Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang menyelenggarakan job fair selama dua hari. Dalam job fair ini tersedia 2.163 lowongan kerja.
"Perusahaan peserta job fair kali ini diikuti oleh 18 perusahaan lokal, regional dan nasional. Adapun lowongan yang disediakan pada job fair kali ini tersedia 2.163 lowongan pekerjaan," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Magelang, Susilowati dalam sambutannya, Selasa (3/11/2026).
Job fair ini berlangsung di Gedung Wanita Kota Magelang Jalan Veteran No 4 Magelang selama dua hari mulai hari ini sampai Rabu (4/11). Acara dimulai pukul 08.00 WIB hingga 15.00 WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"18 perusahaan (peserta job fair) dengan sektor industri garmen (1 perusahaan), industri telekomunikasi dan informasi (3), jasa kontruksi (2), jasa keuangan dan pembiayaan perbankan (3). Kemudian, jasa manajemen dan sumber daya manusia (2), otomotif (1), perhotelan (1), perdagangan (3), pengelolaan dan penempatan Pekerja Migran Indonesia (2)," sambungnya.
Job fair ini, kata Susilowati, diperuntukan bagi SMP, SMA/SMK, Diploma dan S1. Tersedia juga lowongan untuk difabel.
"(Lowongan) Baik dalam negeri maupun luar negeri. Dan (untuk) disabilitas," ujarnya.
Susilowati menambahkan, job fair bertujuan untuk memudahkan dan membantu para pencari kerja dalam memperoleh pekerjaan dengan masa tunggu yang singkat.
"Ajang mempertemukan dan memperkenalkan para pencari kerja dengan perusahaan-perusahaan," ujarnya.
Sementara itu, Pj Sekda Kota Magelang, Indah Dwi Antari mengatakan, job fair adalah komitmen pemerintah dalam rangka mengentaskan pengangguran yang ada di Kota Magelang.
"Kehadiran kita bukan sekadar formalitas, seremonial, tetapi wujud komitmen bersama dalam membangun masa depan sumber daya Kota Magelang," kata Indah.
Indah mengatakan, Pemkot Magelang terus berikhtiar secara konsisten menekan angka pengangguran.
"Alhamdulillah berkat kerja keras kita bersama serta kolaborasi lintas sektor tingkat pengangguran terbuka Kota Magelang berdasarkan survei BPS terus mengalami penurunan signifikan. Selama lima tahun terakhir dari 8,73 persen pada tahun 2021 terus melandai hingga mencapai 4,31 persen pada tahun 2025," ujar Indah.
Pencapaian penurunan angka pengangguran terbuka, kata Indah, Kota Magelang menerima anugerah pemerintah daerah berprestasi 2026 regional VI Jawa-Bali untuk kategori penurunan tingkat pengangguran.
Salah satu pencari kerja, Naura (22) warga Mertoyudan mengatakan, sengaja datang dengan membawa 15 amplop CV.
"Saya bawa 15 CV. Pertama, saya berharap ada yang bisa nyantol di sini. Soalnya jarang ada job fair," ujarnya.
"Kebetulan kan banyak bidang dan juga dari perusahaan yang (ikut job fair). Saya berharap bisa dapat peluang bagi warga Magelang dan sekitarnya mendapatkan pekerjaan.
Ada juga mahasiswa yang datang untuk mengikuti pelatihan untuk melamar kerja. Salah satunya mahasiswa semester V jurusan Administrasi Negara Fisipol Universitas Tidar, Maria Amithea Wahyudha (21) tertarik dengan job fair. Ia datang dengan diantar ibunya, Fransiska (54).
"Saya ngantar anak supaya tidak salah mengambil pilihan. Dia masih kuliah, tertarik ikut untuk (pelatihan) pengisian CV (curriculum vitai) ternyata yang hari kedua (besok)," kata Fransiska.
"Bukan mencari kerja, tapi ikut (pelatihan) bikin CV terbaik," ujarnya.

































































