Beriman kepada hari akhir adalah rukun iman yang kelima. Sebagai seorang muslim, sudah seharusnya kita meyakini adanya kiamat.
Terkait kiamat disebutkan dalam sejumlah dalil, salah satunya surah Ghafir ayat 59:
اِنَّ السَّاعَةَ لَاٰتِيَةٌ لَّا رَيْبَ فِيْهَاۖ وَلٰكِنَّ اَكْثَرَ النَّاسِ لَا يُؤْمِنُوْنَ ٥٩
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Artinya: "Sesungguhnya hari kiamat pasti akan datang. Tidak ada keraguan tentangnya, tetapi kebanyakan manusia tidak beriman."
Diterangkan dalam buku Pendidikan Agam Islam karya Bachrul Ilmy, beriman pada hari akhir artinya menyakini bahwa kiamat pasti terjadi. Seluruh alam semesta akan mengalami kehancuran dan manusia akan dibangkitkan dari kuburnya untuk mempertanggungjawabkan setiap amalnya selama hidup di dunia.
Pada hari akhir, setiap manusia akan diperhitungkan amal perbuatannya. Sekecil apa pun kebaikan seseorang, dia akan mendapat balasan yang setimpal. Begitu pun dengan perbuatan buruk. Sekecil apa pun perbuatan buruknya dia akan mendapat balasan serupa.
Setidaknya ada beberapa hikmah yang perlu dipahami muslim terkait beriman kepada hari akhir. Apa saja itu?
7 Hikmah Beriman kepada Hari Akhir
Menurut buku Pendidikan Akidah Akhlak Madrasah Tsanawiyah tulisan Masan, berikut beberapa hikmah beriman kepada hari akhir.
1. Menumbuhkan Sifat Ikhlas Beramal
Beriman kepada hari akhir menumbuhkan sifat ikhlas beramal. Sebab, pengadilan Allah SWT adalah pengadilan yang Maha Adil. Maka, akan tumbuh dalam diri kita niat untuk ikhlas beramal.
Di akhirat, setiap orang diminta mempertanggungjawabkan diri masing-masing. Orang yang ikhlas ketika beribadah tidak akan mengharapkan imbalan dari orang lain, kecuali rida Allah.
2. Buah Kebaikan di Dunia Akan Dipetik di Akhirat
Hidup di dunia yang fana dan singkat bukan sekadar hidup lalu mati. Hidup di dunia ibarat berkebun, jika buah yang kita tanam baik maka hasilnya akan baik pula di akhirat.
Meyakini adanya hari akhir membuat muslim terus tergerak berbuat baik agar hasilnya bisa dipetik di akhirat kelak. Kehidupan di akhirat ditentukan dari amal perbuatan di dunia, selagi hidup hendaknya seseorang beribadah dan memperbanyak kebaikan.
3. Lebih Optimistis
Hikmah beriman kepada hari akhir adalah menjadikan seseorang lebih optimistis. Muslim akan giat belajar dan bekerja agar memperoleh kebahagiaan di dunia.
Jika sudah bahagia di dunia, maka kehidupan akan tenang. Tenangnya kehidupan itu memberi kesempatan seseorang untuk beribadah dan melakukan kebajikan lebih besar. Semakin besar kebajikan yang diperbuat, maka semakin indah pula hasilnya di akhirat kelak.
4. Menjauhkan Diri dari Perbuatan Maksiat
Beriman kepada hari akhir membuat seseorang menjauhkan diri dari perbuatan maksiat. Sebab, ia yakin bahwa segala sesuatu yang dilakukannya akan dilihat oleh Allah SWT.
Jika dia berbuat maksiat hingga melebihi amal kebaikannya, maka dia tidak bisa mendapatkan tempat yang baik ketika hari akhir tiba.
5. Berhati-hati dalam Bersikap
Orang yang beriman kepada hari akhir akan berhati-hati dalam bersikap. Dia akan selalu berusaha memperhatikan tindakan yang ia perbuat. Hal itu disebabkan ia yakin setiap amal perbuatan akan mendapat balasan yang setimpal.
6. Perilakunya Baik
Perilaku orang yang beriman kepada hari akhir akan tercermin dalam kehidupan sehari-harinya. Dia akan selalu berbuat baik dan memberikan kebaikan kepada orang sekitarnya.
7. Rajin Beribadah
Rajin beribadah jadi salah satu sifat orang yang beriman pada hari akhir. Mereka yakin adanya hari akhir sehingga selalu memperbanyak ibadah sebagai bekal di akhirat kelak.
Wallahu a'lam.




































































