejumlah komoditas mengalami kenaikan, seperti beras premium, Minyakita, daging ayam ras, cabai rawit merah, dan bawang putih.
Sementara itu, harga beras medium, gula kristal putih, minyak goreng curah, daging sapi, telur ayam, cabai merah, dan bawang merah mengalami penurunan.
Memantau perkembangan harga sembako setiap hari penting dilakukan masyarakat untuk mengatur anggaran belanja dan mengelola pengeluaran rumah tangga. Lantas, berapa harga sembako terbaru di Jawa Timur pada 2 November 2026? Berikut daftar harga lengkapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Update Harga Sembako Senin 2 November 2026
Sembako merupakan singkatan dari sembilan bahan pokok yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan dan rumah tangga sehari-hari.
Sembilan kelompok kebutuhan pokok tersebut meliputi beras, gula pasir, minyak goreng dan mentega, daging sapi dan ayam, telur ayam, susu, bawang merah dan bawang putih, gas elpiji dan minyak tanah, serta garam.
Selain sembilan bahan pokok tersebut, cabai juga menjadi salah satu komoditas dapur yang perlu diperhatikan karena harganya cenderung mengalami perubahan.
Berikut daftar harga sembako terbaru di Jawa Timur, Senin 2 November 2026, berdasarkan data dari Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Jawa Timur.
- Beras Premium: Rp 15.102/kg
- Beras Medium: Rp 12.965/kg
- Gula Kristal Putih: Rp 17.466/kg
- Minyak Goreng Curah: Rp 20.387/kg
- Minyak Goreng Kemasan Premium: Rp 22.143/liter
- Minyak Goreng Kemasan Sederhana: Rp 18.870/liter
- Minyak Goreng Minyakita: Rp 15.932/liter
- Daging Sapi Paha Belakang: Rp 135.025/kg
- Daging Ayam Ras: Rp 35.033/kg
- Daging Ayam Kampung: Rp 69.144/ekor
- Telur Ayam Ras: Rp 23.558/kg
- Telur Ayam Kampung: Rp 45.032/kg
- Susu Kental Manis (Bendera): Rp 12.402 (370 gr/kl)
- Susu Kental Manis (Indomilk): Rp 12.292 (370 gr/kl)
- Susu Bubuk (Bendera): Rp 41.585 (400 gr/dos)
- Susu Bubuk (Indomilk): Rp 40.575 (400 gr/dos)
- Garam Bata: Rp 1.905/buah
- Garam Halus: Rp 9.258/kg
- Cabai Merah Keriting: Rp 44.390/kg
- Cabai Merah Besar: Rp 33.610/kg
- Cabai Rawit Merah: Rp 53.777/kg
- Bawang Merah: Rp 27.652/kg
- Bawang Putih (Sinco/Honan): Rp 29.091/kg
- Gas Elpiji 3 Kg: Rp 19.998
Berdasarkan harga rata-rata sembako di Jawa Timur pada 2 November 2026, sejumlah komoditas mengalami perubahan harga dibandingkan hari sebelumnya. Harga cabai rawit merah naik Rp 653, bawang putih naik Rp 919, dan daging ayam ras naik Rp 111 per kilogram.
Sementara itu, harga daging sapi paha belakang turun Rp 880 per kilogram, sedangkan daging ayam kampung turun Rp 292 per ekor. Adapun harga cabai merah keriting turun Rp 430 per kilogram, cabai merah besar turun Rp 1.612 per kilogram, dan bawang merah turun Rp 77 per kilogram.
Faktor Perubahan Harga Sembako
Perubahan harga sembako dipengaruhi berbagai faktor. Mulai dari biaya produksi, kebijakan pemerintah, kurs, hingga cuaca. Berikut beberapa faktor yang mempengaruhi naik dan turunnya harga sembako.
- Jika permintaan meningkat, tapi penawaran tetap atau berkurang, harga cenderung naik. Sebaliknya, jika penawaran lebih banyak daripada permintaan, harga bisa turun.
- Cuaca ekstrem, bencana alam, atau perubahan musim dapat mempengaruhi produksi pertanian. Kekurangan pasokan akibat cuaca buruk menyebabkan kenaikan harga.
- Kebijakan impor, subsidi, pajak, atau regulasi lain yang dikeluarkan pemerintah dapat mempengaruhi harga sembako. Misalnya, pembatasan impor atau perubahan pajak.
- Kenaikan harga bahan baku, pupuk, bahan bakar, atau upah pekerja dapat meningkatkan biaya produksi dan transportasi, yang mempengaruhi harga sembako.
- Fluktuasi nilai tukar mata uang, terutama jika bahan pokok diimpor, dapat mempengaruhi harga. Depresiasi mata uang lokal akan membuat harga barang impor lebih mahal.
- Inflasi tinggi cenderung menyebabkan kenaikan harga sembako karena meningkatnya biaya barang dan jasa.
- Kondisi ekonomi yang tidak stabil dapat memperburuk situasi.
- Masalah rantai distribusi seperti kemacetan, pemogokan, atau masalah logistik lainnya bisa menyebabkan keterlambatan pengiriman, mengurangi pasokan, dan harga naik.
Berbagai faktor ini mempengaruhi harga sembako sering kali berubah-ubah, sehingga memerlukan pengawasan serta kebijakan yang tepat untuk menjaga stabilitas pasar. Harga sembako juga bisa berbeda-beda di setiap pasar. Harga di atas merupakan harga rata-rata di Jawa Timur.























































