Ibu lansia bernama Dg Tumang (73) di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel) yang viral tinggal di bekas toilet telah dievakuasi ke tempat rehabilitasi milik Kementerian Sosial (Kemensos). Dg Tumang sebelumnya sudah direlokasi ke gedung Koperasi Desa (Kopdes) Ulujangang.
"Pihak sentra sudah bawa Dg Tumang ke tempat rehabilitasi sosial milik Kementerian Sosial, di Jalan poros malino," ucap Camat Bontolempangan Budi Rachman kepada detikSulsel, Selasa (3/11/2026).
Budi mengatakan, setelah viral di media sosial, pihaknya bersama pemerintah setempat dan keluarga telah melakukan berbagai upaya untuk membantu Dg Tumang. Mereka membujuk lansia tersebut agar bersedia menjalani rehabilitasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi upaya yang kami lakukan setelah ada berita viral itu kita bersama seluruh pihak baik pemerintah desa maupun pihak-pihak yang berwenang itu berusaha menyambangi lokasi kejadian. Kami berbincang dan berdialog bersama keluarga yang ada," katanya.
Menurut penuturan Budi, pihak keluarga sempat mengungkapkan kekecewaannya terhadap anak Dg Tumang. Menurut mereka, anak Dg Tumang sudah beberapa kali dihubungi terkait kondisi ibunya tapi tak kunjung direspon.
"Mungkin harapan terakhir dengan kekuatan dari media sosial bisa menggerakkan. Namun ternyata hasil dari pemikiran itu menjadi atensi dari berbagai pihak," ungkapnya.
Camat Bontolempangan bersama pemerintah setempat akhirnya bergerak cepat untuk menyambangi Dg Tumang bersama keluarganya. Setelah berdialog, upaya membujuk Dg Tumang untuk direhabilitasi membuahkan hasil.
"Kami telah berbincang dan memberikan solusi agar Dg Tumang sendiri dievakuasi ke Sentra Gau Mabaji Kementerian Sosial. Sehingga Dg Tumang bisa mendapatkan pelayanan kesehatan dan rehabilitasi yang layak untuk beliau," ujar dia.
Sementara itu, anak Dg Tumang dikabarkan akan balik pada Desember 2026 mendatang. Budi menyebut pihaknya mempersilakan jika anaknya ingin menjemput dan merawat Dg Tumang setelah kembali dari perantauan.
"Jadi kalau nanti (anak Dg Tumang) datang ambil di tempat rehabilitasi dipersilahkan," jelasnya.
Kisah Dg Tumang yang tinggal di toilet sebelumnya viral di media sosial dan mengundang perhatian. Dg Tumang awalnya tinggal bersama anaknya di Desa Bontolempangan. Setelah anaknya pergi merantau, Dg Tumang dipindahkan tinggal bersama keluarganya di Desa Ulujangang.
"Jadi untuk Dg Tumang itu awalnya dia tinggal bersama anaknya di Desa Bontolempangan. Cuma karena mungkin beliau tidak tahan dan anaknya juga merantau keluar kota sehingga beliau kembali lagi dan dirawat oleh keluarga di Baliangngan Desa Ulujangang," ujar Budi kepada detikSulsel, Senin (2/11).
Ia mengatakan keluarganya di Desa Ulujangang sudah menyediakan kamar tapi tidak Dg Tumang merasa tidak nyaman. Menurutnya, wanita lansia itu memilih tinggal belas toilet milik keluarganya.
"Di lain sisi juga keluarganya sudah membuatkan sebuah kamar untuk ditinggali sama beliau. Cuma beliau juga merasa tidak nyaman sehingga memilih tinggal di bekas WC yang ada di tempat tersebut," jelas Budi.































































