PSS Sleman harus puas berbagi poin setelah ditahan imbang Bhayangkara FC dengan skor 1-1. Pelatih PSS Sleman, Pieter Huistra, mengaku kecewa dengan hasil pertandingan tersebut. Namun, dia tetap puas dengan performa anak asuhnya.
"Kami tetap berada dalam pertandingan. Meskipun Bhayangkara mengubah taktik, saya pikir kami bisa beradaptasi dengan cukup cepat," kata Huistra saat jumpa pers usai laga, Kamis (9/11/2026).
Huistra menyebut PSS mampu menciptakan sejumlah peluang dan mencetak gol pada babak kedua. Namun, Bhayangkara juga berhasil membobol gawang PSS melalui situasi bola rebound.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Menurut saya, hari ini tim bermain cukup baik untuk layak mendapatkan kemenangan. Sangat disayangkan mereka juga mencetak gol melalui bola rebound," ujarnya.
Selain hasil pertandingan, Huistra juga menyoroti penampilan para pemain lokal dan pemain muda yang mendapat kesempatan bermain. Dia mengapresiasi semangat juang mereka yang dinilai tetap berusaha hingga pertandingan berakhir.
Menurutnya, para pemain menunjukkan kesiapan untuk berjuang bersama PSS. Hal itu menjadi sinyal positif bagi tim ke depan.
"Jika kami melanjutkan apa yang sudah kami tunjukkan hari ini dan apa yang kami lakukan dalam latihan, terutama para pemain lokal yang sekarang mulai mengambil inisiatif, itu sangat bagus untuk dilihat," jelasnya.
Huistra juga menilai lini pertahanan PSS mengalami perkembangan dibandingkan beberapa pertandingan sebelumnya. Meski begitu, dia meminta tim memperbaiki penyelesaian akhir agar peluang yang tercipta bisa dikonversi menjadi gol.
"Kami menciptakan banyak peluang dan ingin mencetak lebih banyak gol. Sekarang kami harus memastikan bisa menyelesaikan peluang-peluang tersebut menjadi gol," tuturnya.
Pelatih asal Belanda itu mengaku kecewa dengan hasil pertandingan, tetapi tetap puas dengan performa tim. Dia berharap PSS bisa mempertahankan penampilan tersebut saat menghadapi Arema FC pada laga berikutnya.
"Jadi, saya kecewa dengan hasil pertandingan ini, tetapi saya senang dengan performa tim," tegasnya.
Sementara itu, pemain PSS, Markus Madjar, mengakui para pemain belum puas dengan hasil pertandingan. Meski demikian, dia menilai tim sudah menunjukkan kekompakan dan mampu mengontrol jalannya pertandingan, terutama pada awal laga.
"Ya, mungkin dari kami para pemain memang kurang puas. Tapi, apa yang sudah kami lakukan sore hari tadi, kami sudah sangat kompak sekali. Di awal pertandingan kami yang mengontrol pertandingan. Mungkin kami kurang beruntung saja," kata Marcus.
Markus mengatakan PSS akan melakukan evaluasi dalam sesi latihan. Dia berharap tim bisa tampil lebih baik saat menghadapi Arema FC dan meraih tiga poin.
"Melihat pertandingan ini, kami bisa benahi lagi nanti saat latihan. Biar saat menghadapi Arema, kami bisa mendapatkan tiga poin," pungkasnya.

































































