Danau Tititaca di Peru menggelar pementasan legenda Manco Capac dan Mama Ocllo. Tradisi tahunan ini jadi bagian dari peringatan 358 tahun berdirinya Kota Puno.
Kota tersebut sudah berdiri sejak masa kolonial Spanyol. Dikutip dari Andina, Jumat (6/11/2026), acara ini menghadirkan para aktor yang memerankan pasangan legenda dan karakter lainnya.
Pementasan itu menjadi cara warga setempat menjaga kisah asal-usul Puno sekaligus mempertahankan tradisi Andes. Diawali Ritual di Pulau Santa Maria Sebelum memulai perjalanan melintasi danau, para peserta mengikuti upacara adat yang dipimpin pemuka Andes.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam prosesi ini, pemeran Manco Capac dan mama Ocllo membawa tongkat sebagai simbol kewibawaan dan kisah pendirian legendaris.
Salah satu pemuka Andes menjelaskan, persembahan dalam upacara itu sebagai bentuk rasa syukur sekaligus permohonan izin kepada "Mama Qota" atau Ibu Danau sebelum melakukan perjalanan menyeberangi air.
"Izin yang berakar pada rasa syukur," kata pemuka Andes tentang pentingnya persembahan tersebut.
Prosesi itu menjadi bagian ritual yang dipercaya membantu perjalanan berlangsung tanpa hambatan. Peralatan yang digunakan antara lain dupa dan bunga cantuta yang disiapkan bersama para peserta upacara.
Legenda yang Berkaitan dengan Danau Titicaca Pasangan yang memerankan Manco Capac dan Mama Ocllo itu muncul dari sebuah tempat tinggal di Pulau Santa Maria sebelum mengikuti ritual.
Setelah ritual selesai, keduanya baru memulai perjalanan menyeberangi Danau Titicaca menuju Kota Puno. Setibanya di kota, mereka akan disambut pemerintah setempat dan masyarakat sebagai bagian dari perayaan hari jadi Kota Puno.
Rangkaian ini menghidupkan kembali kisah mitologi yang berkaitan erat dengan masyarakat di kawasan dataran tinggi Andes. Danau Titicaca sendiri memiliki kedudukan sakral bagi masyarakat setempat.
Pementasan ini bukan cuma menjadi pertunjukan budaya, namun gambaran hubungan masyarakat setempat dengan danau. Pementasan Manco Capac dan Mama Ocllo menjadi salah satu acara utama dalam peringatan hari jadi Kota Puno.
Perpaduan ritual spiritual, identitas budaya, dan keterlibatan masyarakat membuat acara ini berbeda dari perayaan kota pada umumnya.




























































Komentar Terbanyak
Gemini Your Ai Pictures Game Satellite Map Areas Criteria
Anti Revision Thesis Meningkatkan Yang Rancangan Pendidikan Malaysia Sistem Domain Langsung
Keberkesanan Pdf Sumber Swasta Rpm Membina Wasith Memerlukan Seimbang Dicapai Cara