Terminal 1 Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) Malaysia menyediakan fasilitas baru buat turis-turis ke Malaysia. Ada kios hologram interaktif.
Teknologi itu menyediakan informasi mengenai persyaratan masuk ke Malaysia. Otoritas Pengawasan dan Perlindungan Perbatasan Malaysia (AKPS) memperkenalkan teknologi tersebut dalam perayaan ulang tahun keduanya pada akhir bulan lalu.
Mengutip The Star, Kamis (5/11/2026), kios hologram tersebut akan ditempatkan di gedung satelit KLIA.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wakil Direktur Jenderal AKPS Bidang Manajemen, Ismail Mokhtar, mengatakan ide tersebut terinspirasi dari sistem hologram milik Kementerian Dalam Negeri Malaysia di Kompleks Setia Perkasa, Putrajaya.
"Seperti Kementerian Dalam Negeri yang menempatkan hologram menteri di lobi Kompleks Setia Perkasa, kami memiliki visi dan misi yang sama. Kami coba membuat hologram yang akan ditempatkan di gedung satelit KLIA untuk memberikan informasi kepada wisatawan yang tiba mengenai persyaratan masuk yang harus mereka penuhi," kata Ismail.
Dalam demonstrasi peluncuran, hologram tersebut menampilkan avatar digital seorang petugas AKPS. Avatar itu dapat menjawab pertanyaan penumpang secara langsung.
Layanan tersebut juga diklaim mampu berkomunikasi dalam beberapa bahasa, termasuk Inggris dan Mandarin. Dengan teknologi tersebut, penumpang internasional bisa mendapatkan informasi mengenai aturan masuk Malaysia melalui asisten virtual di bandara.
AKPS berharap fasilitas tersebut dapat membantu mempermudah dan membuat lebih lancar proses kedatangan wisatawan asing di KLIA.


























































