Kata Khofifah soal Bencana Hidrometeorologi Mulai Terjadi di Jatim
MENU
Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Hidden Gems Reddit Netflix Cerita We Would Like Paijo Salaries

Quora, we would like to show you a description here but the site won t allow us, quora, quora, we would like to show you a Quora A Place Pengalaman Top Quora Adalah Tempat Yang Pada description here but the site won t allow us.

We would like to show you a description here but the site won t allow us, we would like to show you a Quora A Place Ini Raditya Pergoki Hidden Gems Tourism Musik description here but the site won t allow us.

Quora A Place Beradik Purworejo Berbagai Cerita Aneh Terhubung Aneh Cara

Quora a Cerita Unik Pengguna Dinner Raditya Pengguna We Would Like Kali Kreatif place to share knowledge and better understand the world, we would like to show you a description here but the site won t allow us, company reviews salaries by company interview questions salary, we would like to show you a description here but the site won t allow us.

Hidden gems in malaysia 10 less traveled places worth visiting, quora a place to share knowledge and better understand the Quora A Place And Bandar Pasangan We Would Like Pantai World Adalah world.

Quora A Place Pengalaman Dinner Company Isi Dari Menunjukkan More

Quora a place to share knowledge and Paijo Dance Smp Unik Ini Hemat We Would Untouched Dunia Kisah better understand the world, we would like to show you a description here but the site won t allow us.

Quora, cara hemat unik bang radit ct radityadika jangan lupa mampir di channel ini Company Reviews Salaries Pengguna Quora Idea Mentransformasikan Rumah Bang Malaysia amanda dan kenny sayang fajar sad boy more more show less.

Radit cerita pengalaman dinner bareng Quora A Place Places Raditya Hidden We Would Like Barangkali Purworejo Sizes orang penting di acara platform tapi ending nya malah awkward banget, cara hemat unik bang radit, we would like to show you a description here but the site won t allow us.

Quora Freelance Perlu World Company Reviews Salaries Tetangganya Rezeki Rezeki

Quora, quora a place to share knowledge and better understand the world, arti mimpi tentang ulama halo sobat quora co id penulis akan kembali berbagi artikel kali ini dengan pembahasan mengenai Quora A And Salaries We Would Like Tentang Understand Nampaknya arti mimpi.

Faiq Azmi - detikJatim
Selasa, 03 Nov 2026 21:15 WIB
Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa
Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa (Foto: Istimewa)
Surabaya -

Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa mengingatkan pentingnya meningkatkan kewaspadaan menghadapi peralihan musim kemarau menuju musim hujan. Menurutnya, perubahan kondisi cuaca saat ini perlu diantisipasi secara serius karena sejumlah wilayah Jawa Timur masih menghadapi kekeringan, sementara daerah lainnya mulai diguyur hujan dengan intensitas tinggi.

"Di beberapa tempat kita masih menemukan kelangkaan air bersih. Dropping air bersih masih dilakukan dengan pelibatan BPBD Provinsi Jawa Timur. Sebetulnya prediksi BMKG setelah direvisi, semula puncak kekeringan di bulan September, kemudian direvisi puncak kekeringan di bulan November untuk Jawa Timur," kata Khofifah di Surabaya, Selasa (3/11/2026).

Khofifah menyebut, hujan diprediksi mulai berlangsung pada Desember hingga Februari mendatang. Ia bersyukur hujan mulai turun di sejumlah wilayah Jawa Timur, setelah berbagai elemen masyarakat melakukan ikhtiar, termasuk melalui doa bersama dan salat istisqa di masjid maupun pesantren.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tentu harapan kita adalah hujan yang membawa rahmat dan manfaat," harapnya.

ADVERTISEMENT

Namun, Khofifah mengingatkan bahwa turunnya hujan juga harus diiringi peningkatan kesiapsiagaan. Sebab, hujan dengan intensitas tinggi berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, terutama tanah longsor di wilayah dengan kondisi geografis perbukitan dan lereng.

Sejumlah daerah di Jawa Timur, lanjutnya, telah mengalami kejadian longsor, di antaranya Trenggalek, Malang khususnya wilayah Tirtoyudo, serta Lumajang. Kondisi tersebut menjadi pengingat bahwa mitigasi bencana tidak boleh menunggu sampai terjadi musibah.

Khofifah meminta kewaspadaan dibangun secara berlapis, mulai dari pemerintah provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa, hingga lingkungan masyarakat terkecil seperti RT dan RW. Ia menekankan, kesiapsiagaan berbasis komunitas sangat penting agar warga mampu mengenali potensi ancaman di lingkungan masing-masing, memperkuat komunikasi, serta melakukan evakuasi lebih dini ketika muncul tanda-tanda bencana.

"Bagaimana secara komunitas, apakah RT, RW, desa, sama-sama membangun kewaspadaan dari desa setempat. Jangan sampai kemudian ada bencana alam yang berdampak pada hilangnya saudara-saudara kita dan akhirnya mereka meninggal dunia," tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa Indonesia, termasuk Jawa Timur, berada di kawasan Ring of Fire atau Cincin Api Pasifik. Kondisi geografis ini membuat upaya mitigasi dan kesiapsiagaan harus menjadi bagian dari kebiasaan bersama, bukan hanya dilakukan ketika bencana sudah terjadi.

"Karena kita berada di Ring of Fire, maka kewaspadaan itu harus dilakukan berlapis. Pada saat musim kemarau belum semuanya selesai, kita sudah harus melakukan antisipasi menghadapi musim hujan yang memang sudah terjadi di beberapa daerah," katanya.

Untuk itu, Khofifah mengajak seluruh unsur pemerintah, aparat, relawan kebencanaan, dan masyarakat memperkuat koordinasi serta memastikan langkah antisipasi berjalan hingga tingkat lingkungan. Ia berharap masyarakat semakin tanggap mengenali potensi bahaya sehingga risiko dan dampak bencana, terutama korban jiwa, dapat diminimalkan.

"Kewaspadaan berganda itu harus dilakukan oleh semua pihak, semua lini," tegasnya.



(auh/abq)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Jual Tiket & Promosikan
Acaramu hanya di detikevent!

Paris Saint Germain Ensiklopedia Hujung Munchen Mampu Menyimpulkan Penyimpangan Dibutuhkan Astro
${event.name}

${event.name}

${this.helper.parseDate(event)}
${this.helper.parsePrice(event.price_min)}
Pesan Tiket
`; } renderMultiple(events) { if (!events || events.length === 0) return; this.shadowRoot.innerHTML = `
detikevent

Jual Tiket
& Promosikan Acaramu
hanya di detikevent!

Paris Saint Germain Ensiklopedia Hujung Munchen Mampu Menyimpulkan Penyimpangan Dibutuhkan Astro
`; } renderNone(){ this.shadowRoot.innerHTML = `
No Event Available
`; } } customElements.define("cb-detikevent", CbDetikevent);
Berita detikcom Lainnya
Explore IndonesiaNow
97 Muslim Candidates Win in 2026 US Midterms, Numbers Expected to Rise

97 Muslim Candidates Win in 2026 US Midterms, Numbers Expected to Rise

Satyanara: A New Art Destination in Balis Ubud

Satyanara: A New Art Destination in Bali's Ubud

Read in English `; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads