Pemotor berjaket ojek online (ojol) yang melempar batu ke mobil ambulans di ring road wilayah Gamping, Sleman, ditangkap. Polisi masih belum memerinci lebih detail mengenai penangkapan ini termasuk identitas pelaku.
"Kami konfirmasi, terduga pelaku telah berhasil diamankan oleh petugas. Saat ini masih dilakukan pendalaman lebih lanjut. Untuk informasi dan data lengkap terkait perkara tersebut akan kami sampaikan kemudian," Kasi Humas Polresta Sleman Iptu Argo Anggoro saat dihubungi wartawan, Jumat (6/11/2026).
Diberitakan sebelumnya, unggahan kabar soal pemotor berjaket ojek online (ojol) disebut melempar batu ke mobil ambulans di ring road wilayah Gamping, Sleman, jadi viral di media sosial.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kabar yang berasal dari Bryan tersebut viral setelah diunggah akun Instagram @merapi_uncover. Dalam unggahan itu disebutkan bahwa pemotor itu melempar batu setelah ditegur pengemudi ambulans lantaran dia melaju di jalur cepat. Kejadian tersebut juga telah dilaporkan ke Polsek Gamping.
Saat dimintai konfirmasi, polisi membenarkan adanya kabar tersebut. Menurutnya, pelemparan batu ke mobil ambulans milik Yayasan Lazia Pioner LHI ini terjadi di Jalan Siliwangi, tepatnya di depan Kampus UNISA, Nogotirto, Gamping, Sleman, Kamis (5/11) pukul 19.58 WIB.
"Peristiwa bermula saat mobil ambulans selesai mengantarkan pasien ke RSA UGM dan dalam perjalanan kembali menuju garasi tanpa membawa pasien," kata Kasi Humas Polresta Sleman Iptu Argo Anggoro saat dihubungi wartawan, Kamis (5/11) malam.
"Di tengah perjalanan, seorang pengendara sepeda motor laki-laki yang diduga mengenakan jaket ojek online itu sempat mengejar ambulans dan diduga melemparkan benda ke arah kendaraan tersebut," sambungnya.
Akibat kejadian itu, pintu depan sebelah kiri mobil ambulans jenis Suzuki APV mengalami penyok dengan perkiraan kerugian material sebesar Rp 600.000.

































































